• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Resmikan Pabrik HSG Material, Airlangga Komit Tarik Investasi Sektor Manufaktur

10 Oktober 2026
in Ekonomi, Headline
0
Resmikan Pabrik HSG Material, Airlangga Komit Tarik Investasi Sektor Manufaktur

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam rangkaian acara Seremoni Peresmian PT HSG Material Indonesia di Semarang/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Semarang-Pemerintah terus memperkuat pengembangan kawasan ekonomi khusus sebagai instrumen untuk menarik investasi, meningkatkan kapasitas industri manufaktur, menciptakan lapangan kerja, dan memperluas akses pasar ekspor. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal merupakan salah satu wujud pengembangan kawasan industri yang berangkat dari kerja sama bilateral.

“Pengembangan KEK Kendal dan masuknya investasi baru diharapkan terus memperkuat ekosistem industri Jawa Tengah melalui peningkatan kapasitas produksi, penciptaan lapangan kerja, diversifikasi kegiatan manufaktur, dan perluasan pasar,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam rangkaian acara Seremoni Peresmian PT HSG Material Indonesia di Kota Semarang, Sabtu (10/10).

Sebagai informasi, pengembangan Kawasan Industri Kendal (KIK) menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama ekonomi Indonesia dan Singapura.

Sejak diresmikan pada 14 November 2016 oleh kedua kepala pemerintahan dihadiri oleh Menko Airlangga, kawasan industri ini dikembangkan sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri yang didukung penyediaan infrastruktur, kemudahan investasi, serta pengembangan sumber daya manusia. Pengembangan kawasan tersebut terus membuka peluang bagi masuknya investasi baru dan perluasan kegiatan manufaktur di Jawa Tengah.

Seiring perkembangannya, KIK Kendal kemudian memperoleh status sebagai KEK Kendal melalui Peraturan Pemerintah Nomor 85 Tahun 2019 tentang Kawasan Ekonomi Khusus Kendal dan memperkuat posisi kawasan sebagai salah satu instrumen Pemerintah untuk menarik investasi, meningkatkan aktivitas industri, menciptakan lapangan kerja serta mendorong ekspor melalui dukungan fasilitas dan kemudahan sesuai ketentuan KEK.

KEK Kendal terus dikembangkan sebagai kawasan industri terpadu yang menjadi tujuan investasi berbagai sektor manufaktur. Dalam konteks tersebut, operasionalisasi pabrik PT HSG Material Indonesia yang diresmikan Menko Airlangga hari ini menjadi salah satu realisasi investasi yang diharapkan dapat menambah kapasitas produksi material konstruksi, menyerap tenaga kerja, dan membuka peluang perluasan pasar.

PT HSG Material Indonesia merealisasikan investasi senilai Rp710 miliar di KEK Kendal dengan perkiraan penyerapan hingga 400 tenaga kerja. Fasilitas produksinya mencakup tiang pancang pipa prefabrikasi, tiang pancang persegi prefabrikasi, dan beton pracetak.

Berdasarkan perencanaan awal perusahaan, fasilitas tersebut ditargetkan memiliki kapasitas penjualan tahunan sebesar 3 juta meter tiang pancang beton prefabrikasi dan 150 ribu meter persegi beton siap pakai. Kapasitas tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan ekspor serta mendukung kebutuhan pembangunan infrastruktur, kawasan industri, dan berbagai proyek konstruksi di Indonesia.

Kehadiran PT HSG Material Indonesia di KEK Kendal, yang merupakan bagian dari Fujian Hongsheng Material Technology, menjadi momentum baru atas semakin eratnya kemitraan strategis antara Indonesia dan Tiongkok.

Investasi ini juga sejalan dengan inisiatif Two Countries, Twin Parks (TCTP) yang merupakan kerja sama pengembangan kawasan industri kembar antara Indonesia dengan Tiongkok. Inisiatif tersebut diarahkan untuk mendorong realisasi proyek investasi, transfer teknologi, dan integrasi rantai pasok.

Melalui kolaborasi ini, pengembangan industri diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga memperkuat keterhubungan pelaku usaha dan rantai pasok antara kedua pihak.

Dari sisi pasar, fasilitas produksi material konstruksi di Indonesia berpotensi memenuhi kebutuhan domestik sekaligus menjangkau pasar regional, khususnya Asia Tenggara. Pasar material konstruksi di kawasan tersebut pada 2025 tercatat mencapai USD682 juta.

Dengan dukungan kapasitas produksi, akses pasar, dan konektivitas industri, pengembangan manufaktur di KEK Kendal berpeluang memperkuat daya saing produk Indonesia serta meningkatkan potensi perolehan devisa ekspor.

“Pemerintah terus mendorong iklim investasi yang kondusif agar komitmen investasi dapat diwujudkan menjadi kegiatan usaha produktif yang memperkuat struktur industri nasional dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” imbuh Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto.

 

Tags: #Airlangga Hartarto#investasi#Kawasan Ekonomi Khusus#Kendal#manufaktur#PT HSG Material Indonesia#Semarang
Previous Post

Permudah Peternak, Mentan Amran Bangun Tiga Pabrik Tepung Telur dan Daging

Next Post

Kemensos – BRIN Kerja Sama Hadirkan Inovasi untuk Sekolah Rakyat

Next Post
Kemensos – BRIN Kerja Sama Hadirkan Inovasi untuk Sekolah Rakyat

Kemensos - BRIN Kerja Sama Hadirkan Inovasi untuk Sekolah Rakyat

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026
Uji Coba Penyaluran Bansos di Kopdes Merah Putih, Mensos Pastikan Tanpa Potongan

Uji Coba Penyaluran Bansos di Kopdes Merah Putih, Mensos Pastikan Tanpa Potongan

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .