• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Minggu, 18 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Jamin Eksistensi Kebudayaan Pesisir, KKP Libatkan Masyarakat Adat Kelola Ruang Laut

1 Juli 2026
in Ekonomi, Uncategorized
0
Jamin Eksistensi Kebudayaan Pesisir, KKP Libatkan Masyarakat Adat Kelola Ruang Laut
Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id,Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengembangkan model perencanaan tata ruang laut (marine spatial planning/MSP) berbasis masyarakat adat di Desa Intaran, Denpasar, Bali. Langkah ini sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap eksistensi masyarakat pesisir, sekaligus nilai budaya yang selama ini mereka pegang.

Direktur Pemanfaatan Ruang Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Ditjen Penataan Ruang Laut (DJPRL) KKP, Permana Yudiarso menjelaskan, pengembangan MSP berbasis masyarakat adat telah dibahas bersama pemerintah daerah, akademisi, pengelola kawasan, serta para pemangku kepentingan pekan lalu.

“Pengembangan model MSP ini akan memperkuat peran masyarakat adat sebagai penggerak utama pengelolaan kawasan pesisir dan laut, yang didukung oleh pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya,” ujar Permana dalam siaran resmi di Jakarta, Rabu (1/7/2026).

Keterlibatan masyarakat adat diantaranya mengelola usaha milik desa adat yang bergerak di bidang sektor riil, jasa, dan layanan umum. Masyarakat juga dilibatkan mengelola kawasan pesisir untuk wisata selam, snorkeling, hingga memancing.

Permana memastikan, recana tata kelola ruang laut berbasis masyarakat adat di Desa Intaran tetap didukung oleh data dan hasil kajian teknis sehingga pengelolaan yang dilakukan berdampak secara ekonomi dan aman bagi keberlanjutan ekosistem.

Kawasan pesisir dan laut Desa Adat Intaran sendiri memiliki keterkaitan erat antara aspek sosial, budaya, ekonomi, dan lingkungan. Pengelolaannya memang perlu dilakukan terpadu agar pemanfaatan ruang laut berjalan selaras dengan perlindungan ekosistem pesisir, penguatan ekonomi masyarakat, keberlanjutan pariwisata, serta pelestarian nilai-nilai budaya Bali.

“Penting mengintegrasikan filosofi Tri Hita Karana sebagai landasan pengembangan model MSP dan kerangka nilai dalam membangun keseimbangan hubungan antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama, serta manusia dengan lingkungan, termasuk dalam pengelolaan pesisir dan laut Desa Adat Intaran,” ujar Ketua Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali I Made Supartha.

Bendesa Adat Intaran, Agung Alit Kencana menyambut baik inisiasi tersebut. Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat adat menjadi faktor penting agar arah pengembangan kawasan pesisir dan laut tetap sejalan dengan identitas, kebutuhan, dan keberlanjutan kehidupan masyarakat lokal. Sampai saat ini masih terdapat kegiatan penangkapan ikan yang menggunakan alat tangkap yang merusak, sehingga laut perlu dilestarikan dan lindungi.

“Desa Adat Intaran punya hubungan sangat erat dengan kawasan pesisir dan laut. Jadi, pengembangan MSP ini dapat menjadi ruang bersama untuk menjaga lingkungan, memperkuat budaya, serta membuka manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat,” tutup Alit.

Selain DPRD Provinsi Bali, Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kota Denpasar, dan KKP, diskusi inisiasi model pengembangan MSP berbasis Masyarakat adat juga diikuti oleh Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana, Masyarakat Desa Adat Intaran, PT. Pengelola Mertasari Bersama, serta para pihak terkait lainnya.

Pengembangan tata kelola ruang laut berbasis kearifan lokal sesuai arahan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, yang meminta jajarannya untuk melibatkan multipihak dalam penataan ruang laut. Kolaborasi penataan ruang laut untuk menjamin kegiatan di ruang laut tidak menimbulkan gejolak sosial, mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta aman bagi kelestarian eksositem.

Previous Post

KKP Perkuat Literasi Hukum Nelayan Perbatasan agar Tak Terjerat Kasus Lintas Negara

Next Post

Pascaakuisisi, ANJ Catat Lonjakan Laba 189,5 Persen pada Kuartal I 2026

Next Post
Pascaakuisisi, ANJ Catat Lonjakan Laba 189,5 Persen pada Kuartal I 2026

Pascaakuisisi, ANJ Catat Lonjakan Laba 189,5 Persen pada Kuartal I 2026

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Menteri ESDM Tegaskan Izin PT GAG Terbit Sebelum Saya Jadi Menteri

Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman 16-18 Hari

17 Oktober 2026
Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

17 Oktober 2026
Ekonom UGM: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen Tahun Ini Sulit Tercapai

Krisis Lapangan Kerja, Guru Besar UGM Dorong Penguatan Ekonomi Daerah dan Industri Padat Karya

17 Oktober 2026
Mensos Sebut Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Capai 27,3 Juta KPM

Mensos Tegaskan Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

17 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .