• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Minggu, 18 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

KKP – Komisi IV DPR Pastikan Akses Pupuk Subsidi untuk Pembudi Daya Tradisional

26 Februari 2026
in Ekonomi, Uncategorized
0
KKP – Komisi IV DPR Pastikan Akses Pupuk Subsidi untuk Pembudi Daya Tradisional
Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Jakarta — Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersinergi dengan Komisi IV DPR RI serta PT Pupuk Indonesia memastikan program pupuk bersubsidi hadir untuk memperkuat perikanan budi daya, khususnya pembudi daya tradisional.

Di Kabupaten Gresik, salah satu sentra budidaya ikan bandeng terbesar di Indonesia, pupuk bukan sekadar input produksi, melainkan penggerak kehidupan. Dalam pola budidaya tradisional, pupuk dibutuhkan untuk menumbuhkan plankton sebagai pakan alami, yang menentukan keberhasilan panen.

Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya KKP, Tb Haeru Rahayu, mengungkapkan geliat budidaya ikan di Gresik terus menunjukkan tren positif. Jumlah pembudi daya meningkat dari 13.210 orang pada 2021 menjadi 32.505 orang pada 2025 (angka sangat sementara). Produksi bandeng Gresik pada 2025 tercatat sementara sebesar 112.590 ton, memberikan kontribusi besar terhadap total produksi bandeng Jawa Timur yang mencapai 203.338 ton.

“Bagi pembudi daya tradisional, pupuk adalah penopang utama. Tanpa pupuk, pertumbuhan ikan tidak optimal dan biaya produksi meningkat. Kami mendengar langsung rasa syukur mereka ketika program pupuk bersubsidi sektor perikanan hadir,” ujar Tebe dalam siaran resmi di Jakarta, Kamis (26/2/2026).

Pelaksanaan program ini mengacu pada Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 22 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi Sektor Perikanan, yang menjamin penyaluran tertib dan tepat sasaran. Untuk Tahun Anggaran 2026, alokasi pupuk bersubsidi sektor perikanan di Jawa Timur sebesar 66.571 ton, sementara Kabupaten Gresik dialokasikan menerima total 9.825 ton.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Panggah Susanto menyampaikan bahwa aspirasi Pemerintah Kabupaten Gresik telah dibahas dalam Panja Pupuk dan kini masuk dalam rekomendasi subsidi nasional. Dalam kunjungan reses Komisi IV DPR RI beberapa waktu lalu, ia menjelaskan bahwa alokasi subsidi pupuk untuk sektor perikanan budidaya mencapai sekitar 295 ribu ton secara nasional. Kebijakan ini menjadi langkah penting yang telah lama dinantikan para petambak dan diyakini mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya produksi.

Ia menegaskan distribusi pupuk harus tepat sasaran hingga ke tingkat petambak, disertai pengawasan penyaluran yang kuat di lapangan.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menyampaikan apresiasi atas sinergi DPR RI dan Kementerian Kelautan dan Perikanan. “Yang terpenting adalah kepastian pupuk. Terima kasih atas perhatian dan keberpihakan kepada petambak,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Gresik memiliki luasan tambak yang besar dan masyarakat menggantungkan hidup dari sektor budi daya. Perputaran ekonomi pesisir sangat dipengaruhi produktivitas tambak, sehingga dukungan pupuk menjadi faktor strategis untuk menjaga keberlanjutan usaha tradisional sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat pesisir.

Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mendorong geliat budidaya perikanan, termasuk yang dikelola oleh petambak tradisional. Bantuan pupuk subsidi untuk budi daya diyakini akan meningkatkan produktivitas petambak trandisional di Indonesia.

Previous Post

KKP Mulai Lakukan Survei Pembangunan KNMP di Wilayah Indonesia Timur

Next Post

Tarif Nol Persen Belum Dongkrak Ekspor Sawit RI ke AS

Next Post
Tarif Nol Persen Belum Dongkrak Ekspor Sawit RI ke AS

Tarif Nol Persen Belum Dongkrak Ekspor Sawit RI ke AS

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Menteri ESDM Tegaskan Izin PT GAG Terbit Sebelum Saya Jadi Menteri

Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman 16-18 Hari

17 Oktober 2026
Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

17 Oktober 2026
Ekonom UGM: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen Tahun Ini Sulit Tercapai

Krisis Lapangan Kerja, Guru Besar UGM Dorong Penguatan Ekonomi Daerah dan Industri Padat Karya

17 Oktober 2026
Mensos Sebut Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Capai 27,3 Juta KPM

Mensos Tegaskan Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

17 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .