• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Keterbukaan Informasi Wujudkan Keadilan Harga dan Kesejahteraan Bagi Petani Sawit

2 Agustus 2026
in Ekonomi, Uncategorized
0
Keterbukaan Informasi Wujudkan Keadilan Harga dan Kesejahteraan Bagi Petani Sawit
Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id,Jakarta — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (DPP APKASINDO), Dr. Ir. Gulat Medali Emas Manurung, mengatakan keterbukaan informasi merupakan prasyarat penting untuk mewujudkan keadilan harga bagi petani.

Menurutnya, sekitar 42 persen kebun sawit di Indonesia dikelola petani sehingga akses terhadap informasi harga menjadi faktor strategis dalam meningkatkan kesejahteraan mereka.

“Kalau semua pelaku memiliki informasi yang sama mengenai harga CPO dan TBS, posisi tawar petani akan jauh lebih kuat,” tegas Gulat dalam acars peluncuran aplikasi berbasis web dengan nama hargasawitindonesia.id, di Hotel 101 Urban, Jakarta, Sabtu (1/8/2026).

Ia menjelaskan dashboard tersebut tidak hanya menampilkan harga CPO Indonesia, Malaysia, dan Rotterdam, tetapi juga disparitas harga TBS antardaerah, perbandingan harga petani swadaya dan plasma, serta proyeksi harga sebagai bahan pengambilan keputusan.

Menurut Gulat, keterbukaan data bukan dimaksudkan untuk memperhadapkan petani dengan industri, melainkan menciptakan ekosistem yang lebih sehat karena seluruh pihak menggunakan referensi informasi yang sama.

Gulat juga mengungkapkan bahwa hingga kini manfaat program biodiesel B50 belum sepenuhnya tercermin pada harga yang diterima petani. Karena itu, menurutnya, dashboard ini diharapkan dapat membantu mengidentifikasi titik-titik penyebab terjadinya disparitas harga sekaligus menjadi dasar penyusunan kebijakan yang lebih berpihak kepada petani. Bahkan sebelum diluncurkan secara resmi, platform tersebut telah mencatat sekitar lima juta kunjungan dalam waktu kurang dari satu bulan sejak diperkenalkan. Perkebunan& Peternakan

Ketua Kelompok Pemasaran Hasil Ditjen Perkebunan Kementerian Pertanoan, Elvyrisma Nainggolan yang mewakili Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma, menyebut digitalisasi informasi harga merupakan langkah positif yang sejalan dengan transformasi sektor perkebunan. Selama ini, kata dia, pemerintah memiliki data harga yang masih banyak dikelola secara manual, sehingga kehadiran dashboard digital dinilai dapat mempercepat penyebaran informasi sekaligus memperluas partisipasi petani swadaya.

Menurut Elvy, ke depan platform tersebut berpotensi dikembangkan melalui kolaborasi dengan berbagai sumber data seperti KPBN, ICDX, hingga referensi internasional agar informasi yang disajikan semakin mutakhir dan representatif. “Kita semua berharap semakin banyak organisasi petani yang ikut berkontribusi mengirimkan data sehingga gambaran harga di lapangan menjadi lebih akurat,” ucapnya.

Sementara itu, TIM IT DPP APKASINDO yang mengembangkan aplikasi tersebut menjelaskan bahwa dashboard dirancang dari sudut pandang petani agar mudah diakses dan mudah dipahami. Selain menyajikan harga TBS dan CPO, aplikasi juga dilengkapi grafik tren, analisis disparitas harga antardaerah, kalkulator, hingga proyeksi harga berbasis machine learning untuk membantu petani membaca arah pergerakan pasar.

Tim pengembang juga menempatkan transparansi, kemudahan akses, dan akurasi data sebagai prinsip utama dalam pengembangan platform tersebut. Dan yang tak kalah penting, Tim juga memberikan penguatan perlindungan (hardening) pada sistem sehingga tahan terhadap ancaman hacker dari pihak-pihak yang mungkin saja terganggu dengan kehadiran aplikasi tersebut. Terlebih, seperti diakui |Gulat, sempat ada pihak yang memintanya men-takedown aplikasi tersebut dengan imbalan uang, namun ditolaknya dengan tegas.

Dalam sesi diskusi, muncul pertanyaan mengenai kemungkinan adanya perbedaan antara harga yang tampil di aplikasi dengan harga pembelian di pabrik kelapa sawit (PKS). Menanggapi hal itu, Gulat mengatakan APKASINDO telah menyiapkan fitur pelaporan sehingga petani dapat melaporkan apabila terjadi perbedaan harga yang signifikan. Informasi tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi bersama sekaligus memperkuat pengawasan terhadap tata niaga TBS di lapangan.

Gulat mengatakan, selama puluhan tahun, jutaan petani sawit swadaya kerap berada pada posisi yang lemah karena minimnya akses terhadap informasi harga tandan buah segar (TBS) dan crude palm oil (CPO). Kondisi itu membuat disparitas harga antar daerah maupun antara petani swadaya dan plasma sulit dipantau secara terbuka.

“Berangkat dari persoalan tersebut, Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (DPP APKASINDO) meluncurkan platform digital hargasawitindonesia.id, sebuah dashboard yang dirancang untuk menghadirkan transparansi data harga sekaligus memperkuat posisi tawar petani dalam rantai pasok industri sawit nasional,” tuturnya.

Menurut Gulat. Peluncuran aplikasi berbasis web agar mudah diakses petani sawit, ini dilakukan di Hotel 101 Urban, Jakarta, dengan mengusung tema “Transparansi Data Harga Sawit untuk Petani Maju dan Industri Berkelanjutan”. Platform tersebut menyajikan informasi harga TBS petani, harga CPO nasional dan internasional, perbandingan harga petani swadaya dan plasma, analisis pasar, hingga proyeksi pergerakan harga.

Langkah baru digitalisasi sawit di berbagai negara, platform informasi harga komoditas sebenarnya bukan hal baru. Bursa komoditas dunia telah lama menyediakan informasi harga minyak nabati, kopi, gandum, jagung, maupun logam secara real time. Di Indonesia sendiri terdapat berbagai sistem informasi harga pangan, beras, cabai, hingga komoditas perkebunan yang dikelola pemerintah maupun pelaku pasar.

Namun, hingga kini rasanya belum ada platform yang secara khusus mengintegrasikan informasi harga TBS petani swadaya, plasma, harga CPO Indonesia, Malaysia, Rotterdam, analisis disparitas harga, proyeksi harga, dan kalkulator harga dalam satu dashboard yang berorientasi pada kepentingan petani.

Dalam konteks tersebut, hargasawitindonesia.id menawarkan pendekatan yang berbeda. Platform ini tidak sekadar menjadi papan informasi harga, tetapi juga berupaya menjadi pusat analisis data sawit yang dapat dimanfaatkan petani, peneliti, akademisi, hingga pelaku industri dan pemerintah dalam memantau dinamika pasar sawit

Pada acara peluncuran tersebut juga dilakukan Penandatanganan Perjanjian |Kerja Sama antara Pusat Riset Teknologi Proses Organisasi Riset Energi dan |Manufaktur BRIN dan DPP APKASINDO Tentang “Riset Pengembangan Usaha Dupa dan Aroma Terapi Berbasis Biomass Sawit dan |Kemenyan”.

Acara ini dihadiri antara lain dari Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, pejabat BPDP, perwakilan asosiasi pengusaha sawit dan asosiasi petani sawit, mahasiswa, serta kalangan media. Perkebunan dan Peternakan.

Previous Post

100.000 Peserta Hadiri Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

Next Post

K-SIGN Rote Ndao Siap Produksi Garam untuk Dukung Swasembada 2027

Next Post
K-SIGN Rote Ndao Siap Produksi Garam untuk Dukung Swasembada 2027

K-SIGN Rote Ndao Siap Produksi Garam untuk Dukung Swasembada 2027

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .