• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Headline

Kasus Influenza A Naik, Puan Imbau Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan

18 September 2026
in Headline, Nusantara
0
Puan: Membangun Indonesia Butuh Kerjasama Pemerintah Pusat dan Daerah

Ketua DPR RI Puan Maharani/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Jakarta-Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti peningkatan virus Influenza A di Indonesia yang tercatat meningkat pada awal September 2026, meski Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan statusnya masih berada di tingkat rendah dan terkendali. Ia pun mengimbau masyarakat untuk menerapkan kembali protokol kesehatan (Prokes).

“Pemerintah perlu memberikan penjelasan komprehensif mengenai laporan peningkatan kasus Influenza A di Indonesia. Apalagi dilaporkan terjadi kepadatan IGD rumah sakit di sejumlah daerah akibat peningkatan kasus Influenza A ini,” kata Puan dalam keterangan persnya, Kamis (17/9/2026).

Adapun Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengakui ada kenaikan kasus Influenza A beberapa waktu terakhir. Namun ia memastikan situasi masih terkendali dan menyebut kenaikan Influenza terjadi secara musiman.

Dalam sepekan terakhir, banyak warga di media sosial mengeluhkan anaknya demam tinggi hingga membuat instalasi gawat darurat (IGD) penuh dan kesulitan memperoleh layanan perawatan anak. Hal ini seperti terjadi di Bandung dan Surabaya.

Meski demikian, data surveilans sentinel Influenza-Like Illness (ILI) dan Severe Acute Respiratory Infection (SARI) Kemenkes menunjukkan aktivitas influenza secara nasional pada minggu ke-34 atau periode hingga 5 September 2026 berada pada level rendah.

Terkait hal ini, Puan mendorong Pemerintah untuk meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada warga mengenai penyebaran virus Influenza A demi mencegah keresahan di tengah masyarakat.

“Masyarakat membutuhkan informasi yang dapat dipercaya mengenai tingkat penyebaran, kelompok yang perlu mendapat perhatian, serta langkah yang harus dilakukan apabila anggota keluarga mengalami gejala,” tuturnya.

Lebih lanjut, Puan mendorong dilakukannya penguatan infrastruktur kesehatan. Khususnya di wilayah-wilayah yang terdeteksi terjadi penyebaran Influenza A cukup tinggi. “Pemerintah harus hadir dengan informasi yang jelas, perlindungan yang mudah dijangkau, dan jaminan bahwa pertolongan tersedia ketika dibutuhkan. Termasuk ketersediaan layanan di IGD,” jelas Puan.

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI ini pun menyoroti laporan Kemenkes yang menyebut anak usia dini menjadi yang paling rentan terdampak pada kenaikan Influenza A kali ini. Menurut Puan, layanan perawatan kesehatan anak di rumah sakit perlu mendapat perhatian lebih mengenai penyebaran Influenza A.

“Meskipun seperti yang disampaikan Kemenkes bahwa kenaikan kasus Influenza A merupakan hal wajar karena bersifat musiman, namun Pemerintah perlu memastikan kesiapan fasilitas kesehatan dalam menghadapi peningkatan kasus,” jelasnya.

Puan lantas mendorong Kemenkes mengambil kepemimpinan dalam memastikan masyarakat menerima satu informasi resmi yang konsisten.

“Pemerintah pusat dan daerah perlu menyampaikan perkembangan keadaan secara terbuka agar keluarga tidak bergantung pada kabar yang belum terverifikasi atau mengambil tindakan pengobatan yang tidak tepat,” ungkap Puan.

“Perlindungan juga harus dapat dijangkau seluruh keluarga tanpa dibedakan oleh kemampuan ekonomi. Anak dari keluarga kurang mampu harus memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pemeriksaan dan perawatan,” sambungnya.

Puan juga mewanti-wanti agar Pemerintah menyiapkan obat serta kebutuhan kesehatan dalam menghadapi kenaikan kasus Influenza A. “Pemerintah juga harus bisa memastikan peningkatan kasus dapat ditangani sebelum menimbulkan tekanan yang lebih besar terhadap masyarakat dan fasilitas kesehatan,” ujar Puan.

Puan pun menekankan agar respons Pemerintah dalam menghadapi kenaikan kasus Influenza harus berorientasi pada keselamatan, ketenangan, dan kemudahan akses masyarakat. “Penanganan harus membuat masyarakat mengetahui ke mana harus mencari pertolongan di saat-saat genting,” tambah mantan Menko PMK tersebut.

Sebagai informasi, virus Influenza A memang diketahui gampang menular dan gejalanya sering kali lebih berat dibanding flu biasa, seperti demam tinggi yang susah turun, batuk kering, lemas, sampai nyeri badan.

Namun demikian, Menkes mengatakan kenaikan angka influenza saat ini bukanlah jenis atau strain virus yang berbahaya. Untuk menghindari penyebaran virus, Puan mendorong masyarakat untuk kembali disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Belajar dari pandemi Covid-19 lalu, penerapan prokes dapat membantu mengurangi penyebaran virus. Gunakan masker saat di luar rumah, rajin mencuci tangan, dan konsumsi makanan bergizi,” ujar Puan.

Bagi masyarakat yang sedang sakit, Puan mengimbau untuk mengurangi aktivitas dan segera memeriksakan diri ke dokter atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat jika kondisi sakit semakin berat.

“Untuk kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil agar menjaga daya tahan tubuh dan beristirahat cukup guna mencegah komplikasi,” kata dia.

Tags: #Influenza A#Kementerian Kesehatan#Ketua DPR#Masyarakat#protokol kesehatan#Puan Maharani
Previous Post

KKP Perkuat Ekosistem Usaha Pengolahan Ikan Skala Mikro Kecil lewat Akses Pembiayaan Komunal

Next Post

44.000 Anak Keluarga Miskin Dapat Akses Pendidikan Gratis Sekolah Rakyat

Next Post
44.000 Anak Keluarga Miskin Dapat Akses Pendidikan Gratis Sekolah Rakyat

44.000 Anak Keluarga Miskin Dapat Akses Pendidikan Gratis Sekolah Rakyat

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026
Uji Coba Penyaluran Bansos di Kopdes Merah Putih, Mensos Pastikan Tanpa Potongan

Uji Coba Penyaluran Bansos di Kopdes Merah Putih, Mensos Pastikan Tanpa Potongan

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .