• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Headline

DPR Pertanyakan Data 71.744 Sekolah Penerima Revitalisasi 2026

28 Agustus 2026
in Headline, Pendidikan
0
Kemendikdasmen Terbitkan Aturan Pembelajaran Bagi Sekolah Terdampak Bencana

Penyelenggaraan Pembelajaran di sekolah/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Jakarta– Badan Anggaran (Banggar) DPR RI mempertanyakan data Kementerian PPN/Bappenas yang mencatat sebanyak 71.744 sekolah menerima bantuan revitalisasi pada 2026.

Anggota Banggar DPR RI MY Esti Wijayati menilai angka tersebut perlu diverifikasi karena berbeda jauh dengan data yang selama ini dibahas Komisi X DPR RI bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Pernyataan ini disampaikannya dalam Rapat Kerja Banggar DPR RI bersama Menteri Keuangan, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Menteri Hukum, dan Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Dirinya menyebutkan, berdasarkan pembahasan di Komisi X, anggaran revitalisasi sekolah sebesar Rp14 triliun diperuntukkan bagi sekitar 11.000 sekolah. Karena itu, ia meminta pemerintah menjelaskan dasar pencantuman angka 71.744 sekolah dalam paparan Bappenas.

“Di dalam paparan yang saya terima, capaian sektor pendidikan ada 71.744 sekolah menerima bantuan revitalisasi pada tahun 2026. Anggaran yang di Dikdasmen itu Rp14 triliun untuk 11.000 sekolah. Berbulan-bulan kami tanya tidak pernah ada jawaban. Apakah benar 71.000 ini? Kita tidak menginginkan angka besar tapi kita tidak tahu faktanya,” ujar Esti.

Perbedaan angka ini menjadi krusia sebab kesesuaian data menjadi penting supaya indikator pembangunan yang disampaikan pemerintah benar-benar menggambarkan capaian di lapangan. Esti juga meminta agar perbedaan data tersebut tidak sekadar dijelaskan secara umum, tetapi dapat dibuktikan melalui data sekolah penerima bantuan.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan angka 71.744 sekolah tersebut valid dan merupakan hasil penambahan anggaran hingga akhir 2026. Pemerintah juga menyatakan siap memberikan data rinci sekolah penerima bantuan untuk dilakukan verifikasi.

“Valid Pak, itu anggaran sudah ditambahkan menjadi 71.000 sampai akhir tahun nanti. Mungkin anggaran yang waktu diskusi dengan Ibu yang belum ditambah. Kalau Ibu mau datanya, kami punya datanya nanti Pak Dirjen Anggaran bisa memberikan data sekolah yang mana saja,” terang Purbaya.

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah turut meminta Komisi X DPR RI melakukan verifikasi bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan. Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan kesesuaian data yang disampaikan pemerintah.

“Ada dua hal. Yang pertama minta tolong Komisi X rapat dengan Menteri Dikdasmen. Memastikan angka yang dari Bappenas kali ini cocok atau tidak. Kalau memang tidak cocok nanti di Panja kita bahas lebih dalam. Pak Dirjen Anggaran juga siap menyampaikan datanya,” kata Said.

Sebagai informasi, berdasarkan bahan paparan Bappenas, pemerintah menempatkan percepatan revitalisasi sekolah dan madrasah serta penyediaan prasarana dan sarana pendukung sebagai bagian dari prioritas sektor pendidikan.

Program tersebut didukung Anggaran Pendidikan 2027 sebesar Rp820,9 triliun, yang juga diarahkan untuk pembangunan Sekolah Unggulan Terintegrasi (SUG) dan Sekolah Rakyat (SR).

Tags: #Badan Anggaran#Bappenas#data#DPR#Komisi X#revitalisasi#sekolah
Previous Post

Prabowo Bertemu Ramos Horta, Bahas Kemitraan hingga Kolaborasi Riset

Next Post

Menko Polkam: Pemerintah Kawal Penyampaian Aspirasi Masyarakat agar Aman, Tertib dan Damai

Next Post
Menko Polkam Minta Forkopimda Kompak Menjaga Stabilitas Daerah

Menko Polkam: Pemerintah Kawal Penyampaian Aspirasi Masyarakat agar Aman, Tertib dan Damai

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Mentan Amran Perkuat Pengawasan Tata Niaga Ayam dan Telur dari Hulu ke Hilir

Mentan Amran Perkuat Pengawasan Tata Niaga Ayam dan Telur dari Hulu ke Hilir

16 Oktober 2026
Prabowo: Polri Harus Makin Profesional dan Berbakti kepada Rakyat

Prabowo Lantik Letjen Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB

15 Oktober 2026
DPR Desak Pemerintah Evaluasi Program Hilirisasi Nikel

Ekspor Nikel Ditargetkan Tembus USD45 Miliar pada 2026

15 Oktober 2026
Jenderal Maruli Simanjuntak Dilantik Jadi Wakil Panglima TNI dan Kepala BNPP

Jenderal Maruli Simanjuntak Dilantik Jadi Wakil Panglima TNI dan Kepala BNPP

15 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .