• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

KKP Kembangkan Sistem Ketertelusuran Hasil Perikanan Berstandar Global

28 Juni 2025
in Ekonomi
0
KKP Kembangkan Sistem Ketertelusuran Hasil Perikanan Berstandar Global

Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Tornanda Syaifullah/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama Global Dialogue on Seafood Traceability (GDST) berkolaborasi untuk meningkatkan jangkauan Sistem Ketertelusuran dan Logistik Ikan Nasional (Stelina) menjadi berstandar global.

Sistem ini dapat memastikan produk perikanan yang diperdagangkan dari Indonesia berasal dari praktek yang ramah lingkungan dan bukan hasil ilegal fishing.

“Stelina sebagai solusi kolaboratif berbasis interoperabilitas antar sistem dengan output teknologi QR code akan memperkuat sistem integrasi hulu hilir. Ini memberikan gambaran lengkap tentang ketertelusuran produk perikanan kepada konsumen,” ungkap Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Tornanda Syaifullah pada acara Kick-Off Event Stelina : Advancing Traceability in Tuna and Shrimp Industries di Nusa Dua, Bali, Minggu (22/6/2025).

Dengan sistem tersebut, setiap tahap perjalanan ikan dari hasil budi daya atau tangkap hingga ke tangan konsumen dapat direkam data dan informasinya secara transparan. Pengembangan ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan kepercayaan buyers terhadap produk perikanan dari Indonesia. Sistem ini juga menepis isu bahwa produk perikanan Indonesia hasil ilegal fishing, maupun diproduksi dengan cara yang tidak ramah lingkungan.

Tuntutan Pasar Global

Berdasarkan data, nilai ekspor udang Indonesia tahun 2024 mencapai USD 1,68 Miliar atau 28,2% dari total nilai ekspor perikanan, dengan negara tujuan Amerika Serikat, Jepang, Tiongkok, UE dan ASEAN. Sedangkan nilai ekspor Tuna-Cakalang-Tongkol mencapai USD 1,03 Miliar atau 17,4% dengan negara tujuan ASEAN, Amerika Serikat, UE, Jepang, dan Timur Tengah.

“Salah satu tren tuntutan pasar global saat ini adalah persyaratan ketertelusuran yang transparan dan berkelanjutan. Konsumen semakin menuntut informasi asal-usul ikan termasuk cara penangkapan dan budi daya yang dapat menjaga kelestarian ekosistemnya,” pungkas Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Tornanda Syaifullah.

Executive Director of Global Dialogue on Seafood Traceability, Huw Thomas mengungkapkan, teintegrasinya Stelina dengan sistem ketertelusuran yang dimiliki GDST, menunjukkan komitmen Indonesia melindungi sumber daya perikanan berkelanjutan dan memastikan keamanannya untuk dikonsumsi masyarakat global.

Sementara itu Ketua Asosiasi Penangkapan Pole & Line dan Handline Indonesia (AP2HI), Janti Juari juga menyebut hadirnya Stelina berstandar global menjadi angin segar meningkatkan nilai perdagangan, khususnya udang dan tuna Indonesia di pasar global. 

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan komitmen menjalankan program ekonomi biru untuk menjaga keberlanjutan ekologi guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Salah satu yang dilakukan KKP yakni untuk memastikan kegiatan penangkapan dan budi daya perikanan di Indonesia dilakukan dengan cara ramah lingkungan.

Tags: #Illegal Fishing#Kementerian Kelautan dan Perikanan#logistik#perikanan#Stelina
Previous Post

Strategi KKP Agar Lulusan Satuan Pendidikan Kelautan Perikanan Tidak Nganggur

Next Post

Komisi III DPR Desak MA Usut Hakim dalam Putusan Royalti Agnez Mo

Next Post
Politisi Gerindra Minta Pemain Judi Online Dipidana

Komisi III DPR Desak MA Usut Hakim dalam Putusan Royalti Agnez Mo

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026
Uji Coba Penyaluran Bansos di Kopdes Merah Putih, Mensos Pastikan Tanpa Potongan

Uji Coba Penyaluran Bansos di Kopdes Merah Putih, Mensos Pastikan Tanpa Potongan

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .