• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

K-SIGN Rote Ndao Siap Produksi Garam untuk Dukung Swasembada 2027

2 Agustus 2026
in Ekonomi, Uncategorized
0
K-SIGN Rote Ndao Siap Produksi Garam untuk Dukung Swasembada 2027
Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id,Jakarta – Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur sudah siap beroperasi. Produsen garam berbasis teknologi yang diinisiasi Kementerian Kelautan Perikanan ini diproyeksikan sebagai sentra garam industri terbesar di Indonesia yang akan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat pesisir, sekaligus pendukung pencapaian target swasembada tahun 2027.

“K-SIGN diproyeksikan mampu meningkatkan produktivitas hingga 200 ton per hektare per tahun. Langkah KKP ini tidak hanya mendukung swasembada garam nasional, tetapi juga membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mendorong tumbuhnya industri hilir berbasis garam,” ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat mengunjungi K-SIGN bersama Menteri koordinasi Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Kamis (30/7/2026).

Implementasi program kerja prioritas nasional ini mendapat dukungan penuh dari lintas sektor. Menko Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa program peningkatan produksi garam nasional yang digarap KKP merupakan langkah strategis yang sangat krusial bagi ketahanan pangan.

Menurut Menko Pangan, potensi garam nasional harus dimanfaatkan secara optimal agar nilai tambahnya dapat dinikmati oleh masyarakat sendiri.

“Jika kita ingin mandiri, maka produksi harus diperkuat agar hasilnya dinikmati oleh masyarakat kita sendiri,” tegas Zulkifli Hasan. Ia menambahkan, pemerintah pusat akan terus mendorong percepatan pembangunan kawasan yang dikomandoi oleh KKP ini. “Kita akan percepat,” ujarnya.

Saat ini, progres pembangunan K-SIGN oleh KKP menunjukkan capaian yang signifikan. Tahap I seluas 616 hektare telah rampung dan disiapkan memasuki fase produksi. Sementara itu, KKP bersama instansi terkait tengah mempercepat pelaksanaan Tahap II melalui proses pengadaan tanah seluas 751 hektare beserta pembangunan infrastruktur pendukung. Setelah seluruh tahapan selesai, kawasan ini akan memiliki luas mencapai 1.367 hektare.

Selain fokus pada kawasan produksi, KKP juga membangun ekosistem pendukung yang terintegrasi dari hulu ke hilir. Strategi ini mencakup pembangunan infrastruktur produksi, akses logistik, hingga pemberdayaan masyarakat pesisir melalui pengembangan kampung nelayan terpadu yang dilengkapi cold storage, SPBU nelayan, koperasi, serta fasilitasi akses pembiayaan.

KKP optimis kawasan ini akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di beranda selatan Indonesia, sekaligus menjadi pilar utama dalam mewujudkan kedaulatan pangan dan kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

Kunjungan kerja di K-SIGN Rote Ndao turut dihadiri Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, hingga Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan.

Previous Post

Keterbukaan Informasi Wujudkan Keadilan Harga dan Kesejahteraan Bagi Petani Sawit

Next Post

Tambak Terintegrasi Waingapu Diproyeksikan Serap 7.000 Tenaga Kerja

Next Post
Tambak Terintegrasi Waingapu Diproyeksikan Serap 7.000 Tenaga Kerja

Tambak Terintegrasi Waingapu Diproyeksikan Serap 7.000 Tenaga Kerja

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .