• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Minggu, 18 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Kirim Perdana 40 Ton Karkas Ayam Layer Afkir ke Makassar, Perkuat Posisi Tawar Peternak

2 September 2026
in Ekonomi, Uncategorized
0
Kirim Perdana 40 Ton Karkas Ayam Layer Afkir ke Makassar, Perkuat Posisi Tawar Peternak
Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id,Jakarta — Sebanyak 40 ton karkas ayam layer afkir dari Jawa Timur mulai didistribusikan ke Makassar, Sulawesi Selatan. Pengiriman perdana ini menjadi langkah awal untuk membangun pola distribusi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan, sekaligus membuka jalur pemasaran yang lebih luas bagi peternak ayam petelur.

Distribusi tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah, ID FOOD, dan koperasi peternak. Sejumlah koperasi yang terlibat antara lain Koperasi PPN Blitar, Koperasi KARTINI, Koperasi Putra Blitar, Koperasi PPRN (Perhimpunan Peternak Rakyat Nusantara), dan Koperasi Berkah Telur.

Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan, Makmun, mengatakan distribusi perdana tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi pola distribusi reguler. Menurutnya, kerja sama antarkoperasi penting untuk memperkuat posisi tawar peternak sekaligus menciptakan tata niaga yang lebih sehat.

“Pelepasan 40 ton ini merupakan langkah awal. Ke depan akan menjadi reguler. Kerja sama antarkoperasi diperlukan agar harga tidak dikendalikan oleh tengkulak. Posisi tawar dari peternak harus diperkuat,” ujar Makmun.

Makmun menambahkan, penguatan kolaborasi di tingkat koperasi menjadi salah satu kunci agar potensi produksi peternak dapat dikonsolidasikan dan terhubung dengan pasar yang lebih luas.

Sementara itu, Direktur Komersial ID FOOD, Dwi Sutoro, menegaskan komitmen ID FOOD untuk membangun ekosistem peternakan yang melibatkan koperasi dan peternak sebagai bagian penting dari rantai pasok.

“ID FOOD ingin membangun ekosistem. Koperasi ada dan diperlukan untuk memfasilitasi keinginan anggota,” kata Dwi.

Melalui kolaborasi tersebut, koperasi didorong untuk tidak hanya menjadi wadah organisasi peternak, tetapi juga berperan dalam mengonsolidasikan kebutuhan anggota, termasuk penyerapan ayam petelur afkir dan menghubungkannya dengan pasar di wilayah lain.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar, Heri Widyatmoko, mengapresiasi langkah penyerapan ayam petelur afkir tersebut. Menurutnya, akses pemasaran menjadi salah satu kebutuhan penting bagi peternak ketika ayam memasuki akhir masa produksi.

“Kami mengucapkan terima kasih atas penyerapan ayam petelur afkir ini. Terima kasih juga atas gerak cepat pemerintah pusat dalam memberikan solusi atas permasalahan ini,” ujar Heri.

Penyerapan ayam petelur afkir menjadi salah satu upaya untuk memberikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi peternak, khususnya ketika ayam memasuki masa akhir produksi dan membutuhkan saluran pemasaran yang mampu memberikan nilai ekonomi yang lebih baik.

Ketua Koperasi PPRN (Perhimpunan Peternak Rakyat Nusantara), Rofi, juga menyampaikan apresiasi kepada ID FOOD yang dinilai telah memberikan solusi melalui penyerapan ayam afkir petelur dengan harga di atas harga pasar.

“Terima kasih kepada ID FOOD karena dapat menjadi solusi terhadap permasalahan ini dengan menyerap ayam afkir petelur dengan harga di atas harga pasar,” ujar Rofi.

Rofi menambahkan, penguatan kerja sama antarkoperasi diperlukan untuk meningkatkan kapasitas dan posisi tawar peternak dalam tata niaga ayam afkir petelur.

“Kami membenarkan bahwa selama ini posisi tawar koperasi masih rendah dan masih diatur oleh tengkulak. Kerja sama antarkoperasi diperlukan. Chemistry yang sudah ada perlu dijaga,” tambahnya.

Distribusi perdana 40 ton karkas ayam layer ke Makassar menjadi langkah awal untuk menghubungkan sentra produksi di Jawa Timur dengan wilayah yang memiliki kebutuhan pasar. Pola ini diharapkan dapat berkembang menjadi distribusi reguler dengan melibatkan lebih banyak koperasi dan peternak.

Bagi pemerintah, penguatan jalur distribusi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun tata niaga peternakan yang lebih efisien, memperluas akses pasar, dan memastikan hasil usaha peternak memiliki saluran pemasaran yang jelas.

Ke depan, kolaborasi antara pemerintah, ID FOOD, koperasi, dan peternak diharapkan tidak berhenti pada pengiriman perdana. Yang dibangun adalah ekosistem: peternak menghasilkan, koperasi mengonsolidasikan, pasar menyerap, dan produk bergerak dari sentra produksi ke wilayah yang membutuhkan.

Dengan pola tersebut, ayam layer afkir tidak berhenti sebagai persoalan di tingkat kandang, tetapi dapat menjadi bagian dari rantai ekonomi yang memberikan nilai tambah sekaligus memperkuat keberlanjutan usaha peternak rakyat.

Previous Post

Indonesia – Australia Siap Berkolaborasi Kembangkan Budidaya Perikanan Tematik di Pedesaan

Next Post

Komisi II DPR Pastikan RUU Pemilu Serap Aspirasi Publik dan Parpol Non-Parlemen

Next Post
Pembahasan RUU Pemilu Momentum Bangun Integritas Pemilu

Komisi II DPR Pastikan RUU Pemilu Serap Aspirasi Publik dan Parpol Non-Parlemen

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Menteri ESDM Tegaskan Izin PT GAG Terbit Sebelum Saya Jadi Menteri

Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman 16-18 Hari

17 Oktober 2026
Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

17 Oktober 2026
Ekonom UGM: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen Tahun Ini Sulit Tercapai

Krisis Lapangan Kerja, Guru Besar UGM Dorong Penguatan Ekonomi Daerah dan Industri Padat Karya

17 Oktober 2026
Mensos Sebut Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Capai 27,3 Juta KPM

Mensos Tegaskan Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

17 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .