• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Kemendikbudristek Perkuat Peran Guru dalam Ciptakan Lingkungan Pendidikan Toleran

22 Maret 2023
in Pendidikan
0
Kemendikbudristek Perkuat Peran Guru dalam Ciptakan Lingkungan Pendidikan Toleran

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek tanamakan prinsip tolernasi di lingkungan pendidikan/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Jakarta- Indonesia adalah negara yang sangat beragam, baik dari segi budaya, agama, bahasa, maupun etnis. Sudah seyogianya, keragaman tersebut harus dijaga dan dikelola untuk menciptakan lingkungan masyarakat yang harmonis, damai, dan berkeadilan.

Kepala Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Rusprita Putri Utami mengatakan bahwa di dunia pendidikan, nilai-nilai keragaman harus dipupuk melalui pendidikan karakter. Salah satunya yaitu dengan mengajarkan sikap saling menghargai dan menghormati perbedaan.

“Sebagai generasi penerus bangsa, peserta didik harus dibekali pengetahuan dan pemahaman tentang keragaman. Dalam hal ini, guru memiliki peranan sangat penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang toleran dan mencintai keragaman,” ujarnya di Jakarta, Senin (20/3/2023).

Diungkapkan Rusprita, Puspeka telah melaksanakan program penguatan kapasitas bagi para guru dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai keragaman. Program tersebut berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemendikbudristek.

Program peningkatan kapasitas itu dilakukan pada tahun 2022 dan telah menjangkau 5.211 peserta Program Guru Penggerak serta 28.254 peserta Program Pendidikan Profesi Guru. “Untuk semakin mempercepat proses pengimbasan, di tahun 2022, telah terbentuk 110 guru fasilitator nasional yang bertugas melatih 1.737 peserta didik di 20 provinsi tentang wawasan kebinekaan global melalui Modul Keterampilan Jitu Jadi Warga Abad 21,” papar Rusprita.

Sementara itu, dalam program peningkatan kapasitas guru tersebut, pembelajaran dibuat dalam bentuk gamifikasi yang seolah-olah mengajak peserta berpetualang dan berefleksi di setiap destinasinya.

“Kita ingin mengajak para guru untuk sama-sama belajar tentang keragaman dengan cara yang menyenangkan. Harapannya, cara ini akan lebih efektif dan bisa diimplementasikan juga ketika para guru ini mengajarkan ke para siswa di sekolahnya masing-masing,” tegas Kapuspeka.

Prinsip Toleransi

Di lain kesempatan, Tokoh Kebinekaan Indonesia, Alissa Wahid mengutarakan hal senada. Menurutnya, peran dunia pendidikan khususnya para guru sangat penting dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan dengan saling menghormati dan menghargai perbedaan.

“Ada beberapa prinsip dalam mewujudkan toleransi yaitu prinsip keadilan dan menghormati orang lain. Selain itu, perlunya bagi kita menumbuhkan prinsip kerja sama di dalam ruang sekolah. Seperti kita tahu, iklim keragaman harus dibangun secara terus-menerus,” tuturnya saat menjadi narasumber Webinar Diskusi Praktik Baik Keragaman yang digelar Puspeka pada Minggu (19/3).

Webinar dengan tema “Indonesia Negara Bineka, Masih Pentingkah Pendidikan Kebinekaan?” itu telah diikuti lebih dari 500 peserta guru dari seluruh Indonesia yang tergabung secara daring maupun melalui siaran langsung pada kanal Youtube Cerdas Berkarakter Kemdikbud RI.

Selain itu, dalam webinar hadir tiga narasumber guru penggerak yang telah mendapatkan pelatihan fasilitator untuk program Bimbingan Teknis (Bimtek) Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Wawasan Kebinekaan Global (WKG). Mereka adalah Guru Penggerak SMAN 3 Banda Aceh Oesea Sativa, Guru Penggerak SMAN 21 Maluku Tengah Idham Tehuayo, dan Guru Penggerak SMAN 1 Surakarta Arni Ferra Sinatra.

“Pengalaman saya mengikuti kegiatan bimtek P5 dari Puspeka Kemendikbudristek sangat menarik. Kegiatan ini membuka diri saya untuk melakukan perubahan terhadap hal baru yang dikemas dalam permainan, ringan, tapi tujuan esensialnya tercapai. Itu juga yang membawa saya untuk melakukan perubahan di ruang lingkup kecil di sekolah saya,” pungkas Oesea

 

Tags: #Guru#Indonesia#Kemendikbudristek#Pendidikan#Toleransi
Previous Post

UGM Kembangkan Aplikasi TOMO Untuk Penanganan Tuberkulosis Resisten Obat

Next Post

Ahmad Sahroni: Restorative Justice Tidak Tepat untuk Mario Dandy Satrio

Next Post
Ahmad Sahroni: Restorative Justice Tidak Tepat untuk Mario Dandy Satrio

Ahmad Sahroni: Restorative Justice Tidak Tepat untuk Mario Dandy Satrio

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .