• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Dari Pasangkayu untuk Sawit Berkelanjutan: BPDP, Ditjenbun dan TRIC Bekali 59 Pekebun Implementasi ISPO

9 September 2026
in Ekonomi
0
Dari Pasangkayu untuk Sawit Berkelanjutan: BPDP, Ditjenbun dan TRIC Bekali 59 Pekebun Implementasi ISPO
Share on FacebookShare on Twitter

MAMUJU – Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) terus mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia perkebunan melalui Program Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan (SDMP).

Salah satu implementasinya diwujudkan melalui Pelatihan Implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) Angkatan 1 dan 2 yang diikuti oleh 59 pekebun asal Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat.

Kegiatan yang berlangsung pada 31 Agustus hingga 5 September 2026 di Hotel Grand Maleo Mamuju ini merupakan bagian dari Program Pengembangan SDM Perkebunan yang didukung oleh BPDP bersama Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun), Kementerian Pertanian, serta diselenggarakan oleh PT Trifos Internasional Sertifikasi.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai prinsip dan kriteria ISPO, legalitas usaha perkebunan, praktik budidaya yang baik, perlindungan lingkungan, serta pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan.

Peserta juga mengikuti kunjungan lapangan di PT Surya Raya Lestari II dan PT Bhadra Sukses untuk melihat secara langsung praktik pengelolaan perkebunan yang selaras dengan prinsip keberlanjutan dan standar ISPO.

Pekebun, Ujung Tombak Industri Sawit

Direktur Utama PT Trifos Internasional Sertifikasi, Rendy Agung Firmansyah, mengatakan pekebun kelapa sawit memiliki peran strategis sebagai ujung tombak keberlangsungan industri kelapa sawit Indonesia.

Menurutnya, peningkatan kapasitas pekebun menjadi penting agar industri kelapa sawit dapat terus berkembang sekaligus mampu menjawab tuntutan keberlanjutan.

“Pekebun memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keberlangsungan industri kelapa sawit. Karena itu, peningkatan kapasitas dan pemahaman terhadap praktik perkebunan berkelanjutan menjadi bagian penting dalam menghadapi perkembangan industri ke depan,” ujarnya.

Rendy menambahkan, penerapan ISPO memberikan manfaat bagi pekebun, mulai dari kepastian legalitas usaha hingga pengelolaan perkebunan yang lebih memperhatikan keberlanjutan ekosistem.

Ia mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi agar industri kelapa sawit di Sulawesi Barat semakin maju, berdaya saing, dan diakui dunia.

ISPO untuk Daya Saing Pekebun

Sekretaris Daerah Kabupaten Pasangkayu, Moh. Zain Machmoed, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa kelapa sawit merupakan salah satu komoditas unggulan yang memiliki peran penting bagi perekonomian masyarakat dan daerah.

Menurutnya, pelatihan Implementasi ISPO menjadi salah satu upaya untuk memastikan pengelolaan perkebunan kelapa sawit dapat berjalan sesuai standar sekaligus mendukung perkembangan industri yang berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat, Muh. Faizal Thamrin, S.E., menekankan pentingnya kesiapan pekebun dalam menerapkan sertifikasi ISPO.

Ia menyampaikan bahwa pada tahun 2029 diharapkan seluruh pekebun telah melakukan sertifikasi ISPO. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi melalui program pengembangan SDM menjadi langkah penting dalam mempersiapkan pekebun.

Kelapa sawit sendiri memiliki kontribusi signifikan terhadap sektor perkebunan di Sulawesi Barat dengan menyumbang sekitar 23–25 persen dari komoditas utama hasil perkebunan.

Kolaborasi untuk Sawit Berkelanjutan

Pelatihan Implementasi ISPO Angkatan 1 dan 2 menjadi wujud kolaborasi antara BPDP, Ditjenbun, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan lembaga pelatihan dalam memperkuat kapasitas pekebun.

Melalui Program Pengembangan SDM Perkebunan, para peserta diharapkan memiliki pengetahuan dan kesiapan yang lebih baik dalam menerapkan prinsip ISPO di kebun masing-masing.

Penguatan kapasitas pekebun menjadi langkah penting menuju industri kelapa sawit Indonesia yang produktif, berkelanjutan, berdaya saing, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Tags: #ekonomi
Previous Post

Bertemu Dubes AS untuk ASEAN, Prabowo Bahas Kemitraan Strategis dan Stabilitas Kawasan

Next Post

KKP Imbau Nelayan dan Masyarakat Pesisir Waspadai Erupsi Gunung Anak Krakatau

Next Post
KKP Imbau Nelayan dan Masyarakat Pesisir Waspadai Erupsi Gunung Anak Krakatau

KKP Imbau Nelayan dan Masyarakat Pesisir Waspadai Erupsi Gunung Anak Krakatau

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .