• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Headline

Puan Maharani Minta Penanganan Erupsi Anak Krakatau Dilakukan Terpadu

7 September 2026
in Headline, Nusantara
0
Puan: Membangun Indonesia Butuh Kerjasama Pemerintah Pusat dan Daerah

Ketua DPR RI Puan Maharani/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id, Jakarta – Ketua DPR RI Puan Maharani menekankan pentingnya penanganan secara terpadu dalam menghadapi erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Ia menegaskan, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas.

“Pemerintah perlu bergerak cepat dan terpadu dalam menghadapi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang telah memengaruhi kesehatan, pendidikan, transportasi, dan kegiatan ekonomi masyarakat di sejumlah wilayah,” kata Puan dalam keterangan persnya, Senin (7/9/2026).

“Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Pemerintah melalui kementerian/lembaga terkait juga harus memastikan setiap kebutuhan masyarakat terdampak dapat terfasilitasi,” sambungnya.

Seperti diketahui, aktivitas Gunung Anak Krakatau yang meningkat telah menimbulkan sejumlah dampak. Mulai dari sebaran abu vulkaniknya yang mencemari udara di berbagai daerah seperti Lampung, Banten, Jakarta, dan Jawa Barat, serta mengganggu jarak pandang.

Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau juga memengaruhi transportasi udara. Sejumlah bandara ditutup imbas sebaran abu vulkanik Anak Gunung Krakatau sehingga penerbangan masyarakat terganggu.

Erupsi Gunung Anak Krakatau pun berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan masyarakat karena partikel abu vulkanik dapat memicu iritasi mata, batuk, hingga gangguan saluran pernapasan (ISPA) bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.

Bagi daerah yang terdampak abu vulkanik cukup parah juga dapat menyebabkan gangguan aktivitas perekonomian warga. Beberapa daerah bahkan menerapkan pelajaran jarak jauh (PJJ) untuk mengantisipasi risiko kesehatan anak-anak karena paparan abu vulkanik.

Untuk itu, Puan meminta Pemerintah melakukan penanggulangan bencana secara komprehensif serta memastikan ketersediaan masker dan fasilitas kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan. “Bencana memang tidak dapat dicegah, tetapi dampak yang disebabkan terhadap rakyat dapat diminimalisir dengan kehadiran Negara yang lebih cepat,” tegas Puan.

Mantan Menko PMK ini pun meminta Pemerintah pusat dan daerah bekerja sebagai satu kesatuan. Menurut Puan, warga harus memperoleh perlindungan yang sama meskipun berada di provinsi berbeda.

“Tidak boleh ada daerah yang siap dengan stok dan layanan memadai, sementara daerah lain membiarkan masyarakat kekurangan kebutuhan dasar dalam menghadapi bencana erupsi gunung,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Puan menekankan pentingnya Pemerintah memberikan jaminan yang jelas kepada masyarakat dalam menghadapi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

“Bagaimana warga di kawasan berisiko dapat segera mencapai tempat aman, masyarakat terdampak memperoleh perlindungan kesehatan, penumpang memperoleh kepastian perjalanan, dan anak-anak tetap mendapatkan pendidikan,” jelas Puan.

Ditambahkan Puan, perhatian juga harus diberikan kepada pekerja harian, pedagang kecil, nelayan, pelaku UMKM, dan keluarga yang pendapatannya terhenti akibat pembatasan aktivitas.

“Kebijakan keselamatan harus disertai perlindungan agar keluarga tidak dipaksa memilih antara menghindari paparan atau tetap bekerja untuk memenuhi kebutuhan,” sebutnya.

Untuk dampak pada transportasi, Puan meminta Pemerintah menyiapkan pemulihan operasi secara bertahap berdasarkan keselamatan.

“Termasuk pengaturan ulang penerbangan yang tertunda agar penumpukan tidak berlanjut setelah bandara dibuka. Pastikan beban tidak ditanggung oleh masyarakat yang sudah mengalami kerugian waktu akibat penundaan penerbangan,” pesan Puan.

Puan juga mendorong Pemerintah terus memberikan informasi mengenai perkembangan kondisi Gunung Anak Krakatau.

“Dan tentunya edukasi dan sosialisasi dalam menghadapi bencana kegunungapian harus semakin ditingkatkan. Khususnya mengenai dampak kesehatan kepada masyarakat akibat sebara abu vulkanik,” tambahnya.

Puan memastikan, DPR akan mengawal respons Pemerintah dalam mengatasi erupsi Gunung Anak Krakatau, melalui alat kelengkapan dewan (AKD) terkait. “Keberhasilan penanganan tidak cukup diukur dari menurunnya aktivitas gunung atau dibukanya kembali bandara, tetapi dari seberapa kecil korban, kerugian, dan beban yang harus ditanggung rakyat,” ucap Puan.

Sementara kepada masyarakat, Puan mengimbau untuk terus memantau perkembangan kondisi aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui sumber terpercaya dan kanal-kanal informasi resmi. “Tetap tenang dan tidak perlu panik. Ikuti anjuran dari Pemerintah dalam menghadapi bencana erupsi gunung berapi,” ujar perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

Puan juga mengimbau masyarakat di daerah terdampak abu vulkanik agar menggunakan masker saat berada di luar ruangan.

“Sebagai langkah antisipasi, gunakan masker saat beraktivitas. Sebisa mungkin kurangi aktivitas yang tidak terlalu penting agar tidak terpapar sebaran abu vulkanik. Utamakan selalu kesehatan dan keselamatan diri,” jelas Puan.

Tags: #erupsi#Gunung Anak Krakatau#keselamatan#Ketua DPR#Masyarakat#penanganan#Puan Maharani#Selat Sunda
Previous Post

19 Ruas Jalan Nasional dan Daerah di Flores Kembali Fungsional Pascagempa

Next Post

Bulog Siap Jalankan Bantuan Pangan Beras Berlanjut hingga Akhir 2026

Next Post
Bulog Siap Jalankan Bantuan Pangan Beras Berlanjut hingga Akhir 2026

Bulog Siap Jalankan Bantuan Pangan Beras Berlanjut hingga Akhir 2026

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026
Uji Coba Penyaluran Bansos di Kopdes Merah Putih, Mensos Pastikan Tanpa Potongan

Uji Coba Penyaluran Bansos di Kopdes Merah Putih, Mensos Pastikan Tanpa Potongan

16 Oktober 2026
Bahlil Target 11.000 Desa Berlistrik, Tuntas 2029–2030

Bahlil Target 11.000 Desa Berlistrik, Tuntas 2029–2030

16 Oktober 2026
Pacu Produksi Pani Gold Mine, EMAS Percepat Proyek Fasilitas CIL 2

Pacu Produksi Pani Gold Mine, EMAS Percepat Proyek Fasilitas CIL 2

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .