• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Minggu, 18 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Headline

Kementerian PU Optimalkan Bendungan Keureuto untuk Jaga Pasokan Air di Aceh

5 Agustus 2026
in Headline, Nusantara
0
Kementerian PU Optimalkan Bendungan Keureuto untuk Jaga Pasokan Air di Aceh

Bendungan Keureuto di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Jakarta- Kehadiran Bendungan Keureuto di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, menjadi salah satu strategi Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dalam menjaga ketersediaan air, terutama saat menghadapi musim kemarau panjang dan fenomena El Nino.

Infrastruktur sumber daya air tersebut merupakan bendungan prioritas yang turut diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 10 Juli 2026 lalu.

Menteri PU, Dody Hanggodo mengatakan pengelolaan sumber daya air harus mampu menjamin ketersediaan air bagi masyarakat maupun sektor pertanian guna mengantisipasi dampak kekeringan pada periode musim kemarau.

“Kementerian PU terus mengoptimalkan operasi bendungan dan infrastruktur sumber daya air agar kebutuhan air baku, irigasi, dan pengendalian banjir tetap terjaga. Dengan pengelolaan yang optimal, kami memastikan pasokan air bagi masyarakat tetap aman dan berkelanjutan,” kata Menteri Dody dalam siaran persnya, Selasa (04/8).

Bendungan Keureuto merupakan salah satu bendungan terbesar di Provinsi Aceh yang memiliki kapasitas tampung mencapai 215,94 juta meter kubik, serta luas genangan sekitar 896,39 hektare.

Dari sisi manfaat, Bendungan Keureuto mampu mengairi daerah irigasi seluas 14.695 hektare melalui jaringan irigasi sepanjang 75,94 kilometer. Dampaknya, indeks pertanaman (IP) meningkat dari 200 persen menjadi 300 persen, yang memungkinkan petani melakukan tanam hingga tiga kali dalam setahun, dengan rata-rata produksi padi mencapai 5,5 ton Gabah Kering Panen (GKP) per hektar.

Infrastruktur tersebut dirancang sebagai bendungan multiguna yang mendukung layanan irigasi, penyediaan air baku, pengendalian banjir, dan pengembangan energi baru terbarukan. Selain menyediakan air baku sebesar 0,65 meter kubik per detik, bendungan ini juga berperan dalam mengurangi potensi banjir di wilayah hilir seluas sekitar 627 hektare.

Potensi pemanfaatan energi dari bendungan ini diperkirakan mencapai 185,62 MW melalui kombinasi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung.

Keberadaan Bendungan Keureuto diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bagi masyarakat, menjadi penggerak peningkatan produksi pertanian, sekaligus menjadi solusi jangka panjang dalam menghadapi potensi kekeringan saat musim kemarau dan fenomena El Nino.

Hal tersebut sejalan dengan Visi PU 608, melalui infrastruktur yang tepat sasaran dan memberikan nilai tambah bagi sektor-sektor produktif, sehingga setiap investasi infrastruktur mampu menghasilkan dampak ekonomi yang lebih besar, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan target menurunkan Incremental Capital Output Ratio (ICOR) hingga di bawah 6.

Tags: #Aceh Utara#Bendungan Keureuto#El Nino#Kementerian Pekerjaan Umum#musim kemarau
Previous Post

KSSK: APBN Tetap Kuat Jaga Stabilitas Sistem Keuangan di Tengah Gejolak Ekonomi Global

Next Post

Menaker: Pemerintah Perkuat Pasar Kerja agar Kompetensi Tenaga Kerja Sesuai Kebutuhan Industri

Next Post
Menaker: Produktivitas Rendah Hingga Transformasi BLK jadi Tantangan Ketenagakerjaan RI

Menaker: Pemerintah Perkuat Pasar Kerja agar Kompetensi Tenaga Kerja Sesuai Kebutuhan Industri

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Menteri ESDM Tegaskan Izin PT GAG Terbit Sebelum Saya Jadi Menteri

Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman 16-18 Hari

17 Oktober 2026
Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

17 Oktober 2026
Ekonom UGM: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen Tahun Ini Sulit Tercapai

Krisis Lapangan Kerja, Guru Besar UGM Dorong Penguatan Ekonomi Daerah dan Industri Padat Karya

17 Oktober 2026
Mensos Sebut Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Capai 27,3 Juta KPM

Mensos Tegaskan Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

17 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .