• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Headline

Komdigi dan Universitas Brawijaya Kembangkan Sistem AI untuk Sekolah Rakyat

2 Juli 2026
in Headline, Pendidikan
0
Komdigi dan Universitas Brawijaya Kembangkan Sistem AI untuk Sekolah Rakyat

Universitas Brawijaya dan Komdigi mengembangkan tata kelola dan sistem pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (AI)/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Malang – Pemerintah mulai mengembangkan tata kelola dan sistem pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat.

Teknologi tersebut merupakan hasil dari Program Artificial Intelligence Talent Factory (AITF) BPSDM Komdigi dengan peserta mahasiswa dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (Filkom UB) dan diproyeksikan diterapkan di ratusan Sekolah Rakyat pada tahun ajaran 2026/2027.

Mewakili Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Sekretaris Jenderal Kemensos Robben Rico mengatakan pemanfaatan AI akan membantu kepala sekolah dan guru menyusun kurikulum, pembelajaran, hingga membuat soal pre test dan post test.

Hal itu disampaikan Robben usai menghadiri Demo Day & Graduation AITF 2026 di Auditorium Algoritma Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, Selasa (30/6/2026).

“Secara prinsip tata kelola itu mulai dari hulu sampai hilir. Ini salah satu contoh yang akan kami kembangkan. Kami sudah sepakat akan membawa aplikasinya ke 178 Sekolah Rakyat yang beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027,” kata Robben.

Ia menjelaskan pengembangan sistem AI tersebut juga akan dibarengi dengan pendampingan langsung kepada guru dan tenaga pendidik di 178 Sekolah Rakyat. Kemensos juga mengajak para talenta pengembang program AITF untuk terlibat dalam sosialisasi implementasi kepada lebih dari 5.000 guru Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia.

Selain itu, Kemensos akan mengintegrasikan Sistem AI yang dihasilkan oleh program AITF tersebut dengan Learning Management System (LMS) di Sekolah Rakyat guna mendukung terwujudnya Digital Quotient (kecerdasan digital) dalam pembelajaran.

Menurut Robben, Kemensos juga memastikan implementasi teknologi AI dapat dimanfaatkan secara merata di seluruh Sekolah Rakyat. Pelaksanaan program itu akan dilakukan dengan pengawasan dari Kementerian Komunikasi dan Digital agar penerapannya berjalan optimal.

“Kami di Kemensos atas izin Pak Menteri Sosial akan memastikan pelaksanaan program ini bisa dibantu dan di-cover dengan anggaran yang proper. Ini kan prototype kemudian harus diwujudkan dalam bentuk aplikasi yang sebenarnya,” ujarnya.

Kemensos menargetkan seluruh inovasi hasil pengembangan peserta AITF Komdigi – UB ini dapat direalisasikan secara penuh pada akhir 2026.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Digital Bonifasius Wahyu Pudjianto mengatakan program AITF merupakan kolaborasi antara Kementerian Komunikasi dan Digital dengan sejumlah perguruan tinggi di Indonesia.

Selain Universitas Brawijaya, program tersebut juga melibatkan Institut Teknologi Sepuluh Nopember dan Universitas Gadjah Mada. Masing-masing kampus diberikan fokus pengembangan berbeda sesuai kebutuhan penyelesaian masalah di lapangan.

“Untuk UB fokus di Sekolah Rakyat yang akan digunakan oleh Kemensos dan bantuan sosial yang nanti akan digunakan oleh Pemprov Jawa Timur,” kata Bonifasius.

Tags: #Artificial Intelligence#kecerdasan buatan#Kemensos#pembelajaran#Sekolah Rakyat#Universitas Brawijaya
Previous Post

KAI Catat 1,15 Juta Tiket Diskon Libur Sekolah Telah Dipesan

Next Post

AHY Targetkan Soekarno Hatta Masuk 10 Besar Bandara Terbaik Dunia pada 2029

Next Post
AHY Targetkan Soekarno Hatta Masuk 10 Besar Bandara Terbaik Dunia pada 2029

AHY Targetkan Soekarno Hatta Masuk 10 Besar Bandara Terbaik Dunia pada 2029

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .