• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Kolaborasi KKP – Korsel Perkuat Kompetensi Ahli Maritim Muda Indonesia

22 April 2026
in Ekonomi, Uncategorized
0
Kolaborasi KKP – Korsel Perkuat Kompetensi Ahli Maritim Muda Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id,Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) kelautan melalui kolaborasi internasional. Baru-baru ini KKP menggelar Marine Survey Equipment Training (MSET) sebagai bentuk kerjasama Korea-Indonesia Integrated Ocean Fisheries Technology Training Center (KIOTEC) di Ancol, Jakarta Utara.

Pelatihan ini merupakan bagian dari inisiatif global UN Decade of Ocean Science for Sustainable Development (2021–2030) dan menjadi aksi resmi (Decade Action No. 13.7) bertajuk Korea–Indonesia Ocean Technology Capacity Enhancement Actions (KIOTEC-CEA), yang berfokus pada peningkatan kapasitas profesional kelautan muda Indonesia (Early Career Ocean Professionals/ECOP).

Sebanyak 40 mahasiswa magister dari sembilan perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, antara lain ITB, IPB, UGM, UNDIP, UNHAS, UNPAD, UB, UNPATTI, dan UNUD, mengikuti pelatihan intensif ini. Para peserta memperoleh pengalaman langsung dalam pengoperasian peralatan oseanografi modern sebagai upaya menjembatani kesenjangan antara teori akademik dan kebutuhan praktik di lapangan.

Pelatihan MSET berfokus pada pengukuran fisika kelautan, mencakup penggunaan Acoustic Doppler Current Profiler (ADCP) untuk analisis arus laut, Conductivity, Temperature, Depth (CTD) untuk profil kolom air, serta grab sampler dan sieve shaker untuk analisis geologi dan bentik. Kegiatan ini mengombinasikan kuliah dari para ahli nasional dengan praktik lapangan berbasis data yang difasilitasi oleh KIOTEC bersama BlueArc Global.

“Program ODA KIOTEC merupakan langkah konkret dan strategis yang selaras dengan arah kebijakan nasional. KKP berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan budi daya perikanan, penguatan armada tangkap, serta pengelolaan sumber daya laut berbasis data. Semua itu membutuhkan SDM unggul dan data kelautan yang akurat, di mana KIOTEC memegang peran penting,” ujar Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta di Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Lebih lanjut disampaikan, di tengah tantangan global seperti perubahan iklim, tekanan terhadap ekosistem laut, dan kebutuhan peningkatan produksi pangan, penguasaan teknologi kelautan menjadi semakin krusial. “SDM kelautan harus adaptif, berbasis sains, dan mampu memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan solusi nyata dan berkelanjutan,” tegasnya.

Manajer Proyek KIOTEC sekaligus Wakil Ketua IOC-UNESCO, Dr. Park Hansan, menekankan pentingnya pembangunan kapasitas yang menyeluruh, tidak hanya dari sisi teknis tetapi juga pola pikir kolaboratif lintas disiplin.

“Fokus ODA KIOTEC bukan hanya pada program atau fasilitas, tetapi pada pengembangan SDM yang mampu memahami kompleksitas laut, bekerja lintas sektor, dan menerjemahkan ilmu menjadi solusi konkret dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, sistem pangan, dan keberlanjutan sumber daya laut,” ungkapnya.

Sementara itu, Asisten Deputi Bidang Peningkatan Daya Saing Sumber Daya Kelautan, Kemenko Bidang Pangan, Yanti Permatasari, menegaskan bahwa penguatan kapasitas SDM merupakan prioritas pemerintah dalam meningkatkan daya saing sektor kelautan nasional.

“Seiring meningkatnya peran sektor kelautan dalam ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan, kebutuhan terhadap data yang akurat dan teknologi yang andal semakin tinggi. Pelatihan ini merupakan investasi jangka panjang dalam membangun kepemimpinan maritim Indonesia di tingkat global,” jelasnya.

Sebagai informasi, KIOTEC merupakan pusat pelatihan yang diluncurkan oleh KKP melalui BPPSDM KP pada 24 Februari 2026 di Jakarta. Kehadiran KIOTEC menjadi bagian penting dalam strategi pengembangan SDM kelautan dan perikanan nasional, sekaligus memperkuat kerja sama bilateral antara Indonesia dan Republik Korea.

KIOTEC merupakan implementasi dari proyek Official Development Assistance (ODA) bertajuk “Establishment of the Integrated Ocean Fisheries Technology Training Center and Enhancing Capacity Building in Indonesia”, hasil kolaborasi antara BPPSDM KP dan Ministry of Oceans and Fisheries (MOF) Korea, yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (kini Kementerian Koordinator Bidang Pangan).

Melalui program ini, Indonesia tidak hanya memperoleh dukungan infrastruktur pelatihan, tetapi juga transfer teknologi, penguatan jejaring internasional, serta peningkatan kapasitas riset kelautan nasional. BPPSDM KP memandang KIOTEC sebagai model kolaborasi internasional yang efektif dalam mencetak SDM unggul, adaptif, dan berdaya saing global.

Sebelumnya, Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono, menegaskan bahwa penguatan SDM KP melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan kunci dalam mewujudkan kedaulatan pangan laut dan ekonomi biru yang berkelanjutan. Ia juga mendorong agar kolaborasi internasional seperti KIOTEC terus diperluas guna mempercepat transformasi sektor kelautan Indonesia menjadi lebih modern, produktif, dan berdaya saing global.

Previous Post

KKP Evaluasi KKPRL untuk Percepatan Proyek Strategis Nasional

Next Post

DPR Sahkan UU Pelindungan Pekerja Rumah Tangga

Next Post
Puan Maharani Desak Pemerintah Prioritas Selamatkan WNI di Prancis

DPR Sahkan UU Pelindungan Pekerja Rumah Tangga

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .