• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

KKP Bantu Pembudidaya Tata Keramba Jaring Apung Lobster di Lombok Tengah

9 Oktober 2026
in Ekonomi, Uncategorized
0
KKP Bantu Pembudidaya Tata Keramba Jaring Apung Lobster di Lombok Tengah
Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id,Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membantu penataan keramba jaring apung (KJA) budidaya lobster di perairan Teluk Awang, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, agar berada sesuai zonanya. Hasil survei melalui foto udara (drone) menunjukkan KJA pembesaran lobster di perairan tersebut tersebar tak teratur bahkan sebagian berada di area pelabuhan perikanan.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menjelaskan, pemanfaatan ruang laut yang tidak sesuai dengan zonasi peruntukan dapat mengganggu alur pelayaran dan fasilitas umum perairan. Di samping itu, setiap kegiatan menetap di ruang laut juga harus memiliki Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) sebagai legalitas.

“PKKPRL ini untuk memastikan setiap aktivitas di laut berjalan sesuai dengan rencana zonasi dan prinsip keberlanjutan, memberi kepastian hukum serta mencegah sengketa antar-pihak yang melakukan kegiatan menetap di laut,” ungkap Menteri Trenggono dalam siaran resmi di Jakarta, Jumat (9/10/2026).

Untuk mempercepat penataan tersebut, KKP sudah mengidentifikasi titik-titik keramba, sekaligus melakukan sosialisasi perizinan pemanfaatan ruang laut kepada para pembudidaya lobster di Lombok Tengah. Sebab KJA-KJA lobster di perairan Teluk Awang belum sepenuhnya memenuhi aspek legalitas perizinan yang berlaku alias tidak dilengkapi dengan dokumen PKKPRL.

“Edukasi pemanfaatan ruang laut perlu dilakukan kepada masyarakat sehingga melalui KJA yang tertata, kawasan budidaya lobster Teluk Awang akan menjadi destinasi wisata bahari berbasis lobster yang mendorong ekonomi masyarakat, mulai dari wisata edukasi budidaya, kunjungan ke kawasan keramba hingga kuliner lobster,” tambah Direktur Jenderal Penataan Ruang Laut Kartika Listriana.

Lebih jauh Kartika menjelaskan, penataan dan relokasi akan dilakukan secara bertahap melalui koordinasi teknis antara dinas kelautan dan perikanan, instansi terkait dan kelompok pembudidaya. Dari hasil musyawarah, tercatat 46 petak milik anggota kelompok pembudidaya yang akan ditata.

“Kami juga memfasilitasi penyusunan dokumen KKPRL hingga tahap pengajuannya. Tidak hanya itu, proses verifikasi hingga penerbitan izin pun akan terus dikawal bersama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lombok Tengah dan para penyuluh perikanan,” terang Kartika.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Barat Muslim menyambut baik penataan KJA lobster di perairan Teluk Awang. Dia juga mendorong para pembudidaya mematuhi ketentuan PKKPRL.

“Ini adalah langkah menurunkan angka kemiskinan dengan memberikan kesempatan bagi pelaku usaha dan nelayan kecil untuk mendapatkan izin dan legal sehingga dapat menjadi contoh bagi daerah lain bahwa KJA yang selama ini belum tertata dapat diatur dengan baik,” ungkap Muslim.

Previous Post

KKP dan Kemenkeu Perkuat Tata Kelola PNBP Perikanan Tangkap

Next Post

KKP Dorong Ikan Lele & Nila Hasil Budi Daya Tematik Diolah Jadi Produk Siap Masak

Next Post
KKP Dorong Ikan Lele & Nila Hasil Budi Daya Tematik Diolah Jadi Produk Siap Masak

KKP Dorong Ikan Lele & Nila Hasil Budi Daya Tematik Diolah Jadi Produk Siap Masak

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Mentan Amran Perkuat Pengawasan Tata Niaga Ayam dan Telur dari Hulu ke Hilir

Mentan Amran Perkuat Pengawasan Tata Niaga Ayam dan Telur dari Hulu ke Hilir

16 Oktober 2026
Prabowo: Polri Harus Makin Profesional dan Berbakti kepada Rakyat

Prabowo Lantik Letjen Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB

15 Oktober 2026
DPR Desak Pemerintah Evaluasi Program Hilirisasi Nikel

Ekspor Nikel Ditargetkan Tembus USD45 Miliar pada 2026

15 Oktober 2026
Jenderal Maruli Simanjuntak Dilantik Jadi Wakil Panglima TNI dan Kepala BNPP

Jenderal Maruli Simanjuntak Dilantik Jadi Wakil Panglima TNI dan Kepala BNPP

15 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .