• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Pemerintah Pantau Kondisi Awal Puasa, Pasokan dan Harga Ayam di Sulbar Terkendali

19 Februari 2026
in Ekonomi, Uncategorized
0
Pemerintah Pantau Kondisi Awal Puasa, Pasokan dan Harga Ayam di Sulbar Terkendali
Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id,Jakarta — Memasuki bulan suci Ramadan, konsumen di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, dipastikan membeli ayam dengan harga stabil. Hasil pemantauan lapangan menunjukkan harga ayam relatif terkendali, meski sempat muncul pemberitaan adanya kenaikan harga.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pangan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Polewali Mandar, Fitriani, menegaskan bahwa kenaikan yang terjadi masih dalam batas wajar.

“Ada kenaikan tapi masih wajar dan di bawah HAP yang ditetapkan pemerintah,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (18/2/2026).

Ia mengatakan pemantauan langsung telah dilakukan bersama lintas instansi. “Saya turun langsung ke Pasar Sentral Pekkabata bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta anggota Bareskrim Polri,” tambahnya.

Fitriani menjelaskan, harga ayam hidup saat ini sekitar Rp70.000 per ekor dengan berat rata-rata 2,5 kilogram. “Harga per ekor di pasar saat ini Rp70.000, dengan berat rata-rata 2,5 kilogram. Jadi per kilogramnya hanya sekitar Rp28.000. Harga tersebut tidak jauh dari HAP yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp25.000 untuk per kilogram ayam hidup ditingkat produsen atau peternak,” jelas Fitriani.

Artinya, jika dihitung secara riil, harga di tingkat konsumen masih berada dalam rentang aman dan tetap terjangkau bagi masyarakat.

Dari sisi pasokan, konsumen juga tidak perlu khawatir karena ketersediaan ayam cukup bahkan cenderung berlimpah. “Pasokan ayam di Polewali Mandar cukup aman. Bahkan saat ini menjelang Ramadan para pedagang menyetok ayam dua kali lipat dari biasanya,” ungkapnya.

Ia menambahkan kenaikan menjelang Ramadan merupakan fenomena musiman.
“Hal tersebut wajar karena permintaan tinggi. Di sini ada budaya syukuran menjelang Ramadan dan biasanya memotong ayam. Tapi setelah dua sampai tiga hari harga akan stabil kembali. Nanti menjelang Lebaran baru ada kenaikan lagi,” tambahnya.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Provinsi Sulawesi Barat, Nur Kadar, menyampaikan kondisi harga di Provinsi Sulawesi Barat masih terkendali.

“Harga di tingkat peternak Rp23.000 – 25.000 per kg dan di konsumen Rp70.000–Rp75.000 dengan berat 2,5 kilogram. Sementara yang Rp80.000 beratnya sekitar 3 kilogram,” jelasnya.

Ia memastikan stok protein hewani di wilayah tersebut aman bagi masyarakat.
“Untuk Sulawesi Barat, stok ayam dan telur aman, tercukupi,” tegasnya.

Dari tingkat nasional, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Agung Suganda, memastikan negara hadir melindungi konsumen melalui pemantauan harga dan pasokan secara langsung. Ia menegaskan kebijakan pemerintah diarahkan agar konsumen tetap memperoleh pangan dengan harga terjangkau tanpa merugikan pelaku usaha.

“Sesuai arahan Menteri Pertanian, kami ingin memastikan masyarakat memperoleh produk yang aman, sehat, utuh, dan halal dengan harga terjangkau, sementara pedagang tetap mendapatkan margin yang wajar,” ujar Agung saat dikonfirmasi di Kantor Kementan Jakarta (18/2/2026).

Sebelumnya, Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman menyatakan tidak ada alasan bagi pelaku usaha untuk menjual komoditas di atas harga yang telah ditetapkan pemerintah.

“Produksi kita tinggi, stok kita banyak. Yang swasembada pangan kita sudah sembilan, yang belum ada tiga. Nah, yang tiga ini pun stoknya banyak. Jadi tidak boleh ada main-main,” kata Mentan Amran, Senin (16/2/2026).

Berdasarkan neraca pangan hingga April 2026, sembilan komoditas strategis tercatat dalam posisi surplus produksi. Kesembilan komoditas tersebut meliputi beras, gula konsumsi, cabai besar, cabai rawit, jagung, minyak goreng, daging ayam, telur ayam, dan bawang merah.

Kementerian Pertanian menegaskan pemantauan harga akan terus dilakukan bersama pemerintah daerah dan pelaku usaha hingga Idulfitri guna memastikan distribusi lancar, harga tetap stabil, dan masyarakat terus mendapatkan pangan protein hewani yang aman serta terjangkau.

Previous Post

Pantauan Pasar Cileungsi Bogor, Daging Sesuai HAP, Cabai Rawit Mulai Turun

Next Post

Bulog Pastikan Stok dan Harga Beras dan Minyakita Stabil Selama Ramadhan Hingga Lebaran 2026

Next Post
Bulog Pastikan Stok dan Harga Beras dan Minyakita Stabil Selama Ramadhan Hingga Lebaran 2026

Bulog Pastikan Stok dan Harga Beras dan Minyakita Stabil Selama Ramadhan Hingga Lebaran 2026

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .