• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Minggu, 18 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Eddy Soeparno: Kebakaran TPA Jatiwaringin jadi Momentum Percepatan Program WTE

6 Juli 2026
in Ekonomi, Nusantara
0
Eddy Soeparno: Kebakaran TPA Jatiwaringin jadi Momentum Percepatan Program WTE

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Jakarta– Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN, Eddy Soeparno, menyampaikan keprihatinan atas kebakaran yang terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin.

Menurutnya, peristiwa tersebut kembali menunjukkan bahwa Indonesia tidak lagi dapat mengandalkan sistem pengelolaan sampah yang bertumpu pada penimbunan di TPA.

Oleh karena itu, sudah tepat bahwa pengelolaan sampah nasional dilaksanakan melalui mekanisme Waste-to-Energy (WTE) yang tengah didorong pemerintah.

“Kebakaran TPA Jatiwaringin menjadi alarm bahwa kapasitas pengelolaan sampah kita sudah berada di titik yang membutuhkan perubahan mendasar. Termasuk di dalamnya adalah memproses sampah menjadi sumber daya yang memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk menjadi energi listrik,” ujar Eddy Soeparno dalam keterangan resminya,  Sabtu (04/7)

Waste-to-Energy Solusi Pengelolaan Sampah Nasional

Menurut Eddy, selama ini Indonesia menghasilkan 56 juta ton sampah setiap tahun, sementara sebagian besar masih berakhir di tempat pemrosesan akhir dengan sistem penimbunan.

Kondisi tersebut meningkatkan risiko kebakaran akibat akumulasi gas metana, memperbesar pencemaran lingkungan, sekaligus menyia-nyiakan potensi energi dan ekonomi yang terkandung di dalam sampah.

Karena itu, Waketum PAN ini mendukung penuh langkah Presiden Prabowo yang tengah mempercepat pembangunan fasilitas Waste-to-Energy (WTE) di berbagai daerah sebagai bagian dari pembenahan pengelolaan sampah nasional.

“Program Waste-to-Energy merupakan salah satu solusi strategis karena mampu menjawab dua tantangan sekaligus, yakni mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA dan menghasilkan energi listrik yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Inilah bentuk nyata ekonomi sirkular yang memberikan nilai tambah dari sesuatu yang selama ini dianggap sebagai limbah.”

Eddy menegaskan bahwa teknologi WTE telah diterapkan secara luas di berbagai negara maju dengan standar lingkungan yang ketat.

Ia menyampaikan akan terus mengawal seluruh proses pembangunan dan operasionalnya agar memenuhi ketentuan lingkungan hidup, menggunakan teknologi terbaik yang tersedia, serta dilakukan secara transparan.

“Pelaksanaan program ini harus memastikan bahwa teknologi yang digunakan memenuhi standar emisi internasional, diawasi secara ketat, dan menghasilkan energi bersih yang kita butuhkan dalam rangka transisi energi.”

Pengelolaan Sampah Terintegrasi dan Ekonomi Sirkular

Selain pembangunan fasilitas WTE, Eddy menekankan bahwa pengurangan sampah dari sumber tetap harus menjadi prioritas melalui pemilahan sampah rumah tangga, peningkatan daur ulang, penguatan bank sampah, serta edukasi masyarakat secara aktif.

“Waste-to-Energy bukan berarti kita mengabaikan upaya pengurangan sampah. Justru WTE menjadi bagian dari sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi. Sampah yang masih memiliki nilai ekonomi harus didaur ulang terlebih dahulu, sedangkan residunya dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi.”

Eddy berharap kebakaran TPA Jatiwaringin menjadi alarm untuk mempercepat transformasi sistem pengelolaan sampah nasional. Menurutnya, Indonesia harus beralih dari pendekatan landfill oriented menuju pengelolaan sampah modern yang mengedepankan teknologi, ekonomi sirkular, dan energi bersih.

“Persoalan sampah tidak cukup diselesaikan dengan memperluas TPA. Kita membutuhkan keberanian melakukan lompatan kebijakan melalui percepatan pembangunan Waste-to-Energy sebagai bagian dari strategi nasional menuju Indonesia yang lebih bersih, lebih sehat, sekaligus lebih mandiri dalam penyediaan energi.”

“Momentum ini harus kita manfaatkan agar kejadian seperti kebakaran TPA Jatiwaringin tidak terus berulang di masa mendatang,” tambah Anggota Komisi XII DPR RI ini.

Tags: #Eddy Soeparno#Jatiwaringin#sampah#Tempat Pemrosesan Akhir#Wakil Ketua MPR
Previous Post

Kementerian PU Pastikan Perbaikan Jalan dan Jembatan di Aceh Terus Berlanjut

Next Post

AHY: Walikota Adalah Duta Terbaik untuk Tarik Investasi dan Layani Rakyat Perkotaan

Next Post
AHY: Walikota Adalah Duta Terbaik untuk Tarik Investasi dan Layani Rakyat Perkotaan

AHY: Walikota Adalah Duta Terbaik untuk Tarik Investasi dan Layani Rakyat Perkotaan

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Menteri ESDM Tegaskan Izin PT GAG Terbit Sebelum Saya Jadi Menteri

Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman 16-18 Hari

17 Oktober 2026
Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

17 Oktober 2026
Ekonom UGM: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen Tahun Ini Sulit Tercapai

Krisis Lapangan Kerja, Guru Besar UGM Dorong Penguatan Ekonomi Daerah dan Industri Padat Karya

17 Oktober 2026
Mensos Sebut Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Capai 27,3 Juta KPM

Mensos Tegaskan Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

17 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .