• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

PT PAL Kembali Ekspor Kapal Perang ke Filipina

2 Juli 2026
in Ekonomi, Headline
0
PT PAL Kembali Ekspor Kapal Perang ke Filipina

PT PAL Indonesia ekspor kapal perang ke Filipina/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Surabaya-PT PAL Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai mitra strategis industri pertahanan internasional melalui pelaksanaan Launching Ceremony Future Landing Dock (LD)-603, kapal pertama dari dua unit Landing Dock yang dipesan oleh Philippine Navy. Seremoni yang digelar di Graving Dock Orca PT PAL Indonesia.

Acara tersebut dihadiri Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod, Flag Officer in Command (FOIC) Philippine Navy Vice Admiral Jose Ma Ambrosio Q. Ezpeleta, Wakil Kepala Staf Angkatan Bersenjata Filipina Letnan Jenderal Rommel P. Roldan, serta jajaran pejabat tinggi pertahanan kedua negara.

Peluncuran LD-603 menjadi tonggak penting dalam keberhasilan proyek ekspor strategis PT PAL Indonesia. Pembangunan lambung kapal berhasil diselesaikan hanya dalam waktu enam bulan melalui implementasi Industrial Maritime 4.0 (IM4) yang mengintegrasikan digitalisasi proses produksi, peningkatan efisiensi, serta pengendalian kualitas secara menyeluruh.

Penerapan teknologi tersebut memungkinkan percepatan proses pembangunan tanpa mengurangi standar kualitas yang dipersyaratkan pelanggan internasional.

Future Landing Dock merupakan generasi terbaru kapal angkut pendarat yang dirancang untuk mendukung berbagai spektrum operasi, mulai dari operasi amfibi, pengangkutan personel dan logistik, pengamanan wilayah maritim, hingga misi bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana (Humanitarian Assistance and Disaster Relief/HADR).

Setelah peluncuran, kapal akan memasuki tahapan outfitting, harbour acceptance test, dan sea acceptance test sebelum diserahkan kepada Philippine Navy pada tahun 2026.

Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod, mengatakan bahwa peluncuran Landing Dock-603 bukan sekadar pencapaian proyek, melainkan simbol eratnya kemitraan strategis antara Indonesia dan Filipina dalam memperkuat kapabilitas industri pertahanan kawasan.

“Malam ini, kapal ini untuk pertama kalinya menyentuh air, menandai peluncuran Landing Dock-603 sebagai unit pertama dari dua kapal yang sedang kami bangun untuk Angkatan Laut Filipina. Kami berkomitmen menjaga kepercayaan pelanggan dengan menghadirkan produk berkualitas tinggi. Terlepas dari tantangan geopolitik global yang sempat memengaruhi rantai pasok dan menyebabkan beberapa penyesuaian jadwal, PT PAL mampu menjaga kinerja internal secara optimal sehingga dampak terhadap penyelesaian proyek dapat diminimalkan,” ujar Kaharuddin dalam keterangan resminya, Rabu (01/7).

Kepercayaan Philippine Navy terhadap PT PAL Indonesia merupakan kelanjutan dari hubungan kerja sama yang telah terjalin selama lebih dari satu dekade. Sebelumnya, PT PAL sukses membangun dua unit Strategic Sealift Vessel (SSV), sejumlah Landing Craft Utility (LCU), serta menyelesaikan proyek Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) BRP Tarlac-601 dengan predikat “Very Satisfactory”. Rekam jejak tersebut menjadi fondasi kuat bagi keberlanjutan kerja sama kedua belah pihak dalam mendukung modernisasi armada Angkatan Laut Filipina.

Flag Officer in Command Philippine Navy, Vice Admiral Jose Ma Ambrosio Q. Ezpeleta, menyampaikan apresiasi atas profesionalisme PT PAL Indonesia dalam memenuhi kebutuhan armada Philippine Navy. “Kapal ini akan secara signifikan meningkatkan kemampuan kami dalam mengangkut personel, peralatan, dan logistik ke seluruh wilayah kepulauan Filipina. Selain itu, kapal ini juga akan memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam mendukung operasi amfibi, operasi keamanan maritim, serta misi bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana” katanya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari kontribusi PT PAL Indonesia. “Tonggak penting ini tidak akan terwujud tanpa dukungan mitra kami, PT PAL Indonesia, yang telah menunjukkan keahlian dan komitmen tinggi terhadap kualitas dalam mewujudkan proyek ini. Atas nama seluruh jajaran Angkatan Laut Filipina, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada manajemen serta seluruh insan PT PAL Indonesia” tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Staf Angkatan Bersenjata Filipina, Letnan Jenderal Rommel P. Roldan, menegaskan bahwa pengadaan Landing Dock merupakan investasi strategis bagi penguatan kemampuan maritim negaranya.

“Pengadaan Landing Dock ini merupakan investasi strategis dalam memperkuat kapabilitas maritim negara kami. Setelah diserahkan dan resmi dioperasikan, kapal ini akan meningkatkan kemampuan Angkatan Laut Filipina dalam melaksanakan operasi angkutan laut militer (sealift), misi bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana, operasi amfibi, serta berbagai operasi strategis lainnya” paparnya.

Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi PT PAL Indonesia dalam mendukung modernisasi kekuatan maritim Filipina, pada kesempatan tersebut Flag Officer in Command Philippine Navy menyerahkan penghargaan kepada Direktur Utama PT PAL Indonesia. Penghargaan tersebut menjadi simbol kuatnya kepercayaan Philippine Navy sekaligus pengakuan atas kualitas, profesionalisme, dan konsistensi PT PAL dalam menghadirkan solusi pertahanan maritim yang memenuhi standar internasasional.

Kepercayaan yang kembali diberikan kepada PT PAL Indonesia menunjukkan bahwa industri pertahanan nasional memiliki daya saing yang diakui di tingkat global. Didukung penguasaan teknologi pembangunan kapal perang, infrastruktur galangan modern, implementasi Industrial Maritime 4.0, serta pengembangan sumber daya manusia melalui transfer teknologi yang berkelanjutan, PT PAL terus memperkuat kapabilitas industri maritim pertahanan Indonesia sekaligus memperluas kemitraan strategis di kawasan Asia Tenggara.

Peluncuran Future Landing Dock LD-603 menjadi lebih dari sekadar pencapaian proyek pembangunan kapal.

Momentum ini merefleksikan keberhasilan diplomasi industri pertahanan Indonesia sekaligus mempertegas posisi PT PAL Indonesia sebagai mitra industri pertahanan yang andal, terpercaya, dan mampu menghadirkan solusi maritim berkelas dunia bagi negara-negara sahabat.

Tags: #ekspor#Filipina#Industri Pertahanan#kapal perang#PT PAL Indonesia
Previous Post

AHY Targetkan Soekarno Hatta Masuk 10 Besar Bandara Terbaik Dunia pada 2029

Next Post

Bertemu Grand Mufti Uzbekistan, Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan

Next Post
Bertemu Grand Mufti Uzbekistan, Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan

Bertemu Grand Mufti Uzbekistan, Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026
Uji Coba Penyaluran Bansos di Kopdes Merah Putih, Mensos Pastikan Tanpa Potongan

Uji Coba Penyaluran Bansos di Kopdes Merah Putih, Mensos Pastikan Tanpa Potongan

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .