• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Hilirisasi Ayam Digenjot, Bima Berpotensi Jadi Pusat Produksi Unggas untuk Kawasan Timur

5 Mei 2026
in Ekonomi, Uncategorized
0
Hilirisasi Ayam Digenjot, Bima Berpotensi Jadi Pusat Produksi Unggas untuk Kawasan Timur
Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id,Jakarta – Kementerian Pertanian mempercepat pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT) di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), sebagai langkah memperkuat produksi unggas nasional sekaligus membuka peluang usaha baru bagi pelaku subsektor peternakan.

Bagi pelaku usaha dan masyarakat, pengembangan kawasan ini diharapkan menghadirkan ekosistem peternakan yang terintegrasi, mulai dari pembibitan, pakan, hingga pengolahan, sehingga menciptakan nilai tambah dan peluang ekonomi yang lebih luas di daerah.

Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Makmun, menegaskan bahwa program HAT dirancang untuk memastikan sistem produksi yang efisien dan berkelanjutan.

“Program HAT ini kami dorong sebagai model pengembangan peternakan terintegrasi dari hulu hingga hilir, sehingga mampu meningkatkan efisiensi, memperkuat rantai pasok, dan memberikan nilai tambah bagi daerah,” ujar Makmun dalam rapat koordinasi di Kabupaten Bima, Jumat (1/5/2026).

Ia menjelaskan, Kementerian Pertanian terus memperkuat kesamaan pemahaman dengan pemerintah daerah terkait skema pemanfaatan lahan dan implementasi program agar dapat berjalan cepat dan tepat.

“Melalui sinergi pusat dan daerah, kami ingin memastikan bahwa program ini tidak hanya berjalan secara teknis, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang luas,” katanya.

Hasil survei menunjukkan bahwa sejumlah lokasi di Pulau Sumbawa memiliki potensi kuat untuk pengembangan kawasan peternakan terintegrasi. Di Kabupaten Bima, empat lokasi untuk breeding parent stock (PS) dan satu lokasi untuk pabrik pakan dinilai memenuhi persyaratan teknis peternakan.

Bupati Bima Ady Mahyudi menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah dalam mendukung percepatan implementasi program tersebut.

“Kami sangat mendukung pelaksanaan program HAT di Kabupaten Bima dan siap mempercepat implementasinya, termasuk dalam penyediaan lahan dan fasilitasi perizinan,” ujar Ady Mahyudi di Rumah Dinas Bupati Bima.

Ia bahkan menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk menyiapkan lahan sebagai bagian dari dukungan terhadap program strategis nasional tersebut.

Sementara itu, Wakil Bupati Bima, Irfan Zubaedy menekankan pentingnya koordinasi lintas pihak agar implementasi program dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat maksimal.

“Dengan langkah terintegrasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN pangan, BUMD, dan pelaku usaha lokal, diharapkan peternak tidak lagi berjalan sendiri, melainkan menjadi bagian dari ekosistem usaha yang kuat dan berkelanjutan guna mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya saat memimpin rapat koordinasi hasil survei lahan.

Dalam rencana pengembangan awal, rencana akan dibangun 2 unit farm PS broiler dengan populasi sekitar 60.000 ekor yang dapat tersebar di dua lokasi di pulau sumbawa. Selain itu, akan dikembangkan unit hatchery untuk mendukung produksi bibit unggas secara berkelanjutan.

Pengembangan ini juga memiliki potensi pasar yang luas, tidak hanya untuk kebutuhan lokal NTB, tetapi juga untuk wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga Timor Leste.

Hasil peninjauan di wilayah lain di Pulau Sumbawa, yaitu Kabupaten Sumbawa dan Dompu, menunjukkan kesiapan awal pengembangan kawasan Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT) yang saat ini masih dalam tahap pendalaman teknis dan skema pemanfaatan agar dapat diimplementasikan secara optimal.

Kementerian Pertanian bersama pemerintah daerah juga tengah mendorong skema pemanfaatan lahan yang optimal, termasuk melalui pola kerja sama yang memberikan kepastian hukum sekaligus tetap memberikan manfaat bagi daerah.

Dengan percepatan implementasi ini, Kementerian Pertanian memastikan bahwa hilirisasi ayam terintegrasi (HAT) tidak hanya memperkuat produksi unggas nasional, tetapi juga membuka pusat pertumbuhan ekonomi baru di daerah serta meningkatkan daya saing subsektor peternakan Indonesia secara berkelanjutan.

Previous Post

KKP: Modeling Tambak BUBK Kebumen Kembali Panen

Next Post

BPS: Harga Ayam, Telur, dan Cabai Turun, Tekan Laju Inflasi April

Next Post
Kendalikan Fluktuasi Harga Ayam, Kementan Dorong Asosiasi Jaga Stablitas Harga di Tingkat Peternak

BPS: Harga Ayam, Telur, dan Cabai Turun, Tekan Laju Inflasi April

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .