• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Wamenkeu Juda: Defisit APBN 2027 Dijaga 2,4 Persen dari PDB

2 Oktober 2026
in Ekonomi, Headline
0
BBM Subsidi Tak Naik, Wamenkeu Pastikan Fiskal Tetap Terkendali

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung /ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Bogor – Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung mengungkapkan arah kebijakan dan prioritas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 akan diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang ekspansif sekaligus tetap terukur.

Mengusung tema “Tumbuh Lebih Tinggi, Sejahtera Lebih Cepat”, APBN 2027 akan ditempatkan sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi dengan tiga fungsi utama, yakni menumbuhkan perekonomian, melindungi masyarakat, dan mendukung transformasi ekonomi.

“APBN 2027 mengusung tema ‘Tumbuh Lebih Tinggi, Sejahtera Lebih Cepat’. Ini akan didorong oleh APBN 2027 sebagai salah satu sumber pertumbuhan, dengan tujuan supaya APBN 2027 bisa menumbuhkan (to grow), APBN bisa melindungi masyarakat yang kurang beruntung (to protect), dan APBN bisa melakukan transformasi ekonomi kita (to transform), tentu dalam koridor fiskal yang prudent,” kata Wamenkeu Juda di Bogor, Kamis (01/10).

Menurutnya, fungsi to grow diwujudkan melalui kebijakan APBN yang mendorong aktivitas ekonomi dan investasi, sekaligus mendukung agenda pembangunan prioritas pemerintah dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Sementara itu, fungsi to protect diarahkan untuk memastikan APBN hadir untuk melindungi masyarakat, menjaga daya beli dan kesejahteraan, serta mendorong pemberdayaan ekonomi.

Sedangkan fungsi to transform akan dilakukan dengan memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi jangka panjang melalui investasi, pengembangan hilirisasi, dan industrialisasi.

Untuk mendukung tiga fungsi tersebut, Wamenkeu mengungkapkan bahwa pemerintah menyiapkan strategi penerimaan negara yang berkelanjutan.

Dari sisi perpajakan, Direktorat Jenderal Pajak akan memperluas basis pajak dengan memanfaatkan data dan teknologi, optimalisasi Coretax serta Compliance Risk Management Integrated Risk Engine, meningkatkan pengawasan kepatuhan terhadap Wajib Pajak strategis dan berisiko tinggi, memperkuat penegakan hukum pajak, serta optimalisasi insentif pajak.

Dari sisi bea dan cukai, strategi penerimaan akan dilakukan melalui optimalisasi pencegahan dan pemberantasan perdagangan Barang Kena Cukai (BKC) ilegal, intensifikasi kebijakan tarif Cukai Hasil Tembakau (CHT) dan bea masuk komoditas tertentu, perluasan basis penerimaan bea keluar dan BKC, penguatan nilai pabean dan klasifikasi barang, memperkuat fasilitasi ekspor, hilirisasi, dan pertumbuhan wilayah, serta peningkatan layanan dan tata kelola.

Kemudian dari sisi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), Wamenkeu mengungkapkan akan mengoptimalkan penerimaan dari sektor sumber daya alam (SDA) melalui perbaikan tata kelola, penguatan Sistem Informasi Mineral dan Batubara (SIMBARA), serta peningkatan nilai tambah yang ramah lingkungan.

Kualitas layanan PNBP juga akan ditingkatkan melalui standardisasi, inovasi, digitalisasi, penyederhanaan layanan, serta memastikan peningkatan kepatuhan PNBP melalui penguatan pengawasan dan penegakan hukum.

“Ini yang diharapkan menjadi penguatan sumber-sumber penerimaan,” tandas Wamenkeu.

Di sisi pembiayaan, pemerintah akan menjaga defisit APBN 2027 pada level 2,4 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Strategi pembiayaan akan lebih mengutamakan optimalisasi sumber domestik untuk mengurangi kerentanan terhadap gejolak eksternal.

Kebijakan pembiayaan anggaran tahun 2027 akan diarahkan untuk mengendalikan defisit dan pembiayaan dalam batas aman dan sustainable dan pembiayaan utang sebagai langkah antisipatif dan active cash and debt management.

Selain itu, Pemerintah akan mengoptimalkan peran Danantara, Special Mission Vehicle, Badan Layanan Umum, dan Sovereign Wealth Fund, meningkatkan akses pembiayaan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), serta mengoptimalkan Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebagai buffer untuk mitigasi ketidakpastian.

“Strategi utamanya adalah tetap fokus dominannya di pembiayaan dari domestik yang relatif tidak rentan terhadap gejolak global. Surat Berharga Negara (SBN) kita sekarang ini mungkin hanya 13-14 persen yang dimiliki asing. Sementara, 10 tahun lalu SBN kita hampir 40 persen yang dimiliki asing. Ini tentu saja bisa mengurangi kerentaan di pasar uang dan pasar valas kita,” ungkap Wamenkeu Juda.

Tags: #2027#Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara#defisit#Juda Agung#Wakil Menteri Keuangan
Previous Post

Tiket The Final FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Dibuka, Termurah Rp250.000

Next Post

Dukung Konektivitas di Papua, Kementerian PU Bangun Infrastruktur Jalan dan Jembatan

Next Post
Dukung Konektivitas di Papua, Kementerian PU Bangun Infrastruktur Jalan dan Jembatan

Dukung Konektivitas di Papua, Kementerian PU Bangun Infrastruktur Jalan dan Jembatan

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Pacu Produksi Pani Gold Mine, EMAS Percepat Proyek Fasilitas CIL 2

Pacu Produksi Pani Gold Mine, EMAS Percepat Proyek Fasilitas CIL 2

16 Oktober 2026
Atasi Karhutla, Pemerintah Uji Coba Teknologi Pemadam Asal Brasil

Atasi Karhutla, Pemerintah Uji Coba Teknologi Pemadam Asal Brasil

16 Oktober 2026
Jaga Stabilisasi Pasokan dan Harga Beras, Perum Bulog Salurkan 1,3 Juta Ton Beras SPHP Hingga Akhir Tahun 2025

Inflasi Pangan Tembus 5,03 Persen, Peritel Proyeksikan Harga Terus Naik hingga 2027

16 Oktober 2026
Mentan Amran Perkuat Pengawasan Tata Niaga Ayam dan Telur dari Hulu ke Hilir

Mentan Amran Perkuat Pengawasan Tata Niaga Ayam dan Telur dari Hulu ke Hilir

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .