• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Pertama di Indonesia, Seni Ketangkasan Domba Garut Tampil di Panggung Internasional Indo Livestock 2026

17 Juni 2026
in Ekonomi, Uncategorized
0
Pertama di Indonesia, Seni Ketangkasan Domba Garut Tampil di Panggung Internasional Indo Livestock 2026
Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id,Jakarta – Ada yang berbeda dalam gelaran Indo Livestock Grand Championship (ILGC) yang berlangsung pada 16–18 Juni 2026 di NICE PIK 2, Tangerang. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Kontes Ternak dan Seni Ketangkasan Domba Garut (SKDG) digelar di dalam hall pameran internasional, menghadirkan wajah baru peternakan rakyat Indonesia yang lebih modern, nyaman, dan dekat dengan masyarakat.

Di balik perubahan lokasi tersebut, tersimpan pesan yang lebih besar: peternakan rakyat mulai tampil percaya diri di panggung yang lebih luas, berdampingan dengan pameran peternakan internasional yang dihadiri pelaku industri dari berbagai negara.

Bagi Kementerian Pertanian, momentum ini bukan sekadar memindahkan arena kontes. Ini merupakan upaya memperkenalkan kekayaan sumber daya genetik ternak Indonesia sekaligus mempertemukan budaya, ekonomi, dan masa depan peternakan nasional dalam satu panggung.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Agung Suganda, menyebut penyelenggaraan tahun ini sebagai langkah baru dalam pengembangan peternakan rakyat.

“Tahun ini merupakan tahun perdana pelaksanaan kontes ternak dan Seni Ketangkasan Domba Garut yang disatukan dengan Indo Livestock dalam format indoor. Ternyata hasilnya sangat positif. Lebih nyaman bagi peserta, lebih nyaman bagi ternaknya, dan juga lebih nyaman bagi masyarakat yang ingin mengenal dunia peternakan secara langsung,” ujar Agung saat membuka ILGC di Tangerang Banten, Selasa (16/6/2026).

Agung menilai format indoor membuka ruang edukasi yang lebih nyaman bagi masyarakat untuk mengenal peternakan ruminansia secara langsung.

“Dengan konsep indoor, masyarakat bisa melihat langsung berbagai jenis ternak tanpa terganggu cuaca. Ini menjadi momentum edukasi agar masyarakat semakin mengenal dan mengapresiasi peternakan ruminansia Indonesia,” katanya.

ILGC 2026 menampilkan berbagai rumpun unggulan kambing dan domba seperti Peranakan Etawah (PE), Kaligesing, Senduro, Dorper, Suffolk, hingga Awassi. Selain itu, pengunjung juga dapat melihat sapi pedaging dan sapi perah yang menjadi bagian penting pembangunan peternakan nasional.

Namun di antara seluruh ternak yang tampil, Domba Garut tetap menjadi pusat perhatian. Bukan hanya karena karakter fisiknya yang khas, tetapi karena merupakan salah satu Sumber Daya Genetik Hewan (SDGH) lokal asli Indonesia yang berhasil bertahan dan berkembang selama puluhan tahun.

“Jika dunia mengenal Wagyu dari Jepang atau Merino dari Australia, maka Indonesia memiliki Domba Garut sebagai salah satu kebanggaan genetik ternak nasional,” tegas Agung.

Agung menilai keberlanjutan Domba Garut tidak lepas dari kuatnya tradisi yang hidup di tengah masyarakat.

“Budaya dan peternakan tidak boleh dipisahkan. Justru karena ada budaya Seni Ketangkasan Domba Garut, plasma nutfah ini tetap terjaga dan berkembang hingga sekarang,” ujarnya.

Selain menjadi ajang pelestarian plasma nutfah, penyelenggaraan SKDG juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat bahwa tradisi dapat berjalan beriringan dengan prinsip kesejahteraan hewan.

Ketua Umum Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI), Yudi Guntara, menilai penyelenggaraan SKDG secara indoor menjadi terobosan yang memperlihatkan bahwa budaya lokal dapat tampil modern tanpa kehilangan identitasnya.

“Awalnya kami juga tidak membayangkan Seni Ketangkasan Domba Garut bisa tampil di dalam ruangan pada ajang sebesar Indo Livestock. Namun justru di sinilah nilai pentingnya. Kita ingin menunjukkan bahwa peternakan rakyat, budaya lokal, dan sumber daya genetik asli Indonesia mampu tampil lebih modern, profesional, dan dikenal lebih luas oleh masyarakat,” ujar Yudi.

Yudi melihat ILGC menjadi kesempatan untuk memperkenalkan bibit-bibit unggul Domba Garut sekaligus menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan prinsip kesejahteraan hewan.

“Hari ini masyarakat bisa melihat langsung kualitas bibit-bibit terbaik Domba Garut yang merupakan salah satu kekayaan genetik bangsa. Ini bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga tentang menjaga warisan peternakan Indonesia,” katanya.

Yudi menegaskan bahwa seluruh pelaksanaan kegiatan mengedepankan prinsip animal welfare.

“HPDKI bersama seluruh panitia menempatkan aspek kesejahteraan hewan sebagai prioritas utama. Kami ingin menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan standar pemeliharaan dan perlindungan hewan yang baik,” ujarnya.

Antusiasme peternak terhadap penyelenggaraan ILGC 2026 juga sangat tinggi. Sekitar 600 ekor ternak unggulan ditampilkan selama tiga hari pelaksanaan, melibatkan peternak dari sekitar 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat, wilayah Banten, serta berbagai daerah lainnya.

Managing Director PT Napindo Media Ashatama, Arya Seta, menilai ILGC merupakan titik temu penting bagi seluruh ekosistem peternakan Indonesia.

“Bagi kami, ILGC bukan sekadar kontes ternak. Setiap ternak yang hadir di arena ini tidak hanya mewakili sebuah kandang atau peternakan, tetapi juga mewakili dedikasi, ketekunan, dan harapan para peternak untuk membangun peternakan Indonesia yang semakin maju dan berdaya saing,” ujar Arya.

Arya menambahkan bahwa penyelenggaraan ILGC yang berdampingan dengan pameran peternakan internasional membuka kesempatan besar untuk memperkenalkan keunggulan peternakan Indonesia kepada dunia.

“Tahun ini menjadi momentum yang sangat istimewa karena untuk pertama kalinya ILGC hadir berdampingan dengan pameran peternakan internasional. Ini menjadi kesempatan besar untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia memiliki sumber daya genetik ternak yang unggul, budaya peternakan yang kuat, dan peternak-peternak yang mampu bersaing,” katanya.

Di balik semarak kontes dan pertunjukan budaya tersebut, tersimpan capaian penting subsektor peternakan nasional. Menurut Dirjen Agung, Indonesia kini telah mencapai swasembada daging domba dan kambing.

Saat ini populasi domba nasional mencapai sekitar 9,15 juta ekor, sementara populasi kambing mencapai lebih dari 15,4 juta ekor. Ketersediaan populasi yang kuat tersebut menjadi modal penting dalam memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat sekaligus memperkuat daya saing subsektor peternakan rakyat.

“Saat ini Indonesia bisa kita deklarasikan sudah swasembada daging domba dan kambing karena impor kita sudah berada di bawah 10 persen dari kebutuhan nasional. Bahkan dalam enam bulan terakhir kita sudah tidak mengimpor, kecuali untuk kebutuhan premium tertentu yang jumlahnya sangat kecil. Di samping swasembada daging ayam dan telur, kita juga sudah swasembada domba dan kambing, dan saat ini sedang mendorong ekspor,” ujar Agung.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa peternak rakyat telah menjadi tulang punggung pemenuhan kebutuhan daging domba dan kambing nasional. Tantangan berikutnya adalah memperkuat daya saing, meningkatkan nilai tambah produk peternakan, serta membuka peluang pasar ekspor yang lebih luas bagi ternak dan produk olahannya.

Bagi Kementerian Pertanian, penyelenggaraan ILGC 2026 menunjukkan bahwa peternakan rakyat tidak hanya mampu menjaga warisan genetik bangsa, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi dan memperkuat ketahanan pangan nasional. Dari arena kontes yang kini masuk ke hall pameran internasional, Domba Garut membawa pesan bahwa tradisi, inovasi, dan daya saing dapat berjalan beriringan dalam membangun masa depan peternakan Indonesia.

Previous Post

Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Dukungan Indonesia untuk Perjuangan Palestina

Next Post

Kementan Dorong Konsumsi Protein Hewani, Siapkan Generasi Emas 2045 Sejak Usia Dini

Next Post
Kementan Dorong Konsumsi Protein Hewani, Siapkan Generasi Emas 2045 Sejak Usia Dini

Kementan Dorong Konsumsi Protein Hewani, Siapkan Generasi Emas 2045 Sejak Usia Dini

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .