• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Kementan Kawal Harga Ayam, Peternak Rakyat Jadi Prioritas

30 Mei 2026
in Ekonomi, Uncategorized
0
Kementan Kawal Harga Ayam, Peternak Rakyat Jadi Prioritas
Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id,Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat langkah stabilisasi harga ayam hidup (live bird) di tingkat peternak menyusul masih ditemukannya harga jual yang berada di bawah harga acuan pemerintah di sejumlah daerah. Upaya tersebut dilakukan untuk melindungi keberlanjutan usaha peternak rakyat sekaligus menjaga keseimbangan industri perunggasan nasional.

Melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH), Kementan menggelar rapat koordinasi bersama Asosiasi Rumah Potong Unggas Indonesia (ARPHUIN) dan pelaku rumah potong hewan unggas (RPHU) guna memperkuat komitmen seluruh rantai usaha perunggasan dalam menjaga stabilitas harga di tingkat peternak.

Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Ditjen PKH, I Ketut Wirata, mengatakan pemerintah menerima laporan bahwa harga ayam hidup di beberapa wilayah masih berada di bawah harga acuan pemerintah sebesar Rp19.500 per kilogram.

“Informasi yang kami dapat, khususnya di Jawa Tengah, ada live bird dijual di harga Rp15 ribu. Kondisi ini sangat berat bagi peternak mandiri atau peternak skala kecil,” kata Ketut dalam rapat koordinasi tersebut, Jumat (29/5/2026).

Menurut Ketut, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama karena peternak rakyat merupakan pihak yang paling terdampak ketika harga turun di bawah biaya produksi.

“Peternak besar mungkin masih bisa bertahan karena ditopang modal yang kuat. Tapi bagi peternak mandiri, kondisi ini bisa mempercepat proses gulung tikar,” ujarnya.

Karena itu, pemerintah mengajak seluruh pelaku industri memperkuat kolaborasi menjaga keseimbangan pasar, termasuk melalui pola pembelian yang tidak memperburuk tekanan harga di tingkat peternak.

“Kami mengimbau dan mengharapkan komitmen bersama agar RPHU jangan sampai membeli ayam di bawah harga acuan yang telah disepakati,” kata dia.

Ketut menegaskan rumah potong hewan unggas memiliki peran strategis dalam rantai pasok perunggasan nasional karena menjadi salah satu instrumen penting dalam penyerapan produksi peternak dan pengendalian pasokan di pasar.

Sebagai bagian dari upaya stabilisasi, Ditjen PKH juga mengambil langkah pengendalian dengan menunda sementara rekomendasi usaha tertentu di sektor perunggasan hingga harga kembali sesuai dengan acuan pemerintah.

“Selama harga belum sesuai acuan pemerintah, seluruh rekomendasi terkait pelaku usaha terkait perunggasan di Ditjen PKH diminta untuk ditunda sementara,” kata Ketut.

Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Ditjen PKH, Hary Suhada, mengatakan langkah tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam menjaga harga ayam hidup tetap berada pada level yang menguntungkan peternak.

“Kami tadi sudah sepakat semua rekomendasi terkait perunggasan sementara kita tunda dulu sampai tercapai harga yang telah ditentukan pemerintah. Saya mohon sekali kolaborasinya untuk tidak berkontribusi dalam penurunan harga,” kata Hary.

Di sisi lain, pelaku industri menyampaikan bahwa mereka juga menghadapi tekanan pasar akibat melemahnya permintaan dan tingginya pasokan ayam hidup di lapangan.

Ketua ARPHUIN, Sigit Pambudi, mengatakan rumah potong hewan unggas tetap berupaya menyerap produksi peternak untuk membantu menjaga keseimbangan pasar.

“Situasi yang kami hadapi memang sama-sama sulit. Jadi bukan sesuatu yang kemudian euforia kami mengambil untung atau mengambil kesempatan,” kata Sigit.

Menurut dia, rumah potong hewan unggas tetap menjalankan kegiatan pemotongan secara maksimal, termasuk selama masa libur panjang, untuk membantu penyerapan ayam hidup dari peternak.

“Meskipun tanggal merah kami tetap gaspol melakukan pemotongan untuk menyerap ayam. Jadi kalau kami menekan harga itu tidak ada,” kata Sigit.

Hal senada disampaikan Keenan Pardede yang mewakili RPHU PT Charoen Pokphand Indonesia. Ia mengatakan pelaku usaha telah memaksimalkan kapasitas pemotongan untuk membantu penyerapan produksi peternak di tengah kondisi pasar yang belum sepenuhnya pulih.

“Kami di RPHU sudah memaksimalkan pemotongan, hampir 400 truk dipotong tiap harinya,” kata Keenan.

Menurut dia, pelaku usaha juga berupaya mengikuti arahan pemerintah terkait harga pembelian ayam hidup meskipun menghadapi tantangan biaya produksi yang meningkat.

“Kami juga sudah mengikuti arahan Rp19.500 dan itu menjadi beban produksi yang cukup berat. Karena itu kami berharap lewat forum ini kita bisa kompak,” ujarnya.

Kementan menegaskan stabilitas harga ayam hidup menjadi kunci menjaga keberlanjutan usaha jutaan peternak rakyat sekaligus memastikan industri perunggasan nasional tumbuh sehat, berdaya saing, dan berkelanjutan. Karena itu, sinergi antara pemerintah, peternak, rumah potong hewan unggas, dan pelaku usaha menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan pasar dan ketahanan pangan nasional.

Previous Post

Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan Harus Jadi Momentum Perbaikan Kaderisasi Politik

Next Post

Bulog Optimalkan Cadangan Pangan Pemerintah dengan Stok yang Kuat dan Penyaluran Bergerak

Next Post
Bulog Optimalkan Cadangan Pangan Pemerintah dengan Stok yang Kuat dan Penyaluran Bergerak

Bulog Optimalkan Cadangan Pangan Pemerintah dengan Stok yang Kuat dan Penyaluran Bergerak

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .