• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Minggu, 18 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

KKP Jaga Kredibilitas Pengelolaan Ekosistem Karbon Biru Nasional

25 Juni 2026
in Ekonomi, Uncategorized
0
KKP Jaga Kredibilitas Pengelolaan Ekosistem Karbon Biru Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id,Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus berupaya menjaga kredibilitas pengelolaan ekosistem karbon biru Indonesia sebagai solusi masalah iklim. Salah satunya dengan memperkuat kapasitas SDM yang menangani ekosistem karbon biru, melalui pelatihan aksi iklim yang digelar bersama Climateworks Centre–Monash University, dan Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) IPB University.

Pelatihan yang dimaksud membahas validasi dan verifikasi proyek mitigasi perubahan Iklim dari ekosistem karbon biru, yang berlangsung di Bogor, pada 17–19 Juni 2026. Validasi dan verifikasi merupakan elemen kunci untuk memastikan aksi mitigasi perubahan iklim berbasis ekosistem pesisir memiliki kredibilitas di tingkat nasional maupun global.

“Proses validasi dan verifikasi yang independen, jujur, dan transparan merupakan prasyarat untuk menjaga integritas lingkungan sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap kredit karbon yang dihasilkan. Dengan dukungan Sistem Registri Nasional, potensi karbon biru Indonesia akan semakin diakui di tingkat global,” ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan, Miftahul Huda dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Peserta pelatihan, sambung Huda, berasal dari perwakilan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, serta akademisi yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan dasar pelaporan gas rumah kaca dari ekosistem karbon biru. Pelatihan ini juga akan memperkuat kompetensi teknis peserta dalam proses Monitoring, Reporting, and Verification (MRV), serta penilaian dokumen pendukung seperti Project Design Document (PDD) dan Dokumen Rencana Aksi Mitigasi (DRAM).

Selain aspek teknis, keberlanjutan proyek karbon biru juga sangat ditentukan oleh tata kelola yang baik serta keterlibatan masyarakat pesisir sebagai aktor utama dalam menjaga ekosistem.

“Kita membutuhkan lebih banyak tenaga profesional yang mampu menyusun, menilai, memverifikasi, dan mengawasi proyek-proyek karbon biru yang berkualitas tinggi,” ujar Country Lead Climateworks Centre Indonesia, Jannata Giwangkara.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, Koswara, berharap pelatihan ini melahirkan lebih banyak tenaga profesional yang mampu mengawal pengembangan proyek karbon biru berkualitas tinggi. Besarnya potensi ekosistem karbon biru nasional menjadi salah satu keunggulan Indonesia dalam mendukung agenda iklim global.

“Karena itu, seluruh proses pengelolaannya harus dilakukan secara profesional, berbasis sains, dan memenuhi standar internasional agar manfaat ekologis dan ekonomi dapat dirasakan secara optimal, termasuk oleh masyarakat pesisir,” ujarnya.

Upaya ini sejalan dengan kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono yang menempatkan ekonomi biru sebagai arah utama pembangunan kelautan dan perikanan nasional. Melalui pengelolaan ekosistem pesisir yang berkelanjutan, penguatan tata kelola berbasis sains, serta peningkatan kapasitas SDM, KKP terus mendorong kontribusi sektor kelautan dalam pencapaian target iklim nasional sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Previous Post

Prabowo: Kekayaan lndonesia Harus Kembali dan Dirasakan Rakyat

Next Post

Pada Puncak PENAS XVII 2026, Bulog Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan

Next Post
Pada Puncak PENAS XVII 2026, Bulog Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan

Pada Puncak PENAS XVII 2026, Bulog Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Menteri ESDM Tegaskan Izin PT GAG Terbit Sebelum Saya Jadi Menteri

Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman 16-18 Hari

17 Oktober 2026
Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

17 Oktober 2026
Ekonom UGM: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen Tahun Ini Sulit Tercapai

Krisis Lapangan Kerja, Guru Besar UGM Dorong Penguatan Ekonomi Daerah dan Industri Padat Karya

17 Oktober 2026
Mensos Sebut Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Capai 27,3 Juta KPM

Mensos Tegaskan Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

17 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .