• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Minggu, 18 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Bahlil: Kilang Cilamaya Hasilkan 160 Ton LPG per Hari, Bantu Pasokan Warga Jabar dan Jakarta

18 Oktober 2026
in Ekonomi, Headline
0
Bahlil Ungkap Cadangan BBM RI Cuma 20 Hari

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Karawang-Gas yang mengalir dari perut bumi Karawang tak lagi sekadar lewat. Di Cilamaya, gas itu kini diolah menjadi sekitar 160 ton LPG setiap hari, cukup untuk memenuhi 10-15 persen kebutuhan LPG warga Jawa Barat dan DKI Jakarta.

Di tengah impor LPG yang masih mencapai 7-8 juta ton per tahun, kilang berskala kecil ini menjadi salah satu cara pemerintah memperkuat pasokan dari dalam negeri.

Kilang milik PT Energi Nusantara Perkasa (ENP) itu diresmikan Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia pada Kamis (15/10).

Kilang ini mengolah gas dari Pertamina Hulu dengan kapasitas pengolahan terpasang 40 MMSCFD dan menyerap 82 tenaga kerja.

“Kita berangkat dari hal kecil untuk mencapai hal besar. Kecil gak apa-apa, tapi kalau ada beberapa titik yang seperti ini dikumpulkan, besar juga,” ujar Bahlil.

Bahlil menjelaskan, sumber bahan baku LPG di Indonesia tidak tersebar merata. Karena itu, kilang skala kecil dan menengah di titik-titik sumber gas menjadi penting, dan pemerintah akan terus menggalakkan pembangunan kilang serupa.

Langkah ini berangkat dari tingginya ketergantungan pada impor. Konsumsi LPG nasional mencapai 8,5 juta ton per tahun, atau 11-12 juta ton jika ditambah kebutuhan industri petrokimia di Cilegon. Sementara itu, kapasitas produksi dalam negeri tidak lebih dari 1,8 juta ton per tahun.

Beban subsidinya pun besar. Saat harga minyak Indonesia (ICP) berada di kisaran 70 dolar AS per barel, subsidi LPG mencapai Rp87 triliun. Dengan ICP di kisaran 90-100 dolar AS per barel, angkanya mendekati Rp100 triliun.

Bahlil menilai ketidakpastian geopolitik dalam hampir tiga tahun terakhir mendorong banyak negara memperkuat energi dari dalam negeri, dan Indonesia harus mengoptimalkan seluruh potensinya. Tantangannya, gas bahan baku LNG yang dimiliki Indonesia sebagian besar berupa C1 dan C2, yang tidak cocok diolah menjadi LPG.

Untuk itu, Bahlil meminta Lemigas dan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi menyiapkan compressed natural gas (CNG) sebagai alternatif LPG. CNG memakai gas C1 dan C2 yang melimpah di dalam negeri, dengan harga disebut 30-40 persen lebih murah. Tabung CNG 12 kilogram sudah digunakan, sedangkan tabung 3 kilogram masih diuji.

“Kalau itu mampu kita adakan, maka impor kita yang 8 juta ton per tahun itu kita bisa selesaikan dengan kebutuhan yang ada dalam negeri kita,” kata Bahlil.

Bahlil juga meminta jajarannya mempercepat perizinan bagi pelaku usaha skala menengah. “Jangan hanya ngurus perusahaan yang besar-besar, yang menengah juga diurus,” tegasnya. Izin yang persyaratannya sudah lengkap diminta selesai paling lama dalam satu minggu.

Kehadiran Kilang LPG Cilamaya diharapkan memperkuat pasokan LPG domestik sekaligus membuktikan bahwa sumber gas berskala kecil pun dapat dioptimalkan untuk mendukung kemandirian energi nasional.

Tags: #Bahlil Lahadalia#Cilamaya#gas#Jawa Barat#Karawang#Kilang#LPG#PT Energi Nusantara Perkasa#Wamen ESDM
Previous Post

345 Calon Jemaah Gagal Berangkat, Menhaj Ingatkan Kesiapan Kesehatan Sejak Dini

Next Post

Program Cek Kesehatan Gratis Jangkau Lebih dari 100 Juta Penduduk

Next Post
Program Cek Kesehatan Gratis Mulai Berjalan 10 Februari

Program Cek Kesehatan Gratis Jangkau Lebih dari 100 Juta Penduduk

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Prabowo Ucapkan Selamat Tahun Baru Imlek, Semoga Membawa Kebahagiaan, Kesejahteraan dan Keberuntungan

Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang

18 Oktober 2026
Wamenaker Afriansyah Harap Alih Pengetahuan Whoosh ke SDM Lokal

Wamenaker Afriansyah Harap Alih Pengetahuan Whoosh ke SDM Lokal

18 Oktober 2026
Program Cek Kesehatan Gratis Mulai Berjalan 10 Februari

Program Cek Kesehatan Gratis Jangkau Lebih dari 100 Juta Penduduk

18 Oktober 2026
Bahlil Ungkap Cadangan BBM RI Cuma 20 Hari

Bahlil: Kilang Cilamaya Hasilkan 160 Ton LPG per Hari, Bantu Pasokan Warga Jabar dan Jakarta

18 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .