• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Nusantara

KKP Bersama Tim Gabungan Tangani Paus Bungkuk Terdampar di Pantai Perancak Bali

20 September 2026
in Nusantara
0
KKP Bersama Tim Gabungan Tangani Paus Bungkuk Terdampar di Pantai Perancak Bali
Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id,Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Tim Gabungan dan masyarakat bergerak cepat menangani seekor paus bungkuk (Megaptera novaeangliae) yang terdampar di Pantai Perancak, Kabupaten Jembrana, Bali, pada Selasa (14/7) kemarin

Upaya penyelamatan dilakukan secara terpadu untuk mengembalikan mamalia laut dilindungi tersebut ke perairan yang lebih dalam dengan tetap mengedepankan prinsip kesejahteraan satwa (animal welfare) dan keselamatan personel.

“Kolaborasi ini mencerminkan kepedulian bersama terhadap konservasi mamalia laut. Setiap kejadian keterdamparan juga menjadi pembelajaran penting untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kapasitas penanganan, serta menambah data ilmiah yang mendukung upaya konservasi mamalia laut di Indonesia,” ujar Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, Koswara di Jakarta, Jumat (17/7/2026).

Paus pertama kali ditemukan oleh nelayan sekitar pukul 11.00 WITA di perairan dangkal Pantai Perancak. Setelah menerima laporan, Balai Pengelolaan Kelautan (Balai PK) Denpasar segera berkoordinasi dengan berbagai pihak dan memberikan arahan teknis kepada tim di lapangan. Hasil identifikasi menunjukkan satwa tersebut merupakan paus bungkuk sepanjang sekitar 7,7 meter yang ditemukan dalam kondisi hidup tanpa luka luar.

Bersama masyarakat dan nelayan, tim berupaya menggiring paus menuju perairan yang lebih dalam. Namun kondisi pantai yang landai dan surutnya air laut yang berlangsung cepat menjadi kendala sehingga upaya penyelamatan tidak berhasil. Paus tersebut akhirnya dinyatakan mati sekitar pukul 14.00 WITA.

Kepala Balai PK Denpasar, Getreda Melsina Hehanussa, mengatakan penanganan selanjutnya dilakukan melalui koordinasi dengan Polairud, TNI AL, BKSDA Bali, Yayasan Jaringan Satwa Indonesia (JSI), pemerintah desa, serta para pemangku kepentingan lainnya. Berdasarkan hasil kesepakatan bersama, bangkai paus ditangani melalui metode penguburan (burial method) setelah dilakukan nekropsi oleh tim JSI untuk memperoleh data ilmiah mengenai kondisi satwa dan mengidentifikasi kemungkinan penyebab kematian. Hingga saat ini, hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel biologis masih dalam proses.

Paus bungkuk merupakan mamalia laut migrasi yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut dan menjadikan perairan Indonesia sebagai salah satu jalur migrasinya. Di Indonesia, seluruh jenis paus dilindungi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, sementara secara internasional paus bungkuk tercantum dalam Appendix I CITES serta Appendix I dan II Convention on the Conservation of Migratory Species of Wild Animals (CMS).

KKP juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada Unit Pelaksana Teknis KKP atau instansi berwenang apabila menemukan mamalia laut yang terdampar agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan sesuai prosedur. Langkah ini sejalan dengan kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono yang menempatkan perlindungan keanekaragaman hayati laut sebagai salah satu pilar utama implementasi ekonomi biru.

Previous Post

KKP Siapkan Skema Penyaluran BBM Khusus Rp15.000 per Liter bagi Kapal Perikanan 30-200 GT

Next Post

Prabowo: Penantian 3 Dekade, Proyek Pembangunan LNG Abadi Masela Dimulai

Next Post
Bertemu Menhan AS, Prabowo Dukung Solusi Dua Negara untuk Selesaikan Konflik Palestina

Prabowo: Penantian 3 Dekade, Proyek Pembangunan LNG Abadi Masela Dimulai

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .