• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Minggu, 18 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Gerakan Pangan Murah Ramadan di Rejang Lebong Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pangan

6 Maret 2026
in Ekonomi, Uncategorized
0
Gerakan Pangan Murah Ramadan di Rejang Lebong Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pangan
Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id,Jakarta – Seiring meningkatnya kebutuhan pangan masyarakat selama Ramadan dan menjelang Idulfitri, pemerintah terus memperkuat langkah untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan. Salah satunya melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) di berbagai daerah yang digelar pada Kamis, (5/3/2026).

GPM memastikan masyarakat tetap dapat mengakses bahan pangan pokok dengan harga terjangkau. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan pengawasan distribusi pangan serta jaminan keamanan pangan asal hewan di daerah tersebut.

Sejumlah komoditas pangan pokok disediakan dengan harga terjangkau untuk masyarakat, di antaranya beras SPHP seharga Rp58.000 per kemasan 5 kg, gula pasir Maniskita Rp17.000/kg, dan minyak goreng Minyakita Rp15.000/kg. Selain itu, pada beberapa titik sebelumnya juga tersedia komoditas lain seperti bawang merah dan bawang putih dengan harga Rp32.000/kg.

Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan, Badan Pangan Nasional, Rachmi Widiriani, menyampaikan bahwa GPM merupakan langkah strategis pemerintah untuk menjaga keterjangkauan pangan bagi masyarakat selama Ramadan.

“Gerakan Pangan Murah ini bertujuan memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga di tingkat konsumen selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri,” ujarnya.

Selain kegiatan GPM, tim juga melakukan pemantauan harga telur di tingkat produsen dengan mengunjungi unit usaha ayam petelur Putra Mandiri Grup milik Seman Riadi di Kelurahan Air Bang, Kota Curup. Usaha ini menyediakan berbagai komponen usaha peternakan ayam petelur, mulai dari bibit, ayam pullet siap bertelur, telur konsumsi, pakan, hingga rak telur dan produk sampingan berupa pupuk dari kotoran ayam.

Telur ayam dipasarkan dalam satu karpet berisi 30 butir dengan harga bervariasi antara Rp45.000 hingga Rp55.000 tergantung ukuran telur atau jika dikonversi menjadi Rp25.000-Rp.30.000 per kilogram. Penjualan telur dari usaha ini umumnya dipasarkan di wilayah Bengkulu dan sekitarnya.

Dalam kegiatan tersebut, tim Balai Veteriner Lampung juga melakukan pengambilan spesimen kesehatan ternak pada populasi sekitar 2.160 ekor ayam petelur strain Lohman. Sebanyak 60 ekor ayam diambil sampelnya berupa darah dan swab kloaka untuk pemeriksaan laboratorium.

Kepala Balai Veteriner Lampung, Suryantana, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan kesehatan hewan dan keamanan pangan asal hewan.

“Pengambilan sampel ini dilakukan untuk memantau status kesehatan ternak melalui pemeriksaan antibodi terhadap penyakit Newcastle Disease (ND) dan Avian Influenza (AI), serta deteksi melalui metode PCR dan pemeriksaan bakteriologi. Selain itu, kami juga mengambil sampel telur untuk memastikan produk yang beredar aman dikonsumsi masyarakat,” jelas Suryantana.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lembaga teknis, kegiatan Gerakan Pangan Murah serta pemantauan kesehatan ternak ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga, ketersediaan pangan, serta menjamin keamanan pangan asal hewan bagi masyarakat selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri.

Previous Post

Harga Pakan Terpantau Turun, Kementan: Biaya Produksi Peternak Diharapkan Lebih Efisien

Next Post

Kementan Perkuat Kemandirian Pakan Ayam Petelur untuk Mendukung Program MBG

Next Post
Kementan Perkuat Kemandirian Pakan Ayam Petelur untuk Mendukung Program MBG

Kementan Perkuat Kemandirian Pakan Ayam Petelur untuk Mendukung Program MBG

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Menteri ESDM Tegaskan Izin PT GAG Terbit Sebelum Saya Jadi Menteri

Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman 16-18 Hari

17 Oktober 2026
Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

17 Oktober 2026
Ekonom UGM: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen Tahun Ini Sulit Tercapai

Krisis Lapangan Kerja, Guru Besar UGM Dorong Penguatan Ekonomi Daerah dan Industri Padat Karya

17 Oktober 2026
Mensos Sebut Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Capai 27,3 Juta KPM

Mensos Tegaskan Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

17 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .