• Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami
Imperium.id
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
  • HOME
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nusantara
  • Gaya Hidup
  • Inovasi
  • Internasional
No Result
View All Result
Imperium.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

KKP Imbau Nelayan dan Masyarakat Pesisir Waspadai Erupsi Gunung Anak Krakatau

7 September 2026
in Ekonomi, Uncategorized
0
KKP Imbau Nelayan dan Masyarakat Pesisir Waspadai Erupsi Gunung Anak Krakatau
Share on FacebookShare on Twitter

Imperium.id,Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengimbau masyarakat pesisir dan nelayan, khususnya yang beraktivitas di sekitar perairan Selat Sunda, untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang masih berlangsung.

Gunung Anak Krakatau mengalami peningkatan aktivitas vulkanik sejak Sabtu (5/9/2026) malam. Erupsi disertai keluarnya material vulkanik dan abu yang kemudian menyebar ke sejumlah wilayah. Sebaran abu vulkanik tersebut tidak hanya berdampak terhadap masyarakat di sekitar kawasan gunung api, tetapi juga mengganggu aktivitas transportasi udara di sejumlah wilayah.

Menyikapi kondisi tersebut, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono meminta nelayan tidak mengambil risiko dengan mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau yang telah ditetapkan sebagai wilayah berbahaya oleh otoritas terkait.

“Keselamatan nelayan merupakan prioritas utama. Kami mengimbau nelayan yang beraktivitas di sekitar Selat Sunda, khususnya di wilayah yang berdekatan dengan Gunung Anak Krakatau, untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas di dalam radius yang ditetapkan yaitu 3 kilometer sebagai wilayah berbahaya oleh otoritas terkait,” kata Menteri Trenggono dalam keterangannya, Senin (7/9/2026).

Menurutnya, kondisi aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang masih dinamis mengharuskan nelayan dan masyarakat pesisir memperhatikan setiap perkembangan informasi dari otoritas berwenang. Nelayan juga diminta tidak memaksakan diri melaut apabila kondisi di sekitar perairan dinilai tidak aman.

“Kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan mengimbau nelayan untuk selalu mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Jangan mengambil risiko dengan mendekati kawasan yang telah dinyatakan berbahaya, dan utamakan keselamatan diri serta awak kapal,” tegasnya.

Saat ini, Gunung Anak Krakatau masih berstatus Level III atau Siaga. Otoritas terkait menetapkan radius 3 kilometer dari pusat aktivitas gunung api sebagai kawasan yang harus dihindari. Masyarakat, wisatawan maupun nelayan dilarang melakukan aktivitas di dalam wilayah tersebut karena masih terdapat potensi bahaya akibat aktivitas erupsi.

KKP menilai kondisi ini menjadi perhatian penting bagi nelayan yang beraktivitas di Selat Sunda. Selain potensi bahaya langsung dari aktivitas erupsi, perubahan kondisi cuaca, sebaran abu vulkanik, serta informasi keselamatan pelayaran juga perlu menjadi pertimbangan sebelum nelayan melakukan aktivitas di laut.

Erupsi Gunung Anak Krakatau yang berlangsung sejak 5 September 2026 juga telah memberikan dampak terhadap sektor transportasi. Sebaran abu vulkanik mengganggu operasional penerbangan di sejumlah bandara, termasuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma.

KKP mengajak nelayan untuk sementara menghindari kawasan yang dinyatakan berbahaya, memantau informasi resmi sebelum melaut, serta mengikuti setiap arahan petugas di lapangan. Langkah tersebut diperlukan untuk mencegah risiko terhadap keselamatan nelayan dan awak kapal di tengah kondisi aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang masih dinamis.

Previous Post

Dari Pasangkayu untuk Sawit Berkelanjutan: BPDP, Ditjenbun dan TRIC Bekali 59 Pekebun Implementasi ISPO

Next Post

RUU Perampasan Aset, Komisi III: Berantas Korupsi Pasti, tapi Jangan Sewenang-wenang

Next Post
Ahmad Sahroni: Restorative Justice Tidak Tepat untuk Mario Dandy Satrio

RUU Perampasan Aset, Komisi III: Berantas Korupsi Pasti, tapi Jangan Sewenang-wenang

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

Ketua Puak Melayu Indonesia : Program sedimentasi pasir laut, Anugrah Bagi Kami

3 Oktober 2024
Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

Grace Tahir Investasi di Folkshit, Siap Memperkuat Ekosistem Kreatif

27 September 2024
Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

Sigit Danang Joyo Dianggap Layak Gantikan Firli Sebagai Ketua KPK, Ini Sepak Terjangnya

25 Maret 2024
CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

CSG dan Republikorp Kembangkan Rudal Pertahanan Udara ADS-400

20 April 2023

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0

The Last Guardian Playstation 4 Game review

0

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

0
Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Kementan Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

16 Oktober 2026
Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

Kementan Perkuat Penyerapan Ayam, Jaga Harga dan Keberlanjutan Usaha Peternak Rakyat

16 Oktober 2026
Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

Bandara Riyadh Ditutup, Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak Penumpang

16 Oktober 2026
Ekonom UGM Usulkan 3 Langkah ke Pemerintah Jaga Defisit Neraca Pembayaran

Hingga Agustus 2026, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.242 Triliun

16 Oktober 2026

Follow Us

Kanal

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Inovasi
  • Internasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Pedoman Media SIber
  • Tentang Kami

© 2023 Imperium.id .

No Result
View All Result

© 2023 Imperium.id .