Imperium.id, Jakarta- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menyalurkan 29.000 liter air bersih bagi sedikitnya 647 jiwa yang terdampak kekeringan di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Selain memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, Kementerian PU juga mengoptimalkan infrastruktur sumber daya air untuk menjaga ketersediaan air bagi pertanian.
Penyaluran air bersih dilaksanakan pada Senin (24/8/2026) di empat desa, yaitu Desa Sidomulyo, Kabupaten Boyolali; Desa Mernung dan Desa Ngroto, Kabupaten Blora, Jawa Tengah; serta Desa Banyu Urip, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
Di Kabupaten Boyolali, BBWS Bengawan Solo menyalurkan 4.000 liter air bersih bagi 45 kepala keluarga atau 115 jiwa di Desa Sidomulyo. Sementara di Kabupaten Blora, distribusi dilakukan sebanyak 4.000 liter bagi sekitar 150 jiwa di Desa Mernung dan 5.000 liter bagi sekitar 202 jiwa di Desa Ngroto.
Adapun di Kabupaten Ngawi, sebanyak 16.000 liter air bersih disalurkan kepada 80 kepala keluarga atau sekitar 180 jiwa di Dusun Tambakselo, Desa Banyu Urip. Air tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama kondisi kekeringan.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan pemenuhan kebutuhan air masyarakat menjadi prioritas dalam penanganan kekeringan. Dukungan air bersih dilakukan secara cepat dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat dan kondisi lapangan.
“Dalam kondisi kekeringan, kita harus memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses terhadap air, terutama untuk kebutuhan dasar sehari-hari. Kementerian PU akan terus mengoptimalkan sumber daya dan infrastruktur yang tersedia untuk membantu masyarakat terdampak,” ujar Menteri Dody.
Dukungan tersebut dirasakan langsung oleh masyarakat penerima manfaat. Bapak Gimin, warga Dusun Tambakselo, Desa Banyu Urip, Kabupaten Ngawi, mengatakan bantuan air bersih sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan air bersih yang diberikan kepada masyarakat. Air ini sangat bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari. Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo dan Kementerian PU yang telah membantu masyarakat yang terdampak kekeringan,” ujar Gimin.













