• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Minggu, 18 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Kualitas SDM Jadi Kunci, BPDP Dukung Pekebun Sawit Rokan Hilir Lebih Profesional

1 September 2026
in Ekonomi
0
Kualitas SDM Jadi Kunci, BPDP Dukung Pekebun Sawit Rokan Hilir Lebih Profesional
Share on FacebookShare on Twitter

PEKANBARU — Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian (Ditjenbun), dan PT Sumberdaya Indonesia Berjaya (SIB) mengelar Pelatihan Budi Daya Kelapa Sawit Angkatan XI Program Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit yang diikuti 31 pekebun Kabupaten Rokan Hilir di Pekanbaru, Senin (31/8/2026).

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau Supriadi mengatakan, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu kunci untuk mendorong produktivitas dan keberlanjutan perkebunan kelapa sawit rakyat di Riau. Pekebun tidak cukup hanya memiliki lahan, tetapi juga membutuhkan pengetahuan dan keterampilan untuk mengelolanya secara lebih efektif dan produktif.

Supriadi mengatakan tantangan perkebunan sawit ke depan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan lahan, tetapi juga kemampuan manusia dalam mengelola sumber daya tersebut. Menurut dia, lahan yang sama dapat memberikan hasil berbeda apabila dikelola dengan pengetahuan, keterampilan dan manajemen yang berbeda. Karena itu, peningkatan kapasitas pekebun harus menjadi bagian penting dalam pengembangan perkebunan rakyat.

“Di sini Bapak Ibu hadir semua dalam rangka memastikan bahwa kebutuhan bisa kita penuhi melalui peningkatan produktivitas,” kata Supriadi.

Dia menilai peningkatan produktivitas tidak dapat dilakukan hanya dengan mengandalkan kondisi alam. Pekebun perlu memahami berbagai aspek budidaya, mulai dari pemilihan bahan tanaman, pemupukan, pemeliharaan, pengendalian gulma dan hama hingga manajemen panen.

“Yang diwajibkan kepada kita itu adalah ikhtiar bagaimana insyaallah produksi meningkat melalui peningkatan dan perbaikan budidaya,” ujarnya.

 Supriadi mendorong agar pelatihan tersebut menjadi momentum bagi pekebun untuk meningkatkan kapasitas dan mengubah pola pengelolaan kebun menjadi lebih profesional.

Menurut dia, pekebun harus mampu melihat kebun bukan sekadar sebagai tempat menanam sawit, melainkan sebagai unit usaha yang membutuhkan perencanaan, perawatan dan pengelolaan secara berkelanjutan.

Dengan pengelolaan yang baik, lahan yang relatif terbatas tetap dapat memberikan pendapatan yang signifikan bagi keluarga pekebun.

Dia bahkan mencontohkan kebun dengan luasan sekitar lima hektare yang dikelola secara optimal.

“Kalau lima hektare Bapak Ibu punya dan dikelola baik, yakinlah gaji dan tunjangan kadis itu tidak ada apa-apanya,” katanya.

Karena itu, Supriadi meminta peserta tidak menjadikan pelatihan sebagai kegiatan formalitas. Pengetahuan yang diperoleh harus diterapkan di lapangan dan dibagikan kepada pekebun lainnya.

“Yang hadir hari ini harus menjadi pionir. Ilmu yang didapat jangan berhenti di sini,” ujarnya.

SDM Jadi Penggerak Program

Menurut Supriadi, peningkatan kualitas SDM juga penting agar berbagai program pemerintah di sektor perkebunan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

Dia menyebut sejumlah program seperti Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), bantuan sarana dan prasarana, pengembangan SDM hingga beasiswa perlu dipahami dan dimanfaatkan oleh pekebun.

Dalam konteks tersebut, penyuluh memiliki posisi strategis sebagai penghubung antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Kita bekerja di tempat dan lokasi yang sama, orang yang sama. Tolong masukkan juga seluruh program perkebunan yang selama ini belum sampai ke masyarakat,” katanya.

Supriadi berharap para peserta dapat menjadi sumber pengetahuan baru di wilayah masing-masing. Bahkan peserta yang belum memiliki kebun tetap diminta menyebarluaskan ilmu yang diperoleh kepada masyarakat.

“Yang tak punya kebun silakan karena ini menjadi amanah bagi yang hadir hari ini untuk menyampaikan ilmunya yang didapat hari ini,” ujarnya.

Supriadi menegaskan keberhasilan program pengembangan SDM tidak diukur dari jumlah peserta yang mengikuti pelatihan, tetapi dari perubahan yang terjadi setelah peserta kembali ke kebun.

Karena itu, peserta diminta serius mengikuti seluruh materi dan mempraktikkan pengetahuan yang diperoleh.

“Jangan hanya hadir, kemudian pulang. Ilmu yang didapat harus dibawa ke kebun dan diterapkan,” ujarnya.

Menurut dia, peningkatan kualitas SDM pada akhirnya akan berpengaruh terhadap produktivitas, efisiensi biaya dan pendapatan pekebun. Semakin baik kemampuan pekebun mengelola kebun, semakin besar peluang untuk mengoptimalkan produksi dari lahan yang tersedia.

Di tengah keterbatasan ruang untuk ekspansi perkebunan, pendekatan tersebut menjadi semakin relevan. Produktivitas harus ditingkatkan melalui manusia yang memiliki pengetahuan dan keterampilan memadai.

Supriadi juga mengingatkan pekebun agar mempertahankan aset lahan yang dimiliki.

“Jangan jual lagi lahan yang Bapak Ibu miliki sekarang,” katanya.

Menurut dia, lahan sawit harus dipandang sebagai aset ekonomi jangka panjang. Dengan SDM yang semakin berkualitas dan pengelolaan kebun yang semakin baik, lahan yang dimiliki dapat memberikan manfaat ekonomi lebih besar bagi keluarga.

Melalui pelatihan tersebut, pemerintah berharap lahir pekebun yang tidak hanya memahami teknik budidaya, tetapi juga mampu mengelola perkebunan secara lebih profesional, mandiri dan berkelanjutan.

Pada akhirnya, kualitas SDM menjadi fondasi penting untuk meningkatkan produktivitas sawit rakyat. Bukan sekadar bagaimana menambah luas kebun, tetapi bagaimana membuat setiap hektare lahan mampu menghasilkan nilai ekonomi yang lebih tinggi melalui pengelolaan yang semakin baik.

Tags: #ekonomi
Previous Post

Atasi Lahan Terbatas, BPDP, Ditjenbun dan PT SIB Gelar Pelatihan Sawit Pekebun Rokan Hilir

Next Post

Atasi Berbagai Tantangan, BPDP, Ditjenbun dan PT SIB Gelar Pelatihan Budidaya Sawit Pekebun Rokan Hilir

Next Post
Atasi Berbagai Tantangan, BPDP, Ditjenbun dan PT SIB Gelar Pelatihan Budidaya Sawit Pekebun Rokan Hilir

Atasi Berbagai Tantangan, BPDP, Ditjenbun dan PT SIB Gelar Pelatihan Budidaya Sawit Pekebun Rokan Hilir

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Menteri ESDM Tegaskan Izin PT GAG Terbit Sebelum Saya Jadi Menteri

Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman 16-18 Hari

17 Oktober 2026
Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

17 Oktober 2026
Ekonom UGM: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen Tahun Ini Sulit Tercapai

Krisis Lapangan Kerja, Guru Besar UGM Dorong Penguatan Ekonomi Daerah dan Industri Padat Karya

17 Oktober 2026
Mensos Sebut Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Capai 27,3 Juta KPM

Mensos Tegaskan Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

17 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .