• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

KKP Buat Aturan Agar Alat Tangkap Ikan Tak Berakhir Jadi Sampah Laut

8 Oktober 2026
in Ekonomi, Uncategorized
0
KKP Buat Aturan Agar Alat Tangkap Ikan Tak Berakhir Jadi Sampah Laut
Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id,Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meluncurkan pedoman pengelolaan alat penangkapan ikan tertinggal, hilang, atau dibuang di laut dan alat penangkapan ikan habis masa pakai atau rusak, yang dikenal dengan istilah ALDFG/EOLFG (Abandoned, Lost or Otherwise Discarded Fishing Gear/End-of-Life Fishing Gear).

Langkah ini menunjukkan komitmen dan kepemimpinan Indonesia dalam tata kelola alat penangkapan ikan yang bertanggung jawab di tingkat global. Pedoman itu diatur dalam Keputusan Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Nomor 23 Tahun 2026 yang menjadi acuan pelaksanaan pengelolaan alat penangkapan ikan dari hulu hingga hilir.

“Alat penangkapan ikan yang tertinggal, hilang, atau dibuang di laut, serta yang sudah habis masa pakainya, bukan sekadar sampah. Jika dibiarkan, alat tangkap ini terus menangkap ikan tanpa kendali atau disebut ghost fishing yang dapat merusak habitat, membahayakan pelayaran, dan pada akhirnya merugikan nelayan itu sendiri,” ujar Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Lotharia Latif dalam siaran resmi di Jakarta, Kamis (8/10/2026).

Pengelolaan ALDFG/EOLFG merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kebijakan Ekonomi Biru KKP. Penerapannya melalui prinsip 3R, yaitu reduce, reuse dan recycle sehingga akan menumbuhkan ekonomi sirkular. “Alat tangkap tidak berakhir sebagai sampah di laut, tetapi terus berputar dalam rantai nilai dan memberi nilai tambah. Jika jaring bekas memiliki nilai, nelayan akan terdorong membawanya kembali ke darat,” tambah Latif.

Uji coba akan dilakukan di tiga pelabuhan perikanan, yaitu Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Bitung, PPS Cilacap, dan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan. Praktik lapangan juga diperkaya oleh ATSEA Program di Pelabuhan Perikanan Merauke serta Environmental Justice Foundation di Muncar, Pengambengan, dan komunitas nelayan di Gresik.

Di kesempatan yang sama, Country Director Agence Française de Développement(AFD) Sandrine Boucher mengapresiasi inisiasi KKP yang telah menerbitkan regulasi untuk mengelola ALDFG/EOLFG. Pihaknya berkomitmen akan terus mendukung program ekonomi biru di Indonesia.

“Saya sangat bangga dengan langkah ini untuk keberlanjutan ekosistem laut, selain itu saya juga berharap percontohan di Indonesia ini dapat ditiru oleh negara-negara lain untuk mengelola ALDFG/EOLFG,” ungkapnya.

Sebelumnya, di berbagai kesempatan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan partisipasi masyarakat dalam pengurangan sampah plastik di laut yang menjadi satu dari lima program ekonomi biru dapat berkontribusi pada pembangunan kelautan Indonesia dan menempatkan kesehatan laut sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Previous Post

Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi di Maluku Utara, Total Investasi Rp180 Triliun

Next Post

Kementan Dorong Pemda Sinjai Perkuat Surveilans dan Biosekuriti

Next Post
Kementan Dorong Pemda Sinjai Perkuat Surveilans dan Biosekuriti

Kementan Dorong Pemda Sinjai Perkuat Surveilans dan Biosekuriti

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026
Uji Coba Penyaluran Bansos di Kopdes Merah Putih, Mensos Pastikan Tanpa Potongan

Uji Coba Penyaluran Bansos di Kopdes Merah Putih, Mensos Pastikan Tanpa Potongan

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .