• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Minggu, 18 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Kementan Apresiasi GOPAN, Dorong Peternak Rakyat Jadi Bagian Kuat Ekosistem Perunggasan

17 September 2026
in Ekonomi, Uncategorized
0
Kementan Apresiasi GOPAN, Dorong Peternak Rakyat Jadi Bagian Kuat Ekosistem Perunggasan
Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id,Jakarta — Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong penguatan ekosistem perunggasan nasional dengan menempatkan peternak rakyat sebagai bagian penting dalam rantai produksi hingga pasar. Pemerintah juga melihat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai peluang untuk memperkuat keterhubungan antara produksi peternak, industri, dan kebutuhan pangan masyarakat.

Pesan tersebut mengemuka dalam GOPAN Forum 2026 yang digelar di ICE BSD City, Tangerang Selatan, Rabu (16/9/2026). Forum bertema “Breaking the Cycle” ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan ILDEX 2026, yang sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ke-190.

GOPAN Forum 2026 dibuka oleh Ketua Umum Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (GOPAN) yang juga Anggota Komisi IV DPR RI, Herry Dermawan, dan menghadirkan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan Agung Suganda serta Direktur Komersial Bisnis PT Berdikari Agus Wahyudi sebagai narasumber.

Rangkaian tersebut menjadi ruang pertemuan pemerintah, peternak, dunia usaha, BUMN, asosiasi, dan pemangku kepentingan perunggasan untuk membahas tantangan sekaligus peluang penguatan industri ayam nasional. Momentum ini sekaligus memperkuat pesan Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ke-190 bahwa pembangunan peternakan tidak hanya berbicara mengenai produksi, tetapi juga keberlanjutan usaha peternak, penguatan industri, dan pemenuhan kebutuhan protein hewani masyarakat.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan Agung Suganda mengatakan bahwa peluang pengembangan industri perunggasan nasional masih terbuka. Tantangannya adalah bagaimana produksi yang ada dapat semakin terhubung dengan kebutuhan pasar sehingga tercipta keseimbangan antara suplai dan permintaan.

“Peluang kita untuk industri petugasan nasional masih sangat terbuka. Kebutuhan per kapita kita juga masih bisa terus kita tingkatkan, tinggal bagaimana kita mensinergikan antara produksi dengan kebutuhan, antara suplai dengan demand, keseimbangan nilai yang memang harus terus kita dorong bersama,” ujar Agung.

Menurut Agung, keterhubungan antara produksi dan pasar menjadi semakin penting seiring berkembangnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah tengah memfinalisasi kebijakan untuk mengoptimalkan penyerapan produk peternakan sehingga kebutuhan program dapat terhubung dengan peternak di sekitar lokasi dapur.

“Saat ini surat edaran terkait dengan optimalisasi penyerapan produk peternakan sedang difinalkan. Intinya adalah program MBG ini harus menyerap dari para peternak yang ada di sekitar dapur baik untuk unggas maupun juga produk susu,” katanya.

Agung menjelaskan, keterhubungan tersebut juga perlu didukung oleh infrastruktur dan tata kelola rantai pasok. Salah satunya melalui Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) yang dapat menjadi bagian dari jalur penyaluran produk unggas untuk kebutuhan MBG.

“RPHU inilah yang diharapkan bisa mensuplai karkas ayamnya untuk program MBG, salah satunya,” ujar Agung.

Menurut dia, peluang tersebut perlu dimanfaatkan untuk membangun pola produksi yang semakin terhubung dengan kebutuhan pasar. Dengan demikian, peternak tidak hanya didorong untuk meningkatkan produksi, tetapi juga memiliki akses yang lebih kuat dalam ekosistem usaha.

Agung menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya menjaga keseimbangan kepentingan dalam ekosistem perunggasan. Kebijakan yang ditempuh, kata dia, diarahkan untuk memberikan manfaat bagi petani dan peternak.

“Sesuai arahan Bapak Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, pada prinsipnya pemerintah ini sedang berupaya untuk menjaga keseimbangan semuanya dan apa pun kebijakan yang dilakukan tentu bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani, kesejahteraan peternak,” kata Agung.

Agung menegaskan bahwa Kementan terus berupaya memperkuat posisi peternak mandiri agar tidak hanya menjadi bagian dari produksi, tetapi juga memiliki peran kuat sebagai pelaku usaha perunggasan.

“Percayalah pemerintah di bawah pengawasan Pak Ketua GOPAN ini, kita berjuang maksimal untuk terus mengangkat kesejahteraan para peternak kita. Khususnya para peternak mandiri, agar para peternak mandiri bisa menjadi tuan rumah, bisa menjadi pelaku usaha perunggasan, dan bisa menikmati usaha perunggasan kita dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Direktur Komersial Bisnis PT Berdikari, Agus Wahyudi, mengatakan pengembangan infrastruktur dan penguatan peternak rakyat perlu berjalan bersama.

“Dua-duanya penting; tidak ada yang lebih penting,” kata Agus.

Menurut Agus, peningkatan produksi saja belum cukup untuk menjamin keberlanjutan usaha peternak. Peternak juga perlu memiliki kemampuan untuk memahami usahanya, mengelola risiko, dan menentukan langkah pengembangan.

“Bertumbuh bukan sekedar menghasilkan lebih banyak tapi tentang peternak yang semakin mampu memahami usahanya mengelola resikonya dan menentukan langkahnya untuk masa depan,” ujar Agus.

Forum tersebut memperlihatkan bahwa penguatan perunggasan membutuhkan kerja sama antara pemerintah, dunia usaha, BUMN, koperasi, asosiasi, dan peternak. Masing-masing memiliki peran dalam membangun rantai pasok yang semakin terhubung dari produksi, distribusi, pengolahan hingga pasar.

Melalui rangkaian ILDEX 2026 dan Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ke-190, pemerintah terus mendorong kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar peternak rakyat semakin kuat, industri semakin tangguh, dan penyediaan protein hewani bagi masyarakat semakin berkelanjutan.

Previous Post

Pemerintah Kejar Produksi E20 Dalam 2 Tahun, Tebu Jadi Sumber Etanol

Next Post

Kementan Dorong Perluasan Pasar Peternakan melalui ILDEX 2026

Next Post
Kementan Dorong Perluasan Pasar Peternakan melalui ILDEX 2026

Kementan Dorong Perluasan Pasar Peternakan melalui ILDEX 2026

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Menteri ESDM Tegaskan Izin PT GAG Terbit Sebelum Saya Jadi Menteri

Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman 16-18 Hari

17 Oktober 2026
Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

17 Oktober 2026
Ekonom UGM: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen Tahun Ini Sulit Tercapai

Krisis Lapangan Kerja, Guru Besar UGM Dorong Penguatan Ekonomi Daerah dan Industri Padat Karya

17 Oktober 2026
Mensos Sebut Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Capai 27,3 Juta KPM

Mensos Tegaskan Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

17 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .