• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Headline

Kementerian PU Tangani 294 Titik Kekeringan Akibat El Nino di Indonesia

31 Juli 2026
in Headline, Nusantara
0
Kementerian PU Tangani 294 Titik Kekeringan Akibat El Nino di Indonesia

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menangani 294 titik kekeringan akibat el nino di seluruh Indonesia/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Jakarta- Hingga akhir Juli 2026, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menangani 294 titik kekeringan akibat El Nino di seluruh Indonesia, yang terdiri atas 180 titik kekeringan di daerah irigasi (sawah) dan 114 titik kekeringan di kawasan permukiman.

Dari jumlah tersebut, 202 titik atau 68,7% telah selesai ditangani, sedangkan 92 titik lainnya masih dalam proses penanganan.

Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga ketersediaan air irigasi, memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, sekaligus mempertahankan produktivitas pertanian nasional di tengah musim kemarau yang mulai dirasakan di sejumlah wilayah.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, saat ini pemerintah memfokuskan upaya penanganan pada pencarian sumber-sumber air baru, khususnya air tanah. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung kebutuhan pertanian di tengah kondisi kekeringan yang mulai terjadi di sejumlah wilayah sentra produksi pangan.

“Yang kita kejar sekarang adalah sebanyak-banyaknya mendapatkan sumber air bawah tanah dan mengalirkannya ke sawah-sawah terdekat. Kita harus menjaga agar produktivitas petani tidak turun meskipun dalam kondisi kekeringan,” kata Menteri Dody dalam keterangan resminya, Jumat (31/7/2026).

Dalam upaya pencarian sumber air baru tersebut, Kementerian PU bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan memanfaatkan teknologi isotop untuk menelusuri potensi sumber air bawah tanah. Langkah ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemanfaatan teknologi terus diperkuat dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Penanganan kekeringan di daerah irigasi menjadi prioritas utama mengingat dampaknya terhadap produktivitas pertanian. Dari 180 titik kekeringan di daerah irigasi, sebanyak 160 titik telah selesai ditangani, sedangkan 20 titik lainnya masih dalam proses penanganan.

Berbagai langkah darurat dilakukan, antara lain melalui pemompaan air dari sungai ke areal persawahan, normalisasi saluran irigasi, peninggian tanggul saluran secara darurat menggunakan sandbag, pemasangan pipa untuk meningkatkan debit air, serta pembangunan saluran irigasi tersier agar air dapat menjangkau lahan pertanian yang terdampak kekeringan.

Upaya tersebut diharapkan mampu menjaga pasokan air irigasi sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga dalam mendukung swasembada pangan.

Selain itu, Kementerian PU juga bekerja sama dengan BMKG untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di sejumlah kawasan bendungan sebagai bagian dari strategi pengelolaan sumber daya air pada musim kemarau.

Salah satu pelaksanaan OMC telah dilakukan di Bendungan Jatiluhur pada 30 Juli 2026 bekerja sama dengan Perum Jasa Tirta II, BMKG, dan TNI AU untuk menjaga ketersediaan tampungan air bagi kebutuhan irigasi.

“Operasi Modifikasi Cuaca adalah salah satu cara kita memastikan bahwa air tetap mengalir ke sawah-sawah petani yang ada di sekitar bendungan,” tegas Menteri Dody.

Penanganan Kekeringan di Kawasan Permukiman

Selain sektor pertanian, Kementerian PU juga terus menangani dampak kekeringan di kawasan permukiman. Dari 114 lokasi kekeringan permukiman, sebanyak 42 lokasi telah selesai ditangani, sementara 72 lokasi lainnya masih dalam proses penanganan.

Penanganan darurat dilakukan melalui distribusi bantuan air bersih menggunakan truk tangki serta dukungan penyediaan air bersih bagi masyarakat terdampak agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau.

Dengan berbagai langkah tersebut, Kementerian PU terus memperkuat upaya mitigasi dampak musim kemarau melalui penyediaan sumber air, optimalisasi jaringan irigasi, serta pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan air dan mendukung ketahanan pangan nasional.

 

Tags: #El Nino#irigasi#Kementerian Pekerjaan Umum#musim kemarau#permukiman#sawah
Previous Post

Kadin Dukung Pemerintah Capai Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Next Post

Stimulus Transportasi Masa Libur Sekolah, Jumlah Penumpang KAI Capai 1,3 Juta Orang

Next Post
Januari hingga Agutus, KAI Group Layani 299,75 Juta Penumpang

Stimulus Transportasi Masa Libur Sekolah, Jumlah Penumpang KAI Capai 1,3 Juta Orang

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .