• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Bulog Dukung Gerakan Tanam Padi Serentak di Kawasan Cetak Sawah Merauke

7 Juli 2026
in Ekonomi, Uncategorized
0
Bulog Dukung Gerakan Tanam Padi Serentak di Kawasan Cetak Sawah Merauke
Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id,Jakarta – Perum BULOG terus memperkuat perannya dalam mendukung swasembada pangan nasional yang berkelanjutan melalui penguatan ekosistem produksi dan penyerapan hasil panen petani.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap pelaksanaan Gerakan Tanam Padi Serentak yang dipimpin Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, di lokasi cetak sawah Desa Waninggap Kai, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Sabtu (4/7/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam mempercepat pengembangan kawasan pangan nasional sekaligus memastikan peningkatan produksi pertanian diikuti dengan kesiapan penyerapan hasil panen guna memperkuat cadangan pangan pemerintah.

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen penuh menjadikan Papua Selatan sebagai salah satu pusat pertumbuhan pangan nasional melalui pengembangan kawasan pertanian modern yang terintegrasi.

“Program cetak sawah ini merupakan aspirasi masyarakat dan seluruh lahannya tetap menjadi milik masyarakat. Pemerintah hadir memberikan dukungan melalui pembangunan infrastruktur, alat dan mesin pertanian, benih, pendampingan, hingga menjamin hasil panen petani terserap dengan harga yang menguntungkan sesuai arahan Presiden. Mari kita bekerja keras, berkolaborasi, dan menjadikan bertani sebagai jalan menuju kesejahteraan. Bertani, Sejahtera,” ujar Amran.

Direktur Utama Perum BULOG, Letnan Jenderal TNI (Purn) DR Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han., yang turut mendampingi agenda ini menyampaikan bahwa BULOG siap mendukung penuh keberhasilan program strategis pemerintah melalui penguatan penyerapan hasil panen petani dan pembangunan ekosistem pangan yang terintegrasi. Menurutnya, peningkatan produksi harus diiringi dengan jaminan penyerapan agar petani memperoleh kepastian pasar dan harga yang layak.

“BULOG berkomitmen menjadi mitra strategis petani dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional. Sinergi bersama Kementerian Pertanian, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan akan terus diperkuat agar setiap peningkatan produksi dapat terserap secara optimal, memperkuat Cadangan Pangan Pemerintah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani sebagai pelaku utama pembangunan sektor pangan,” ujarnya.

Melalui sinergi yang semakin erat antara pemerintah, petani, dan Perum BULOG, pengembangan kawasan pertanian di Papua Selatan diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan. Dengan dukungan teknologi modern, pembangunan infrastruktur, peningkatan produktivitas, serta kepastian penyerapan hasil panen, Merauke diyakini akan tumbuh sebagai salah satu sentra produksi pangan nasional yang mampu memperkuat ketahanan pangan Indonesia sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Papua Selatan saat ini menjadi episentrum pengembangan kawasan pangan baru nasional. Pemerintah telah mengembangkan 83.030 hektare lahan cetak sawah dan 54.399 hektare optimalisasi lahan di seluruh Tanah Papua. Dari jumlah tersebut, Papua Selatan menjadi wilayah pengembangan terbesar dengan 48.934 hektare lahan cetak sawah dan 53.499 hektare optimalisasi lahan atau hampir 100 ribu hektare kawasan produksi pangan yang dipersiapkan sebagai lumbung pangan masa depan Indonesia.

Untuk mempercepat pengembangan kawasan tersebut, pemerintah mengalokasikan dukungan sebesar Rp1,3 triliun pada tahun 2026 yang mencakup pembangunan berbagai sarana dan prasarana pertanian, mulai dari penyediaan benih unggul, alat dan mesin pertanian (alsintan), pembangunan Rice Milling Unit (RMU), dryer, gudang penyimpanan, hingga infrastruktur pendukung lainnya. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi menuju pertanian modern yang mampu meningkatkan produktivitas sekaligus efisiensi usaha tani.

Modernisasi pertanian di Merauke terus menunjukkan hasil yang positif. Pemanfaatan traktor, drone pertanian, rice transplanter, combine harvester, serta teknologi pertanian modern lainnya telah mendorong peningkatan produktivitas gabah yang semula berkisar sekitar 3 ton per hektare menjadi 4 hingga 7 ton per hektare. Sementara itu, Indeks Pertanaman (IP) yang telah mencapai dua kali tanam per tahun ditargetkan meningkat menjadi tiga kali tanam sehingga produksi pangan nasional dapat terus bertambah secara berkelanjutan.

Peningkatan produktivitas tersebut turut memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan petani. Berdasarkan data pemerintah daerah, pendapatan petani di kawasan pengembangan meningkat hingga 300 persen setelah memanfaatkan program cetak sawah dan mekanisasi pertanian. Tingginya manfaat yang dirasakan masyarakat juga tercermin dari antusiasme petani yang mengusulkan penambahan sekitar 2.000 hektare lahan cetak sawah baru untuk mendukung peningkatan produksi pangan di wilayah tersebut.

Sejalan dengan meningkatnya produksi pertanian, pemerintah memastikan hasil panen petani memiliki kepastian pasar. Perum BULOG mengambil peran strategis sebagai offtaker dalam menyerap gabah dan beras petani sesuai ketentuan pemerintah. Untuk mendukung kelancaran penyerapan hasil panen, pemerintah juga akan membangun gudang BULOG di Merauke dengan kapasitas awal sekitar 3.000 ton yang dapat ditingkatkan hingga 5.000 ton serta dilengkapi fasilitas pascapanen seperti dryer dan unit pengolahan beras. Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan mampu menjaga mutu hasil panen, mengurangi kehilangan hasil, serta memperkuat rantai pasok pangan nasional dari hulu hingga hilir.

Pengembangan kawasan pangan di Papua Selatan tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat. Pemerintah memproyeksikan nilai ekonomi kawasan pertanian yang saat ini mencapai sekitar Rp1,3 triliun dapat meningkat hingga Rp13 triliun per tahun apabila target produktivitas mencapai 7 ton per hektare dan indeks pertanaman meningkat menjadi tiga kali tanam setiap tahun.

Previous Post

Anggaran Kementerian PU Tahun 2026 Tembus Rp118,50 Triliun

Next Post

Penguatan Laboratorium Veteriner untuk Antisipasi Dampak El Nino pada Subsektor Peternakan

Next Post
Penguatan Laboratorium Veteriner untuk Antisipasi Dampak El Nino pada Subsektor Peternakan

Penguatan Laboratorium Veteriner untuk Antisipasi Dampak El Nino pada Subsektor Peternakan

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .