• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Minggu, 18 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Hukum

Pelatihan Kewirausahaan di Lapas Kelas IIA Tangerang Bekali Warga Binaan dengan Keterampilan Berusaha

30 Juni 2026
in Hukum
0
Pelatihan Kewirausahaan di Lapas Kelas IIA Tangerang Bekali Warga Binaan dengan Keterampilan Berusaha
Share on FacebookShare on Twitter

TANGERANG — Upaya membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat menjadi modal hidup setelah kembali ke tengah masyarakat terus dilakukan. Yayasan Trias Kasih Putri bekerja sama dengan Lapas Kelas IIA Tangerang menyelenggarakan pelatihan kewirausahaan berupa pembuatan mi ayam pangsit dan mi bakso bagi warga binaan, Senin, 29 Juni 2026.

Pelatihan yang diprakarsai oleh Drg. Putri Candrawati, warga binaan Lapas Kelas IIA Tangerang, itu diikuti oleh 25 warga binaan dengan didampingi 25 pendamping. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang bertujuan membekali peserta dengan keterampilan usaha yang dapat diterapkan setelah mereka menyelesaikan masa pidana.

Kepala Lapas Kelas IIA Tangerang, Dr. Triana Agustin, A.Md.IP., S.H., M.H., dalam sambutannya mengatakan bahwa lembaga pemasyarakatan tidak hanya berfungsi sebagai tempat menjalani hukuman, tetapi juga sebagai wadah pembinaan untuk mempersiapkan warga binaan kembali ke masyarakat.

“Pemasyarakatan bukan hanya tentang menjalani masa pidana, tetapi merupakan proses pembinaan agar setiap warga binaan memiliki kesempatan memperbaiki diri, mengembangkan potensi, serta mempersiapkan diri menjadi bagian dari masyarakat yang produktif dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Menurut Triana, pelatihan pembuatan mi ayam dan mi bakso memiliki nilai strategis karena memberikan keterampilan praktis yang memiliki peluang ekonomi cukup besar.

“Kami berharap peserta tidak hanya memperoleh kemampuan teknis membuat mi ayam dan bakso, tetapi juga menumbuhkan semangat berwirausaha, disiplin, kerja keras, dan rasa percaya diri. Bekal keterampilan ini diharapkan menjadi modal untuk membuka usaha secara mandiri setelah mereka kembali ke masyarakat,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Trias Kasih Putri atas kepedulian dan komitmennya mendukung program pembinaan kemandirian di lingkungan pemasyarakatan. Menurutnya, sinergi antara lembaga pemasyarakatan dengan berbagai elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Trias Kasih Putri, Dr. M.P. Tumanggor, menjelaskan bahwa penyelenggaraan pelatihan tersebut merupakan gagasan Drg. Putri Candrawati yang lahir setelah mendengar langsung harapan para warga binaan perempuan mengenai kehidupan mereka setelah bebas nanti.

“Berdasarkan pemantauan yayasan, cukup banyak mantan warga binaan perempuan mengalami kesulitan memperoleh pekerjaan karena masih menghadapi stigma sebagai mantan narapidana. Karena itu, kami berupaya memberikan pelatihan yang dapat menjadi bekal untuk membuka usaha sendiri dengan modal yang relatif kecil,” ujar Tumanggor.

Ia mengatakan, usaha kuliner seperti mi ayam dan mi bakso dipilih karena memiliki pasar yang luas, mudah dijalankan, serta tidak membutuhkan investasi yang besar.

Menurut Tumanggor, sebelumnya Yayasan Trias Kasih Putri juga telah menyelenggarakan pelatihan pembuatan roti bagi warga binaan dengan tujuan serupa, yakni meningkatkan kemandirian ekonomi setelah mereka menyelesaikan masa pembinaan.

Selama pelatihan berlangsung, para peserta mengikuti praktik pembuatan mi ayam pangsit dan mi bakso mulai dari pengolahan bahan baku, pembuatan mi, penyusunan resep, hingga teknik penyajian yang memiliki nilai jual.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari para peserta. Mereka berharap Yayasan Trias Kasih Putri bersama Lapas Kelas IIA Tangerang dapat terus menghadirkan pelatihan-pelatihan kewirausahaan lainnya yang memberikan keterampilan praktis sebagai bekal membangun usaha mandiri setelah kembali ke masyarakat.

Melalui program pembinaan berbasis keterampilan seperti ini, diharapkan proses reintegrasi sosial warga binaan dapat berjalan lebih baik, sekaligus membuka peluang bagi mereka untuk memperoleh penghasilan secara mandiri dan berkontribusi positif di tengah masyarakat.

Previous Post

Bulog Buka Gudang untuk Mahasiswa UGM, Supaya Bisa Melihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah

Next Post

KKP – UNDP Perkuat Kemitraan Strategis untuk Percepat Pengembangan Ekonomi Biru Indonesia

Next Post
KKP – UNDP Perkuat Kemitraan Strategis untuk Percepat Pengembangan Ekonomi Biru Indonesia

KKP - UNDP Perkuat Kemitraan Strategis untuk Percepat Pengembangan Ekonomi Biru Indonesia

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Menteri ESDM Tegaskan Izin PT GAG Terbit Sebelum Saya Jadi Menteri

Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman 16-18 Hari

17 Oktober 2026
Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

17 Oktober 2026
Ekonom UGM: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen Tahun Ini Sulit Tercapai

Krisis Lapangan Kerja, Guru Besar UGM Dorong Penguatan Ekonomi Daerah dan Industri Padat Karya

17 Oktober 2026
Mensos Sebut Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Capai 27,3 Juta KPM

Mensos Tegaskan Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

17 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .