• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Headline

Kemensos dan PT Pos Siapkan Skema Pemberdayaan Penerima Bansos

8 April 2026
in Headline, Nusantara
0
Kemensos dan PT Pos Siapkan Skema Pemberdayaan Penerima Bansos

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf saat menerima audiensi Direktur Utama PT Pos Indonesia Daud Joseph/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Jakarta-Kementerian Sosial (Kemensos) membuka peluang memperluas kerjasama dengan PT Pos Indonesia yang selama ini berperan sebagai lembaga penyalur bantuan sosial, untuk terlibat dalam skema pemberdayaan para penerima manfaat.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyatakan peluang kerjasama pemberdayaan ini sangat terbuka mengingat PT Pos Indonesia memiliki jaringan luas di seluruh pelosok Indonesia serta pengalaman mumpuni di bidang usaha.

“Ke depannya jika kita bisa bersinergi terkait pemberdayaan pasti luar biasa sekali dengan kekuatan 25.000 (termasuk agen) titik pos beserta pendamping PKH,” ujarnya saat menerima audiensi Direktur Utama PT Pos Indonesia Daud Joseph di Selalu Ada Kafe, Kementerian Sosial, Senin (6/4/2026).

Mengingat pentingnya hal ini Mensos mendorong secepatnya menemukan skema kolaborasi agar PT Pos dapat segera terlibat aktif dalam upaya pemberdayaan masyarakat yang diharapkan hasilnya nanti juga dapat menekan biaya penyaluran bansos.

“Bagaimana caranya mengikutsertakan PT Pos dalam pemberdayaan sehingga biaya penyaluran lebih ringan,” katanya.

Selama ini penyaluran bansos melalui PT Pos Indonesia sama sekali tidak memungut biaya dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Seluruh biaya penyaluran ditanggung oleh pemerintah dan tidak ada potongan dalam bentuk apa pun saat pengambilan bantuan.

Selain membahas peluang kerjasama baru, pertemuan juga membahas penguatan sinergi penyaluran bansos, khususnya untuk memastikan penyaluran yang cepat, tepat sasaran, dan efisien.

Gus Ipul menyampaikan bahwa kerja sama dengan PT Pos Indonesia sangat penting dalam menghadapi dinamika data penerima manfaat yang terus berubah, mengacu pada data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN).

“Sekarang setiap tiga bulan bisa berubah (data penerima bantuan), maka dari itu kalau belum punya rekening kita bukakan dulu (burekol) sehingga bisa salur, pilihan paling cepat yaitu melalui PT Pos. Makanya sinergi Kemensos dengan PT Pos itu begitu besar. Setiap tiga bulan itu akan ada penyaluran kepada penerima manfaat yang baru, lalu berikutnya baru pakai Himbara,” terang Mensos.

Ia menjelaskan, proses pembukaan rekening melalui bank Himbara umumnya memakan waktu lebih dari tiga bulan. Oleh karena itu, PT Pos menjadi solusi percepatan penyaluran bagi penerima manfaat baru.

“Pembukaan rekening ini biasa memakan waktu tiga bulan lebih. Cara tercepat menyalurkan bagi rekening penerima manfaat baru melalui PT Pos. Setelah rekening melalui Himbara jadi, barulah disalurkan melalui Himbara,” lanjutnya.

Selain aspek kecepatan, penggunaan PT Pos juga dinilai dapat membantu efisiensi biaya penyaluran, khususnya bagi penerima manfaat baru.

Mensos menegaskan bahwa bansos merupakan bagian dari tugas negara sebagai jaring pengaman sosial, terutama dalam situasi sulit. “Ini tugas mulia dari Bapak Presiden, lebih-lebih dalam situasi semua yang tidak baik. Bansos jadi jaringan pengaman bagi masyarakat yang memerlukan,” ujarnya.

Ia juga mencontohkan efektivitas PT Pos dalam menjangkau wilayah terdampak bencana, seperti di Sumatra, yang membutuhkan fleksibilitas dan kecepatan distribusi bantuan.

Direktur Utama PT Pos Indonesia Daud Joseph menyambut baik penguatan kolaborasi ini, khususnya dalam mewujudkan layanan yang inklusif.

“Sangat menyentuh sekali atas yang disampaikan Pak Menteri terkait inklusivitas. Sama halnya dengan kami bahwa kami juga menerima layanan untuk semuanya, makanya ada layanan yang disesuaikan dengan kondisi penerima seperti lansia, disabilitas,” ungkap Daud.

Ia menegaskan bahwa PT Pos memiliki fokus yang sejalan dengan Kementerian Sosial dalam penyaluran bansos, sekaligus membawa pesan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas layanan.

“Saya mendapatkan juga pesan dari Presiden bahwa harus adanya pembaharuan data, baik di keuangan maupun operasional. Kedua, memastikan tidak ada keterlambatan. Jangan sampai penerima datang uangnya belum ada. Juga memastikan adanya fleksibilitas bagi penerima bantuan sehingga memudahkan mereka menerima. Lalu yang ketiga jangan ada kebocoran. Yaitu jangan sampai ada bentuk-bentuk pungli atau pemungutan uang yang dilakukan petugas bagi penerima bantuan, baik bansos atau dana pensiun,” terang Daud.

Lebih lanjut, ia memastikan kesiapan operasional PT Pos dalam mendukung target penyaluran bansos secara optimal melalui pelayanan secara profesional, sehingga target tercapai.

PT Pos juga secara aktif memantau pelaksanaan penyaluran bansos di lapangan, termasuk melalui monitoring pemberitaan di media massa.

“Kami laporkan bahwa setiap hari juga memonitor setidaknya ada 25 pemberitaan terkait penyaluran bansos di Sumatra. Dan sebisa mungkin akan ditindaklanjuti jika ada satu pemberitaan yang kurang baik terkait penyaluran,” jelasnya.

Tags: #bantuan sosial#Kementerian Sosial#Menteri Sosial#pembayaran#PT Pos Indonesia#Saifullah Yusuf
Previous Post

Indonesia Prakarsai Bogor Action Plan untuk Percepatan Implementasi Ocean Accounting

Next Post

Komisi III DPR Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Abuse of Power Aparat

Next Post
Rusdi Masse Gantikan Sahroni Jadi Wakil Ketua Komisi III DPR

Komisi III DPR Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Abuse of Power Aparat

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .