• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

KKP – UNDP Dorong Peningkatan Produksi dan Hilirisasi Rumput Laut Gracilaria di Sidoarjo

25 September 2026
in Ekonomi, Uncategorized
0
KKP – UNDP Dorong Peningkatan Produksi dan Hilirisasi Rumput Laut Gracilaria di Sidoarjo
Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id,Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama UNDP Indonesia berkolaborasi meningkatkan produktivitas budi daya rumput laut Gracilaria di Sidoarjo, Jawa Timur, dengan melakukan rehabilitasi tambak, penyediaan bibit unggul, penguatan sarana produksi dan pascapanen, hingga mendorong investasi di bidang pengolahan.

Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya KKP, Tb Haeru Rahayu (Tebe) menerangkan, pengembangan budi daya Gracilaria memiliki prospek besar karena permintaan rumput laut di pasar global pada 2029 juga diproyeksikan mencapai 40–43 juta ton. Indonesia sendiri saat ini tercatat sebagai produsen rumput laut terbesar kedua dunia, dengan volume produksi pada 2024 mencapai 9,8 juta ton. Dari jumlah tersebut, Gracilaria menyumbang sekitar 16,5 persen produksi di 15 provinsi produsen utama.

Tebe merinci, produksi Gracilaria di Jawa Timur tercatat sebanyak 31.947 ton yang dihasilkan melalui sistem polikultur bersama ikan bandeng. “Potensinya tidak berhenti pada produksi. Hulu harus diperkuat, kemudian hilirisasinya juga perlu terus didorong agar muncul investasi dan industri pengolahan yang bisa memberikan nilai tambah lebih besar,” ujar Tebe dalam siaran resmi di Jakarta, Rabu (23/9/2026).

KKP telah memberikan sejumlah dukungan untuk memperkuat usaha pembudidaya, antara lain dua unit ekskavator untuk mendukung perbaikan tambak, bibit Gracilaria unggul, benih bandeng, serta dukungan pembiayaan. Selanjutnya, penguatan diarahkan agar produksi di tingkat pembudidaya semakin terhubung dengan industri pengolahan.

Tebe menambahkan, dua UPT Ditjen Perikanan Budi Daya di Pulau Jawa yakni BPBAP Situbondo dan BBPBAP Jepara pun akan diarahkan untuk mengembangkan teknologi pembibitan Gracilaria berbasis spora, sehingga penyediaan bibit semakin dekat dengan sentra-sentra produksi rumput laut di Pulau Jawa. Selama ini, teknologi pembibitan berbasis spora telah berjalan di Balai Perikanan Budi Daya Air Payau Takalar, yang juga milik KKP.

“Tahun ini telah dikirimkan sekitar 2 ton bibit Gracilaria hasil teknologi spora ke Sidoarjo. Harapannya bibit ini dapat terus dikembangkan dan diperbanyak sehingga pembudidaya memiliki sumber bibit berkualitas,” tambah Kepala Balai Perikanan Budi Daya Air Payau Takalar, Boyun Handoyo.

Resident Representative UNDP Indonesia, Sara Ferrer Olivella menilai perbaikan pengelolaan bibit, proses panen, dan pengolahan menjadi bagian penting untuk meningkatkan nilai yang diterima pembudidaya. Keterlibatan sektor swasta, investor, dan industri juga diperlukan untuk mendukung koperasi melakukan diversifikasi produk, memperkuat pengolahan, serta memperluas akses produk rumput laut Indonesia ke pasar global.

“Indonesia merupakan produsen rumput laut terbesar kedua di dunia, dan Sidoarjo relevan dalam potensi besar tersebut. Selanjutnya, hilirisasi perlu diperkuat agar rumput laut dapat menghasilkan lebih banyak produk dan nilai tambah di dalam negeri,” kata Sara.

Previous Post

Pengamanan 1.048 Ton Udang Impor di Jatim untuk Lindungi Pembudidaya Lokal

Next Post

Kerja Sama dengan Tiongkok, KKP Dorong Produksi Perikanan Tangkap Dalam Negeri

Next Post
Kerja Sama dengan Tiongkok, KKP Dorong Produksi Perikanan Tangkap Dalam Negeri

Kerja Sama dengan Tiongkok, KKP Dorong Produksi Perikanan Tangkap Dalam Negeri

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .