• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Minggu, 18 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Menteri KP: Rehabilitasi Mangrove Topang Produktivitas Perikanan & Ketahanan Pangan

28 Juli 2026
in Ekonomi, Uncategorized
0
Menteri KP: Rehabilitasi Mangrove Topang Produktivitas Perikanan & Ketahanan Pangan
Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id,Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyebut pentingnya program rehabilitasi mangrove sebagai salah satu penopang produktivitas sektor perikanan dan ketahanan pangan saat ini. Untuk itu, perlu sinergi semua pihak agar program rehabilitasi mangrove tidak hanya masif dijalankan namun memberi dampak nyata pada kesehatan ekosistem laut dan pesisir.

Berdasarkan data, dalam tiga dekade terakhir Indonesia telah kehilangan sekitar 40% mangrove, dengan laju kerusakan sekitar 52 ribu hektare per tahun dan sekitar 19,26% mangrove berada dalam kondisi kritis. Pemicunya beragam mulai dari kondisi alam itu sendiri, hingga semakin bertambahnya populasi manusia.

Padahal ekosistem mangrove punya peran strategis sebagai pelindung pesisir, habitat berbagai biota, penopang produktivitas perikanan dan mata pencaharian masyarakat, serta penyimpan emisi karbon yang memicu terjadinya perubahan iklim.

“Rehabilitasi mangrove tidak boleh berhenti pada kegiatan penanaman semata, tetapi harus dilakukan berbasis kesesuaian ekologis, agar fungsi ekosistem benar-benar pulih,” ujar Menteri Trenggono pada puncak acara Peringatan Hari Mangrove Sedunia di Denpasar, Bali pada Minggu (26/7/2026).

Keberhasilan pemulihan mangrove, sambungnya, bergantung pada kolaborasi seluruh pemangku kepentingan melalui kebijakan terpadu, pemanfaatan sains, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan pendanaan, pengawasan, dan edukasi publik.

Di KKP sendiri, perluasan kawasan konservasi laut, termasuk di dalamnya area mangrove, padang lamun dan terumbu karang menjadi prioritas untuk dijalankan dengan target luasan mencapai 97,5 juta hektare pada tahun 2045. Perluasan kawasan konservasi laut ini sebagai upaya menjaga produktivitas perikanan tangkap nasional hingga masa-masa mendatang.

Selain itu, KKP turut memadukan kegiatan restorasi mangrove dengan pengembangan kawasan budi daya perikanan dalam program revitalisasi tambak kurang produktif di pesisir Pantai Utara (Pantura) Jawa tahap pertama sepanjang 14 ribu haktare. Program ini juga untuk perbaikan ekosistem persisir, penyerapan tenaga kerja, hingga peningkatan produksi perikanan untuk ketahanan pangan.

Kebutuhan pangan dan protein sendiri akan terus meningkat seiring bertambahnya populasi masyarakat dunia yang diproyeksikan mencapai 9,66 miliar jiwa pada 2050, dengan 320,7 juta jiwa di antaranya adalah penduduk Indonesia.

“Dalam konteks ini, Indonesia berperan strategis sebagai salah satu produsen perikanan utama. Dengan potensi sumber daya kelautan yang besar, termasuk 23% ekosistem mangrove dunia yang menopang produktivitas perikanan dan ketahanan pangan,” ungkapnya.

Sebagai informasi, pada perayaan puncak Hari Mangrove Sedunia yang digelar oleh Kementerian Lingkungan Hidup, dilakukan penanaman pohon mangrove di kawasan Ekowisata Batu Lumbang, Denpasar. Menteri Trenggono juga menampung masukan dari pemerintah daerah terkait program rehabilitasi mangrove lewat teleconference.

Previous Post

Komisi IV DPR Apresiasi Produktivitas Modeling Budi Daya Lobster KKP di Kepri

Next Post

Pengembangan Penataan Ruang Laut berbasis Masyarakat Dinilai Sebagai Terobosan

Next Post
Pengembangan Penataan Ruang Laut berbasis Masyarakat Dinilai Sebagai Terobosan

Pengembangan Penataan Ruang Laut berbasis Masyarakat Dinilai Sebagai Terobosan

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Menteri ESDM Tegaskan Izin PT GAG Terbit Sebelum Saya Jadi Menteri

Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman 16-18 Hari

17 Oktober 2026
Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

17 Oktober 2026
Ekonom UGM: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen Tahun Ini Sulit Tercapai

Krisis Lapangan Kerja, Guru Besar UGM Dorong Penguatan Ekonomi Daerah dan Industri Padat Karya

17 Oktober 2026
Mensos Sebut Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Capai 27,3 Juta KPM

Mensos Tegaskan Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

17 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .