• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Minggu, 18 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Kadin Dukung Pemerintah Capai Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

31 Juli 2026
in Ekonomi, Headline
0
Kadin Dukung Pemerintah  Capai Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto menerima jajaran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia pusat dan daerah serta para pimpinan asosiasi dunia usaha di Istana Negara, Jakarta.

Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara pemerintah dan dunia usaha mengenai kondisi perekonomian, pelaksanaan program prioritas nasional, serta peluang penguatan kerja sama ke depan.

Dalam arahannya, Presiden menyampaikan apresiasi atas kehadiran para pengusaha dari berbagai daerah di Indonesia. Kepala Negara menilai pertemuan dengan Kadin penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam pembangunan nasional.

“Saya juga ingin ucapkan terima kasih atas kehadiran saudara-saudara di sini. Waktu saya dilaporkan bahwa Kadin ingin datang, saya bilang ini sangat penting, dan saya prioritaskan untuk menerima saudara-saudara,” ujar Presiden, pada Jumat (31/07/2026).

Dalam laporannya, Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi menuju 8 persen.

Ia juga menyampaikan bahwa dunia usaha terus mempersiapkan diri menghadapi gejolak ekonomi dan geopolitik global. Kadin memilih untuk menjaga optimisme sekaligus mencari solusi bersama pemerintah, terutama dalam memperkuat ketahanan pangan, energi, dan ekonomi sebagai bagian dari ketahanan nasional.

“Kadin sejak tahun lalu menyiapkan diri. Kami memilih untuk berpikir optimis dan mencari solusi, karena ke mana pun kami pergi, setiap negara juga menghadapi tantangan yang sama,” ungkap Anin.

Menurutnya, kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah dan dunia usaha turut mendorong pertumbuhan ekonomi di sejumlah wilayah. Pertumbuhan tersebut tidak hanya bersumber dari APBN dan APBD, tetapi juga dari investasi, kreativitas, serta inisiatif para pelaku usaha di daerah.

Ketua Umum Kadin juga melaporkan pelaksanaan empat program prioritas yang diarahkan untuk mendukung agenda pemerintah. Program tersebut meliputi Makan Bergizi Gratis Gotong Royong, Pemeriksaan Kesehatan Gratis, perlindungan dan peningkatan kompetensi pekerja migran Indonesia, serta renovasi rumah tidak layak huni.

Dalam program Makan Bergizi Gratis, Kadin telah berkontribusi pada 866 dapur, termasuk 128 dapur di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar. Kadin juga menyiapkan sertifikasi dan pelatihan bagi 208 ribu pekerja migran Indonesia agar memiliki kompetensi yang lebih tinggi, serta mendukung program pembangunan tiga juta rumah yang dinilai mampu menggerakkan berbagai sektor dan membuka lapangan kerja.

Pada bidang diplomasi ekonomi, Kadin membentuk Kadin Global Engagement Office untuk membantu mengoptimalkan berbagai kesepakatan perdagangan dan kemitraan ekonomi. Lembaga tersebut diharapkan dapat menjembatani peluang investasi, perdagangan, dan industrialisasi dengan para pelaku usaha, termasuk Kadin daerah dan asosiasi.

Kadin turut memperkenalkan inisiatif “We Buy From Indonesia”, sebuah platform teknologi dan perdagangan yang menampilkan produk-produk Indonesia yang telah menjadi bagian dari rantai pasok global. Inisiatif tersebut diarahkan untuk memperluas pasar, meningkatkan pembelian produk nasional, serta memperkuat kapasitas produsen dalam negeri.

Menutup laporannya, Ketua Umum Kadin menyampaikan kesiapan dunia usaha untuk terus bekerja sama dengan pemerintah dalam mendorong transformasi ekonomi. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjaga momentum pertumbuhan sekaligus mendukung upaya Indonesia keluar dari jebakan pendapatan menengah.

“Ekonomi Indonesia sudah tumbuh selama 20 tahun 5 persen. Tapi kita ketahui bahwa untuk bisa naik kelas melewati middle income trap, kita mesti bertahap menuju 8 persen. Dan kami melihat apabila kita bekerja sama, ini suatu hal yang mungkin sekali dilakukan,” tuturnya.

 

Tags: #Anindya Novyan Bakrie#APBN#Kamar Dagang dan Industri#pertumbuhan ekonomi#Prabowo Subianto#Presiden
Previous Post

Komisi III DPR Minta Bareskrim Usut Tuntas Kematian Karumga Eks Jampidsus

Next Post

Kementerian PU Tangani 294 Titik Kekeringan Akibat El Nino di Indonesia

Next Post
Kementerian PU Tangani 294 Titik Kekeringan Akibat El Nino di Indonesia

Kementerian PU Tangani 294 Titik Kekeringan Akibat El Nino di Indonesia

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Menteri ESDM Tegaskan Izin PT GAG Terbit Sebelum Saya Jadi Menteri

Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman 16-18 Hari

17 Oktober 2026
Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

Eddy Soeparno Dorong Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

17 Oktober 2026
Ekonom UGM: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen Tahun Ini Sulit Tercapai

Krisis Lapangan Kerja, Guru Besar UGM Dorong Penguatan Ekonomi Daerah dan Industri Padat Karya

17 Oktober 2026
Mensos Sebut Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Capai 27,3 Juta KPM

Mensos Tegaskan Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

17 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .