• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Harga Pakan Terpantau Turun, Kementan: Biaya Produksi Peternak Diharapkan Lebih Efisien

6 Maret 2026
in Ekonomi, Uncategorized
0
Harga Pakan Terpantau Turun, Kementan: Biaya Produksi Peternak Diharapkan Lebih Efisien
Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id,Jakarta – Kementerian Pertanian mencatat tren penurunan harga pakan ternak di tingkat produsen pada periode Februari hingga awal Maret 2026. Penurunan ini diharapkan dapat membantu menekan biaya produksi peternak, khususnya pada sektor perunggasan yang bergantung pada pakan pabrikan.

Berdasarkan pemantauan Sistem Informasi Produksi dan Harga Pakan (SPORA) Direktorat Pakan Kementerian Pertanian, penurunan terjadi pada berbagai jenis pakan yang digunakan peternak ayam pedaging maupun petelur.

Pakan ayam pedaging (broiler) fase starter (BR1) mengalami penurunan terbesar yakni rata-rata Rp112 per kilogram dari 33 pabrik pakan, bahkan pada beberapa pabrik penurunan mencapai Rp600 per kilogram, dengan rataan harga produsen sekitar Rp8.010 per kilogram. Pakan broiler fase pre starter (BR0) tercatat turun rata-rata Rp82 per kilogram dari 30 pabrik pakan dengan rataan harga produsen sekitar Rp8.451 per kilogram.

Sementara itu pakan broiler finisher (BR2) turun rata-rata Rp89 per kilogram dari 31 pabrik pakan dengan rataan harga produsen sekitar Rp7.967 per kilogram. Penurunan juga terjadi pada pakan layer masa produksi (P3) sebesar Rp86 per kilogram dari 32 pabrik pakan dengan rataan harga produsen sekitar Rp6.803 per kilogram, serta konsentrat layer masa produksi (KP3) yang turun rata-rata Rp74 per kilogram dari 14 pabrik pakan dengan rataan harga produsen sekitar Rp7.735 per kilogram.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Agung Suganda mengatakan tren penurunan harga pakan ini menjadi perkembangan positif bagi keberlanjutan usaha peternakan nasional.

“Penurunan harga pakan tentu menjadi kabar baik bagi peternak karena akan membantu menurunkan biaya produksi. Jika biaya produksi lebih efisien, maka usaha peternakan bisa lebih berkelanjutan dan stabilitas harga produk peternakan juga lebih terjaga,” kata Agung di Kantor Kementan Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Namun demikian, Agung mencatat penurunan harga pakan baru dilakukan oleh sebagian pabrik pakan. Dari total 87 pabrik pakan unggas yang beroperasi di Indonesia, sekitar 33 pabrik atau 38 persen telah menyesuaikan harga.

“Sesuai arahan Bapak Menteri Pertanian, kami secara rutin melakukan pemantauan harga melalui sistem SPORA serta menjalin komunikasi dengan industri pakan. Penurunan harga ini menunjukkan adanya penyesuaian yang positif di tingkat industri sehingga dapat membantu menekan biaya produksi peternak,” ujar Agung.

Ia juga mengajak pabrik pakan lainnya untuk mengikuti langkah perusahaan yang telah lebih dahulu menurunkan harga pakan.

Ketua Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT) Desianto Budi Utomo mengatakan industri pakan terus melakukan efisiensi agar harga pakan semakin kompetitif.

“Industri pakan terus melakukan berbagai efisiensi dan penyesuaian agar harga pakan dapat lebih kompetitif. Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah untuk memastikan ketersediaan bahan baku pakan dengan harga yang lebih kompetitif, sehingga industri pakan dapat mendukung keberlanjutan usaha peternakan nasional,” kata Desianto saat dikonfirmasi terpisah.

Sebelumnya, Mentan Amran menegaskan pemerintah terus memperkuat produksi jagung nasional sebagai bahan baku utama pakan ternak.

“Tidak ada impor jagung khusus pakan. Bahkan kita sudah ekspor. Ekspor di Kalimantan Barat ke Malaysia. Juga kita ekspor ke Filipina. Dari NTB, dari Gorontalo. Jadi ada tiga tempat, dan Bapak Presiden lepas langsung,” kata Mentan Amran dalam Panen Raya Jagung di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Kamis, 8 Januari 2026.

Kebijakan penguatan produksi jagung ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto pada acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat, 7 Januari 2026, yang menargetkan penurunan harga pakan untuk menekan harga pangan nasional.

Previous Post

Kementan Kawal MoU Hilirisasi Ayam Gorontalo–ID FOOD untuk Perkuat Peternak Rakyat

Next Post

Gerakan Pangan Murah Ramadan di Rejang Lebong Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pangan

Next Post
Gerakan Pangan Murah Ramadan di Rejang Lebong Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pangan

Gerakan Pangan Murah Ramadan di Rejang Lebong Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pangan

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .