• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Sabtu, 17 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Jelang Natal, Dirut Bulog Cek Harga Pangan Di Beberapa pasar,Pastikan Harga di Bawah HET

15 Januari 2026
in Ekonomi, Uncategorized
0
Jelang Natal, Dirut Bulog Cek Harga Pangan Di Beberapa pasar,Pastikan Harga di Bawah HET
Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id,Jakarta – Menjelang perayaan Natal 2025, pada Rabu 23 Desember 2025 Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani bersama Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional I Gusti Ketut Astawa dan Deputi Bidang Koordinasi Tataniaga dan Distribusi Pangan Kemenko Pangan Tatang Yuliono serta Tim dari Satgas Pangan melakukan pengecekan harga sejumlah komoditi pangan di Pasar Rawamangun, Pasar Induk Beras Cipinang dan ritel modern di Cempaka Putih untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan pokok tetap terjaga.


Direktur Utama (Dirut) Perum BULOG beserta rombongan memulai pengecekan di Pasar Rawamangun, dilanjutkan ke asar Induk Beras Cipinang dan titik terakhir melakukan pengecekan di ritel modern Cempaka Putih. Saat pengecekan rombongan memantau langsung harga sejumlah komoditas pokok seperti beras, minyak goreng, telur ayam ras, dan kebutuhan pangan lainnya. Para pedagang diajak berdialog untuk mengetahui kondisi pasokan, tingkat penjualan, serta kendala yang dihadapi menjelang hari besar keagamaan.

“Monitoring ini kami lakukan untuk memastikan masyarakat mendapatkan pangan dengan harga yang wajar dan sesuai ketentuan pemerintah, terutama menjelang momentum besar seperti Natal. Di beberapa pasar tadi, khususnya untuk komoditas beras, kami melihat harga relatif stabil dan bahkan berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET),” ujar Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, di sela-sela kegiatan pengecekan.

Harga beras medium dan premium dijual di bawah HET yang ditetapkan pemerintah. Untuk beras medium, harga HET ditetapkan sebesar Rp13.500 per kilogram, sementara beras premium sebesar Rp14.900 per kilogram. Namun di lapangan, harga rata-rata beras medium ditemukan di bawah Rp13.000 per kilogram, sedangkan beras premium dijual di bawah Rp14.000 per kilogram.

Selain itu, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang disalurkan oleh Perum BULOG juga ditemukan telah dijual sesuai ketentuan Bapanas, yakni Rp12.500 per kilogram. Keberadaan beras SPHP di pasar dinilai sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan beras berkualitas dengan harga terjangkau, sekaligus menjadi instrumen penting dalam menekan potensi kenaikan harga.

Meski demikian, dalam kegiatan monitoring tersebut juga ditemukan sejumlah komoditas yang harganya sedikit melebihi HET. Salah satunya adalah minyak goreng rakyat Minyakita dan juga telur ayam ras yang dijual sedikit lebih tinggi dari HET.

Menanggapi kondisi tersebut, Direktur Utama Perum BULOG menegaskan pentingnya peran Satgas Pangan dalam melakukan tindak lanjut secara tegas dan terukur. Jika ditemukan adanya permainan harga di tingkat pengecer, maka sanksi harus diberikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Selanjutnya Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan , I Gusti Ketut Astawa mengatakan, secara produksi pasokan cabai sebenarnya melimpah. Namun, faktor cuaca hujan memengaruhi kelancaran panen dan distribusi ke pasar.

“Produksi cabai sangat banyak, tetapi kondisi hujan memang mengganggu. Kemarin Pak Mentan sudah mendorong hampir 40 ton cabai dari Bener Meriah, Aceh, ke Jakarta. Dampaknya sudah terlihat, harga cabai mulai turun,” ujar Ketut.

Melalui kegiatan monitoring ini, Perum BULOG bersama seluruh pemangku kepentingan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat. Upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan tidak hanya dilakukan melalui kebijakan di atas kertas, tetapi juga melalui pengawasan langsung di lapangan. Dengan sinergi yang kuat antarinstansi, pemerintah optimistis masyarakat dapat menyambut perayaan Natal 2025 dengan tenang, tanpa kekhawatiran terhadap lonjakan harga maupun kelangkaan bahan pangan pokok.

Previous Post

Nelayan Maluku Tenggara dan Papua Barat Dinobatkan sebagai Perempuan Inspiratif 2025

Next Post

Natal 2025, Puan Ajak Bangun Solidaritas Bangsa dan Perkuat Empati

Next Post
Puan: Membangun Indonesia Butuh Kerjasama Pemerintah Pusat dan Daerah

Natal 2025, Puan Ajak Bangun Solidaritas Bangsa dan Perkuat Empati

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Kementan dan Otorita IKN Perkuat Pencegahan Zoonosis, Lindungi Masyarakat dan Satwa

Kementan dan Otorita IKN Perkuat Pencegahan Zoonosis, Lindungi Masyarakat dan Satwa

17 Oktober 2026
KKP Buka Peluang Kemitraan Produksi Tilapia & Rumput Laut ke Peserta (IEBF) 2026

KKP Buka Peluang Kemitraan Produksi Tilapia & Rumput Laut ke Peserta (IEBF) 2026

17 Oktober 2026
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .