• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Headline

Dahlan Iskan: Pemimpin Harus Beri Sinyal Jika Sedang Krisis

7 Mei 2026
in Headline, Pendidikan
0
Dahlan Iskan: Pemimpin Harus Beri Sinyal Jika Sedang Krisis

Dahlan Iskan dalam Seminar Publik “Manajemen Krisis Perusahaan di Tengah Ketidakpastian Global” yang diselenggarakan Program Studi Doktor Ilmu Manajemen Universitas Paramadina di Jakarta/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Jakarta– Menteri BUMN periode 2011-2014 Dahlan Iskan mengatakan aspek manajerial dan leadership menjadi kunci kesuksesan perusahaan untuk bisa bertahan di masa krisis.

Seorang pemimpin tertinggi harus mampu mengambil keputusan yang tepat  di saat perusahaan memasuki masa-masa yang sulit, termasuk melakukan efisiensi di semua lini.

“Kalau para karyawan tidak paham sedang terjadi krisis, pemimpin yang harus memberikan sinyal jika lagi krisis. Caranya, memangkas bidang atau divisi-divisi yang tidak perlu. Bahkan, saat krisis 1998, saya meminta karyawan untuk tidak belanja hal-hal yang tidak perlu. Bahkan, sekadar membuat pagar rumah saja, saya larang,” kata Dahlan Iskan dalam Seminar Publik “Manajemen Krisis Perusahaan di Tengah Ketidakpastian Global” yang diselenggarakan Program Studi Doktor Ilmu Manajemen Universitas Paramadina di Jakarta, Selasa (5 Mei 2026).

Aspek manajerial dan leadership yang kuat itulah yang dibawa Dahlan Iskan saat diminta Presiden SBY memimpin PLN.  Dahlan lantas menceritakan bagaimana dia melakukan transformasi di PLN. Direktur Utama PLN periode 2009-2011  tersebut mengakui dia tidak paham bisnis kelistrikan saat awal masuk PLN. Karena itu dia mencari orang internal PLN untuk belajar dari hulu sampai hilir tentang listrik.

“Saya minta syarat saat diminta Pak SBY jadi Dirut PLN. Jajaran direksi harus saya sendiri yang menentukan. Tidak boleh ada direktur titipan. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana sulitnya jika setiap direksi memiliki bos sendiri-sendiri. Biarlah saya menjadi satu-satunya Bos di PLN,” kata Dahlan.

Kata Dahlan, yang akan membuat situasi krisis menjadi semakin sulit adalah jika pemimpin dan karyawan tidak paham jika sedang krisis. Tata kelola perusahaan dilakukan as usual, seperti biasa seperti zaman sebelum krisis.

“Kepekaaan pimpinan saat krisis tidak hanya dalam konteks kepemimpinan perusahaan. Tetapi juga berlaku untuk kepemimpinan negara,” kata Dahlan.

Rektor Universitas Paramadina Prof Dr Didik J. Rachbini mengatakan pengalaman manajerial Dahlan Iskan sejak dari perusahaan media hingga Dirut PLN dan Menteri BUMN bisa menjadi pelajaran  yang menarik untuk sekolah-sekolah manajemen di kampus.

“Transformasi yang dilakukan Pak Dahlan di PLN bisa dikaji dengan pendekatan teori-teori manajemen. Pengalaman empiris di dunia bisnis akan memperkaya khasanah keilmuan di bidang manajemen,” jelas Didik.

Didik mengatakan, Indonesia harus mampu mengejar ketertinggalan dari negara-negara lain khususnya negara maju. Ketertinggalan dalam bidang ekonomi dan peradaban salah satunya bisa disebabkan karena ketertinggalan di bidang pendidikan.

“Ciri negara maju memiliki lebih 1 persen dari total penduduknya doktor. Mengapa harus doktor? Untuk mendorong inovasi dan daya saing ekonomi. Doktor bukan sekadar akademisi, tetapi Peneliti di industri (R&D), policy designer di pemerintah, dan juga konsultan strategis. Negara dengan banyak doktor cenderung tinggi belanja R&D, tinggi produktivitas dan cepat adaptasi teknologi,” katan Didik.

Ketua Program Studi Doktor Ilmu Manajemen Universitas Paramadina, Prof Dr Ahmad Badawi Saluy mengatakan, kehadiran tokoh nasional dan bisnis seperti Dahlan Iskan akan memperkaya khasanah civitas akademika di kampus dengan pengalaman-pengalaman empiris.

“Karena ilmu manajemen itu pada akhirnya diterapkan dalam dunia bisnis dan pemerintahan,” ujar Badawi.

Tags: #Dahlan Iskan#krisis#Menteri BUMN#pemimpin#Pendidikan#Universitas Paramadina
Previous Post

Habiburokhman: KUHAP Baru Sudah Jawab Tuntutan Reformasi Polri

Next Post

KKP Pastikan Aksi Iklim Karbon Biru Berbasis Data dan Sains

Next Post
KKP Pastikan Aksi Iklim Karbon Biru Berbasis Data dan Sains

KKP Pastikan Aksi Iklim Karbon Biru Berbasis Data dan Sains

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026
Uji Coba Penyaluran Bansos di Kopdes Merah Putih, Mensos Pastikan Tanpa Potongan

Uji Coba Penyaluran Bansos di Kopdes Merah Putih, Mensos Pastikan Tanpa Potongan

16 Oktober 2026
Bahlil Target 11.000 Desa Berlistrik, Tuntas 2029–2030

Bahlil Target 11.000 Desa Berlistrik, Tuntas 2029–2030

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .