• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Alokasi B40 Tahun 2026 Capai 15.646 Juta KL Atau Naik 30 Ribu KL

26 Februari 2026
in Ekonomi, Uncategorized
0
Alokasi B40 Tahun 2026 Capai 15.646 Juta KL Atau Naik 30 Ribu KL
Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id,Jakarta — Sekretaris Jenderal Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI), Ernest Gunawan mengatakan, alokasi program mandatori biodiesel 40 persen atau B40 pada 2026 mencapai 15,646 juta kiloliter (KL), atau naik sekitar 30 ribu KL dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari total alokasi tersebut, sebesar 7,4 juta KL diperuntukkan bagi segmen Public Service Obligation (PSO) dan 8,1 juta KL untuk non-PSO.

“Mungkin kita semua sudah mengetahui dari statement dari Kementerian ESDM bahwasanya di tahun ini tetap stay di B40,” ujar Ernest dalam acara Buka Puasa dan Bincang Santai di Rusty Rabbit Cafe & Resto Karet Kuningan, Jakarta, Selatan, Rabu (25/2/2026).

Dia menambahkan, pada 2026 terdapat penambahan satu badan usaha bahan bakar minyak (BU BBM), yakni PT. Selago Makmur Plantation. Dengan tambahan tersebut, jumlah BU BBM yang terlibat dalam penyaluran biodiesel menjadi 33 perusahaan.

Untuk distribusi PSO dan non-PSO, terdapat dua badan usaha utama yakni Pertamina dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), sementara 32 badan usaha lainnya beroperasi di segmen non-PSO. Kemudian, titik serahnya juga bertambah menjadi 85 titik.

Ernest menyampaikan APROBI saat ini tengah melaksanakan uji jalan (road test) B50 yang dimulai sejak Desember 2025 dengan melibatkan berbagai jenis kendaraan.

“Melibatkan sembilan unit kendaraan, terdiri atas passenger car, commercial car, serta alat dan mesin pertanian (alsintan). Kereta api mungkin ke depannya juga akan melakukan uji road test,” tutur Ernest.

Di samping itu, APROBI turut berpartisipasi dalam penyediaan B100 untuk kebutuhan uji jalan tersebut. Dia mengakui biaya yang dikeluarkan tidak kecil karena pelaksanaannya bersifat non-komersial.

“Itu totalnya lumayan dan biaya yang dikeluarkan pun lumayan karena ini yang kalau non-komersial biasanya kita yang support dari APROBI ,” kata dia.

Sebagai pembanding, program mandatori B40 pada 2025 mencatat tingkat serapan distribusi domestik sebesar 95,67 persen. Dari total alokasi 15,616 juta KL, realisasi penyaluran hingga akhir Desember mencapai 14,94 juta KL.

Dari total realisasi tersebut, sekitar 6,9 juta KL disalurkan untuk PSO dan 8 juta KL untuk non-PSO. Sepanjang 2025 tidak ada ekspor biodiesel karena seluruh volume difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Penyaluran dilakukan melalui 80 titik serah, terdiri atas 30 titik serah ke Pertamina dan 50 titik serah ke badan usaha non-Pertamina.

Dari sisi dampak ekonomi, kata Ernest, implementasi B40 dinilai mampu menghemat devisa sekitar Rp133,3 triliun, meningkatkan nilai tambah CPO sebesar Rp20,9 triliun, serta menyerap sekitar 1,8 juta tenaga kerja.

“Selain itu, terjadi penurunan emisi gas rumah kaca sekitar 39,66 juta ton CO2 ekuivalen,” imbuh dia.

Direktur Eksekutif Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI), Sahat Sinaga mengatakan, produksi kita tahun ini kemungkinan besar turun/drop 5 hingga 6 persen dibandingkan dengan tahun lalu.

Menurut Sahat, ada dua penyebab utama penurunan produksi tersebut. Pertama, faktor iklim yang memengaruhi produktivitas tandan buah (TBS) segar di sejumlah sentra perkebunan.

Kedua, banyak lahan sawit yang masuk kawasan hutan dan kemudian diambil alih oleh pemerintah, sehingga tidak lagi bisa dikelola oleh petani.

“Nah kontinuitas produksinya terjamin enggak sesudah diambil? Siapa yang jamin? Karena petaninya nggak boleh ngerjakan. Nah sekarang siapa yang ngerjain? Kan perlu dicari,” kata Sahat.

Dia menilai proses transisi pengelolaan lahan tersebut perlu mendapat perhatian serius agar tidak menimbulkan kekosongan pengawasan di lapangan. Tanpa kepastian pengelolaan, keberlanjutan produksi dinilai berisiko terganggu.

“Dengan kondisi seperti ini, kemungkinan besar produksi kita akan drop. Yang terjadi apa? Pencurian yang banyak karena pemilik sudah dipalang, tidak boleh lagi ikut campur. Berarti pemerintah yang harus pegang. Terawasi enggak itu?” ujar dia.

Previous Post

KKP Dorong Kemandirian Desa Pesisir di Kupang

Next Post

KKP Mulai Lakukan Survei Pembangunan KNMP di Wilayah Indonesia Timur

Next Post
KKP Mulai Lakukan Survei Pembangunan KNMP di Wilayah Indonesia Timur

KKP Mulai Lakukan Survei Pembangunan KNMP di Wilayah Indonesia Timur

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .