• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Minggu, 18 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Kementan Gerak Cepat Tangani Kasus Rabies di Maros, Vaksin Darurat Langsung Diterjunkan

8 Mei 2026
in Ekonomi, Uncategorized
0
Kementan Gerak Cepat Tangani Kasus Rabies di Maros, Vaksin Darurat Langsung Diterjunkan
Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id,Jakarta – Kementerian Pertanian bergerak cepat menangani kasus gigitan anjing rabies di Kelurahan Cempaniga, Kecamatan Camba, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Langkah cepat dilakukan untuk memastikan perlindungan masyarakat sekaligus mencegah potensi penyebaran lebih luas.

Begitu laporan diterima pada Rabu malam, 6 Mei 2026, Balai Besar Veteriner (BBV) Maros langsung berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros serta Dinas Kesehatan setempat. Keesokan paginya, tim gabungan turun langsung ke lokasi untuk melakukan investigasi, pengambilan sampel, dan penanganan lapangan.

Direktur Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Hendra Wibawa, menegaskan bahwa pemerintah tidak menunggu lama dalam menangani kasus yang berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat.

“Begitu laporan diterima, tim langsung bergerak ke lapangan. Penanganan cepat menjadi kunci agar potensi penyebaran bisa dikendalikan sejak awal,” ujar Hendra di Jakarta, Jumat (8/5/2026).

Menurut dia, pemerintah terus memperkuat koordinasi lintas sektor mulai dari pemerintah daerah, dinas kesehatan, aparat keamanan, hingga masyarakat setempat agar penanganan berjalan terpadu dan efektif.

Kepala Balai Besar Veteriner Maros, Agustia, mengatakan proses investigasi dan pengujian laboratorium dilakukan secara cepat untuk mendukung langkah penanganan di lapangan, terutama bagi korban gigitan.

“Dalam waktu kurang dari 24 jam sejak kejadian, BBV Maros sudah berhasil menguji sampel otak anjing yang menggigit dan hasilnya positif rabies dengan metode uji Fluorescent Antibody Technique (FAT) dan Seller’s. Kecepatan hasil uji sangat penting untuk penanganan korban gigitan oleh Dinas Kesehatan setempat,” ujar Agustia.

Anjing liar yang diduga menggigit warga ditemukan dalam kondisi mati dan telah diamankan untuk mencegah risiko lanjutan, kemudian dibawa ke laboratorium BBV Maros untuk pengujian rabies.

Sebagai langkah antisipasi, vaksinasi rabies darurat langsung dilakukan terhadap hewan penular rabies (HPR) di sekitar lokasi kejadian. Vaksinasi dilakukan di sejumlah desa sekitar Kecamatan Camba.

Di Desa Cempaniga dilakukan vaksinasi terhadap 25 ekor anjing dan satu ekor kera. Di Desa Cenrana, sebanyak 20 ekor anjing divaksin. Sementara di Desa Sawaru dilakukan vaksinasi terhadap dua ekor anjing dan di Desa Pattiro Deceng satu ekor kucing turut mendapatkan vaksin rabies.

Selain vaksinasi hewan, seluruh korban gigitan yang tercatat sebanyak enam orang telah mendapatkan penanganan medis dan vaksin anti rabies (VAR) dari Dinas Kesehatan.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros, Jamaluddin, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap rabies dengan melakukan vaksinasi rutin pada hewan peliharaan.

“Kita juga mengimbau agar warga tidak melepasliarkan hewan peliharaan tanpa pengawasan,” ujarnya.

Sebagai langkah lanjutan, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian segera menyalurkan tambahan vaksin rabies untuk Kecamatan Camba dan sekitarnya. Dari kebutuhan awal sebanyak 500 dosis, pemerintah menyiapkan dukungan lebih besar hingga 1.000 dosis guna memperkuat respons cepat pengendalian.

Selain vaksinasi, Kementerian Pertanian juga memperkuat komunikasi, informasi, dan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya rabies, penanganan gigitan hewan penular rabies, serta pentingnya vaksinasi hewan peliharaan secara rutin.

Kementerian Pertanian menegaskan pengendalian rabies menjadi bagian penting dari perlindungan kesehatan masyarakat dan akan terus dilakukan secara cepat, terukur, dan terpadu bersama seluruh pihak terkait.

Previous Post

KKP Mediasi Sengketa Pemanfaatan Ruang Laut di Sumbawa Barat

Next Post

KKP Tegakkan Aturan Pemanfaatan Ruang Laut di Kura-Kura Bali

Next Post
KKP Tegakkan Aturan Pemanfaatan Ruang Laut di Kura-Kura Bali

KKP Tegakkan Aturan Pemanfaatan Ruang Laut di Kura-Kura Bali

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Menteri ESDM Tegaskan Izin PT GAG Terbit Sebelum Saya Jadi Menteri

Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman 16-18 Hari

17 Oktober 2026
Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

17 Oktober 2026
Ekonom UGM: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen Tahun Ini Sulit Tercapai

Krisis Lapangan Kerja, Guru Besar UGM Dorong Penguatan Ekonomi Daerah dan Industri Padat Karya

17 Oktober 2026
Mensos Sebut Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Capai 27,3 Juta KPM

Mensos Tegaskan Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

17 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .