• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Headline

AHY: Pembangunan Infrastruktur dan Kekuatan Maritim Fondasi Indonesia Maju

26 Juni 2026
in Headline, Politik
0
AHY: Pembangunan Infrastruktur dan Kekuatan Maritim Fondasi Indonesia Maju

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Surabaya- Di hadapan 708 taruna dan taruni Akademi Angkatan Laut (AAL), Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengingatkan pentingnya membangun infrastruktur dan memperkuat kekuatan maritim secara beriringan sebagai fondasi Indonesia yang maju.

Menurutnya, kedua sektor tersebut menjadi kunci untuk menjaga kedaulatan negara, meningkatkan kesejahteraan rakyat, serta memperkuat kesiapan Indonesia menghadapi berbagai tantangan global.

Pesan tersebut disampaikan Menko AHY saat memberikan kuliah umum dan berdialog dengan para taruna dan taruni AAL di Bumi Moro, Surabaya, Selasa (23/6/2026).

Menurut Menko AHY, dunia saat ini tengah menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari dinamika geopolitik, ketidakpastian keamanan internasional, hingga perlambatan ekonomi global yang berdampak pada banyak negara, termasuk Indonesia.

“Saat ini dunia sedang menghadapi berbagai gejolak dan ketidakpastian, baik yang terkait geopolitik, keamanan internasional, maupun dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat di berbagai negara, termasuk Indonesia. Semua ini menuntut kita mempersiapkan generasi terbaik bangsa yang mampu menjawab tantangan zaman,” ujar Menko AHY.

Ia menegaskan Indonesia memiliki modal besar berupa wilayah yang luas, kekayaan sumber daya alam, serta bonus demografi. Namun, seluruh potensi tersebut hanya akan menjadi kekuatan apabila didukung sumber daya manusia yang unggul dan pembangunan yang mampu memperkuat daya saing bangsa.

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia juga membutuhkan kekuatan maritim yang tangguh untuk menjaga kedaulatan dan keamanan sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat.

Menko AHY menjelaskan pembangunan sektor kemaritiman tidak dapat dipisahkan dari pembangunan infrastruktur nasional, mulai dari pelabuhan, industri galangan kapal, jalur pelayaran, hingga pengembangan ekonomi biru yang berkelanjutan.

“Kita ingin memastikan seluruh potensi maritim Indonesia dapat didayagunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Karena itu, pembangunan infrastruktur kemaritiman dan penguatan Angkatan Laut menjadi bagian penting dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan,” papar Menko AHY.

Ia menambahkan, konektivitas maritim yang kuat tidak hanya memperlancar arus perdagangan dan distribusi logistik nasional, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai negara maritim yang mampu menjaga wilayah perairannya sekaligus memanfaatkan potensi ekonomi kelautan secara optimal.

Menko AHY juga menegaskan bahwa kekuatan pertahanan tidak dapat dilepaskan dari kekuatan ekonomi nasional. Pertumbuhan ekonomi yang sehat akan memberikan ruang yang lebih besar bagi negara untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat industri strategis nasional, serta memodernisasi alat utama sistem persenjataan.

“Diplomasi selalu berawal dari apa yang terjadi di dalam negeri kita. Karena itu, ekonomi harus tumbuh dengan baik. Dengan ekonomi yang kuat, kita memiliki kemampuan yang lebih besar untuk memajukan sumber daya manusia dan kekuatan pertahanan nasional,” jelas Menko AHY.

Di hadapan para taruna dan taruni AAL, Menko AHY juga menyoroti pentingnya membangun kemandirian teknologi pertahanan melalui kerja sama yang saling menguntungkan dengan negara-negara sahabat, termasuk melalui transfer pengetahuan, transfer teknologi, riset bersama, dan produksi bersama.

“Kita tidak perlu malu belajar dari negara yang lebih maju. Tetapi tujuan akhirnya harus jelas, yaitu membangun kemampuan dan teknologi bangsa sendiri sehingga Indonesia semakin mandiri,” ucap Menko AHY.

Selain itu, Menko AHY menilai diplomasi pertahanan memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas kawasan dan memperkuat posisi Indonesia di dunia internasional. Menurutnya, Angkatan Laut merupakan salah satu garda terdepan diplomasi Indonesia yang berinteraksi langsung dengan berbagai negara melalui kerja sama maritim dan keamanan kawasan.

Menko AHY juga mengingatkan tantangan maritim Indonesia tidak hanya terkait persaingan geopolitik, tetapi juga ancaman nyata seperti illegal fishing, perdagangan manusia, penyelundupan narkotika, dan berbagai aktivitas ilegal lintas negara lainnya.

Karena itu, diplomasi dan kekuatan pertahanan harus berjalan seiring untuk menjaga kepentingan nasional.

“Negara harus memiliki kesiapan dan kemampuan untuk mempertahankan kepentingannya. Jika ingin damai, kita harus siap menjaga dan mempertahankan perdamaian itu sendiri,” tegas Menko AHY.

Menutup kuliah umumnya, Menko AHY menyampaikan optimisme terhadap generasi muda Indonesia, khususnya para taruna Akademi Angkatan Laut, yang dipersiapkan menjadi pemimpin masa depan penjaga kedaulatan bangsa.

“Pada akhirnya, yang kita cita-citakan adalah Indonesia yang aman, damai, berdaulat, dan sejahtera. Semoga para taruna dan taruni yang sedang menempuh pendidikan hari ini kelak menjadi pemimpin-pemimpin yang mampu menjaga masa depan bangsa,” pungkas Menko AHY.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Akademi Angkatan Laut Laksamana Muda TNI Sigit Santoso menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menko AHY dan berharap materi yang disampaikan dapat memperkaya wawasan para taruna dalam menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks. Selain itu AHY diharapkan jadi role model bagi para calon perwira dimana bisa berkontribusi lebih luas untuk bangsa dan negara.

Tags: #Agus Harimurti Yudhoyono#Akademi Angkatan Laut#Infrastruktur#kedaulatan negara#maritim#Pembangunan
Previous Post

Menteri Bahlil Target Konstruksi Proyek Masela Dimulai pada 2027

Next Post

Dasco: Pemerintah dan DPR Rutin Koordinasi untuk Mitigasi PHK

Next Post
Dasco: Pemerintah dan DPR Rutin Koordinasi untuk Mitigasi PHK

Dasco: Pemerintah dan DPR Rutin Koordinasi untuk Mitigasi PHK

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .